Jurnalisme Investigatif
  • Beranda
  • Nasional
  • Sorotan
  • Pendapat Ahli
  • Sosial Politik
  • Bisnis
  • Pendidikan
  • Sains dan Teknologi
No Result
View All Result
Login
Jurnalisme Investigatif
  • Beranda
  • Nasional
  • Sorotan
  • Pendapat Ahli
  • Sosial Politik
  • Bisnis
  • Pendidikan
  • Sains dan Teknologi
No Result
View All Result
Jurnalisme Investigatif
No Result
View All Result
Home Nasional Gercep Polri

Perluas Jangkauan Patroli Udara, Korlantas Polri Luncurkan ETLE Drone Patrol Presisi

26 Mei 2026
in Gercep Polri, Nasional
0
Perluas Jangkauan Patroli Udara, Korlantas Polri Luncurkan ETLE Drone Patrol Presisi
Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsappScan QR Code

JAKARTA — Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri terus memperkuat transformasi penegakan hukum lalu lintas melalui penerapan sistem ETLE Drone Patrol Presisi. Teknologi ini menjadi pilar penting dalam modernisasi pengawasan jalan raya nasional.

Langkah ini diambil guna menjawab tantangan dinamika lalu lintas yang semakin padat, dinamis, dan kompleks di era digital. Melalui ekosistem berbasis kamera udara ini, pengawasan tidak lagi hanya bertumpu pada pola patroli konvensional di lapangan.

Kamu mungkin suka

Kepastian Hukum dalam Penegakan Pidana: Menjaga Keseimbangan Antara Kecepatan dan Kekuatan Bukti

Sertifikasi 113 Personel di Sultra: Bukti Nyata Polri Cetak Penyidik Berstandar Tinggi

1 hari ago
Dari Mediasi Buntu hingga Gelar Perkara: Perjalanan Kasus Hukum Ruben Onsu

Dari Mediasi Buntu hingga Gelar Perkara: Perjalanan Kasus Hukum Ruben Onsu

1 hari ago

Kasi Binwas Subdit Dakgar Korlantas Polri, AKBP M Adiel Aristo, mengatakan bahwa ETLE Drone Patrol Presisi dihadirkan untuk memperluas radius jangkauan pengawasan petugas secara instan.

“ETLE Drone Patrol Presisi ini membantu petugas melakukan pemantauan dari udara, sehingga situasi lalu lintas bisa terlihat lebih luas dan lebih cepat dianalisis,” ujar AKBP Adiel Aristo.

Tawarkan Sudut Pandang Baru dari Ruang Udara

Adiel menjelaskan, penggunaan unit drone memberikan bird’s-eye view atau sudut pandang baru dalam manajemen lalu lintas. Jika selama ini pemantauan banyak dilakukan dari titik statis atau patroli darat, drone mampu bergerak menjangkau area yang lebih luas.

Dari atas udara, pola pergerakan kendaraan, simpul kepadatan arus, hingga potensi pelanggaran marka dapat terlihat secara gamblang dan presisi. Kemampuan mobilisasi ini dinilai sangat vital, terutama untuk menyisir ruas jalan padat dan persimpangan besar.

Teknologi ini juga diandalkan untuk memantau kawasan rawan kecelakaan maupun titik-titik blind spot yang sulit dijangkau oleh armada patroli biasa. Data visual yang diperoleh secara real-time ini langsung menjadi bahan pendukung bagi petugas untuk mengambil keputusan taktis.

“Dengan drone, petugas bisa melihat kondisi jalan secara menyeluruh. Ini sangat membantu ketika terjadi kepadatan, pelanggaran, atau potensi gangguan keselamatan,” kata AKBP Adiel.

Bukan Sekadar Alat Eksekusi Tilang Elektronik

Lebih lanjut, Adiel menekankan bahwa kehadiran ETLE Drone Patrol Presisi tidak boleh disalahartikan oleh publik sebagai alat pemroduksi tilang elektronik semata. Inovasi tersebut merupakan bagian dari strategi besar perlindungan keselamatan lalu lintas.

Aspek penegakan hukum memang tetap berjalan, namun tujuan utamanya adalah menstimulus kondisi jalan agar lebih tertib, aman, dan terkendali. Penggunaan teknologi ini juga menjadi bagian dari upaya pencegahan dini (prevention).

Melalui sistem pemantauan yang serbacepat, petugas di Command Center dapat langsung merespons potensi kemacetan sebelum berkembang menjadi gangguan arus yang lebih besar. Dengan demikian, sistem drone bekerja ganda sebagai alat penindakan sekaligus instrumen antisipasi.

“Prinsipnya bukan hanya menindak pelanggaran, tetapi bagaimana teknologi ini bisa membantu menjaga keselamatan masyarakat di jalan,” ujarnya menekankan nilai humanis.

Hasilkan Bukti Digital yang Transparan dan Akuntabel

Salah satu keunggulan mutlak dari ETLE Drone Patrol Presisi adalah kemampuannya dalam memproduksi bukti digital yang otentik. Setiap rekaman pelanggaran yang tertangkap kamera udara akan menjadi dasar penindakan yang sangat objektif.

Proses penegakan hukum tidak lagi bersifat transaksional atau bergantung pada penilaian subjektif personel di lapangan. Pola berbasis data ilmiah ini dipercaya akan mendongkrak tingkat akuntabilitas pelayanan Polantas di mata publik.

Masyarakat dapat melihat secara transparan bahwa penindakan hukum dilakukan berdasarkan bukti visual yang jelas dan tidak dapat dimanipulasi. Hal ini diharapkan mampu mengembalikan sekaligus meningkatkan rasa kepercayaan publik terhadap Polri.

“Bukti digital menjadi penting agar proses penegakan hukum lebih objektif, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan,” cetus AKBP Adiel.

Implementasi ETLE Drone Patrol Presisi ini menjadi bukti autentik bahwa Korlantas Polri tengah bergerak mantap menuju konsep smart traffic policing. Di era modern, Polantas tidak hanya mengatur jalan secara fisik, melainkan cerdas memanfaatkan data digital demi melindungi keselamatan warga negara.

Tags: Adiel AristoETLE DroneKorlantas PolriPatroli Presisi
Salma Hn

Salma Hn

Berita Terkait

Kepastian Hukum dalam Penegakan Pidana: Menjaga Keseimbangan Antara Kecepatan dan Kekuatan Bukti

Sertifikasi 113 Personel di Sultra: Bukti Nyata Polri Cetak Penyidik Berstandar Tinggi

by Salma Hn
2026/08/24
0

JAKARTA – Modus kejahatan di Indonesia terus bergeser mengikuti perkembangan teknologi. Kejahatan yang dahulu berlangsung secara konvensional kini merambah transaksi elektronik,...

Dari Mediasi Buntu hingga Gelar Perkara: Perjalanan Kasus Hukum Ruben Onsu

Dari Mediasi Buntu hingga Gelar Perkara: Perjalanan Kasus Hukum Ruben Onsu

by Salma Hn
2026/08/24
0

Jakarta - Polres Metro Jakarta Selatan menetapkan Ruben Onsu sebagai tersangka dalam perkara dugaan penipuan dan atau penggelapan investasi senilai...

Dari Kegelisahan Seorang Perwira hingga Lahirnya 21 Agustus sebagai Hari Juang Polri

Dari Kegelisahan Seorang Perwira hingga Lahirnya 21 Agustus sebagai Hari Juang Polri

by Salma Hn
2026/08/21
0

JAKARTA — Lahirnya Hari Juang Polri yang kini diperingati setiap tanggal 21 Agustus bukanlah hasil dari sebuah gagasan instan yang...

Libatkan Warga Negara Malaysia, Bareskrim Polri Tangkap 3 Tersangka Peredaran Etomidate di Bengkalis

Libatkan Warga Negara Malaysia, Bareskrim Polri Tangkap 3 Tersangka Peredaran Etomidate di Bengkalis

by Salma Hn
2026/08/21
0

Jakarta - Bareskrim Polri mengungkap dugaan peredaran narkotika jenis etomidate di wilayah Rupat, Kabupaten Bengkalis, Riau. Dalam pengungkapan tersebut, penyidik...

Next Post
Pasca-launching ETLE Drone, Korlantas Intensif Pantau Pelanggaran Gage Jakarta

Korlantas Polri Tingkatkan Pengawasan Lalu Lintas dengan ETLE Drone Patrol Presisi di Jakarta

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kategori

  • Bisnis
  • Gagasan Ahli
  • Gercep Polri
  • Isu Polri
  • Jaga Negeri
  • Kamtibmas
  • Nasional
  • Pendapat Ahli
  • Pendidikan
  • Sains Teknologi
  • Sorotan
  • Sosial Politik
  • Trending no.1 Media Sosial

Berita Terbaru

Kepastian Hukum dalam Penegakan Pidana: Menjaga Keseimbangan Antara Kecepatan dan Kekuatan Bukti

Sertifikasi 113 Personel di Sultra: Bukti Nyata Polri Cetak Penyidik Berstandar Tinggi

24 Agustus 2026
Dari Mediasi Buntu hingga Gelar Perkara: Perjalanan Kasus Hukum Ruben Onsu

Dari Mediasi Buntu hingga Gelar Perkara: Perjalanan Kasus Hukum Ruben Onsu

24 Agustus 2026
Dari Manual ke Digital: Mengawal Akuntabilitas Kasus Hukum Lewat E-MP Bareskrim Polri

Dari Manual ke Digital: Mengawal Akuntabilitas Kasus Hukum Lewat E-MP Bareskrim Polri

21 Agustus 2026
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Kebijakan Privasi
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

© Copyright Jurnalisme Investigatif Team All Rights Reserved -

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Sorotan
  • Pendapat Ahli
  • Sosial Politik
  • Bisnis
  • Pendidikan
  • Sains dan Teknologi

© Copyright Jurnalisme Investigatif Team All Rights Reserved -