Jurnalisme Investigatif
  • Beranda
  • Nasional
  • Sorotan
  • Pendapat Ahli
  • Sosial Politik
  • Bisnis
  • Pendidikan
  • Sains dan Teknologi
No Result
View All Result
Login
Jurnalisme Investigatif
  • Beranda
  • Nasional
  • Sorotan
  • Pendapat Ahli
  • Sosial Politik
  • Bisnis
  • Pendidikan
  • Sains dan Teknologi
No Result
View All Result
Jurnalisme Investigatif
No Result
View All Result
Home Nasional Gercep Polri

Kakorlantas Irjen Agus Suryonugroho: Jalan Bukan Hanya Milik Kendaraan, Tapi Milik Masyarakat

13 Mei 2026
in Gercep Polri, Nasional
0
Kakorlantas Irjen Agus Suryonugroho: Jalan Bukan Hanya Milik Kendaraan, Tapi Milik Masyarakat
Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsappScan QR Code

JAKARTA — Selama bertahun-tahun, paradigma pembangunan lalu lintas di berbagai kota sering kali terjebak pada fokus terhadap kendaraan bermotor. Jalan diperlebar demi mobil, arus dipercepat demi efisiensi mesin, namun ruang publik secara perlahan kehilangan sisi manusianya. Akibatnya, pejalan kaki tersisih dan kelompok rentan harus berjuang ekstra di tengah kerasnya arus lalu lintas.

Kakorlantas Polri, Irjen Pol. Drs. Agus Suryonugroho, S.H., M.Hum., memandang fenomena ini sebagai tantangan besar dalam membangun peradaban jalan di Indonesia. Baginya, lalu lintas bukan sekadar urusan teknis kendaraan bergerak, melainkan cara negara memastikan hak atas rasa aman bagi seluruh lapisan masyarakat.

Kamu mungkin suka

adat papua sembako

Tokoh Adat Salurkan 150 Paket Sembako Dan Alat Olahraga, Ajak Warga Puncak Jaya Jaga Kamtibmas Jelang HUT Ke-81 RI

1 hari ago
adat papua sembako

Tokoh Adat Salurkan 150 Paket Sembako Dan Alat Olahraga, Ajak Warga Puncak Jaya Jaga Kamtibmas Jelang HUT Ke-81 RI

1 hari ago

“Jalan bukan hanya milik kendaraan, tapi milik seluruh masyarakat,” tegas Irjen Agus dalam visinya membangun sistem lalu lintas yang lebih manusiawi.

Keadilan Ruang: Pejalan Kaki, Pesepeda, dan Pengendara

Transformasi yang diusung Korlantas Polri kini mulai bergeser ke arah human-centered traffic atau lalu lintas yang berorientasi pada manusia. Hal ini didasari kesadaran bahwa kota modern tidak hanya diukur dari panjang jalan tol, tetapi dari sejauh mana warganya merasa aman dan dihargai saat menggunakan ruang publik.

Keadilan di jalan raya berarti memastikan tidak ada kelompok yang mendominasi secara absolut. Trotoar bagi pejalan kaki harus bebas hambatan, pesepeda memiliki ruang yang layak, dan kelompok rentan seperti lansia serta anak-anak mendapatkan perlindungan setara. Irjen Agus menekankan bahwa lalu lintas adalah urat nadi bangsa; jika ruang jalan aman bagi semua, maka kualitas kehidupan sosial masyarakat akan meningkat secara otomatis.

Polantas Sebagai Penjaga Keseimbangan

Di tengah dinamika kota yang padat, polisi lalu lintas tidak lagi hanya berperan sebagai pengatur arus atau penindak pelanggaran. Polantas kini hadir sebagai mediator sosial yang menjaga keseimbangan hak antar pengguna jalan. Melalui pendekatan berbasis data yang presisi dan pelayanan humanis, setiap kebijakan diarahkan untuk menjaga agar kehidupan sosial di jalan tetap seimbang dan inklusif.

Irjen Agus meyakini bahwa kepercayaan publik akan tumbuh ketika masyarakat merasa dilindungi dan diperlakukan secara adil di jalan raya. Transformasi ini sangat krusial untuk membangun budaya tertib jangka panjang yang tidak lahir dari rasa takut, melainkan dari rasa saling menghormati antar sesama manusia.

Menuju Peradaban Jalan yang Beradab

Pada akhirnya, jalan raya adalah miniatur peradaban sebuah bangsa. Cara masyarakat berbagi ruang jalan menunjukkan kedalaman empati dan disiplin sosial mereka. Pembangunan infrastruktur modern harus berjalan beriringan dengan visi kemanusiaan—menempatkan keselamatan di atas ego kendaraan.

Visi “Jalan untuk Semua” ini menjadi komitmen Korlantas Polri untuk memastikan bahwa setiap orang—apa pun moda transportasinya—memiliki hak dasar yang sama: pulang dengan selamat. Ketika jalan mulai menjadi ruang yang lebih manusiawi, di situlah kualitas sejati sebuah bangsa mulai terlihat.

Tags: Hak Jalan RayaIrjen Agus Suryonugroho Human Centered TrafficKeselamatan SemuaKorlantas PolriPolri Presisi
Salma Hn

Salma Hn

Berita Terkait

adat papua sembako

Tokoh Adat Salurkan 150 Paket Sembako Dan Alat Olahraga, Ajak Warga Puncak Jaya Jaga Kamtibmas Jelang HUT Ke-81 RI

by Redaksi JurnalInvestigatif
2026/08/16
0

Puncak Jaya, 15 Agustus 2026 — Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, sebuah kegiatan penyerahan bantuan digelar...

adat papua sembako

Tokoh Adat Salurkan 150 Paket Sembako Dan Alat Olahraga, Ajak Warga Puncak Jaya Jaga Kamtibmas Jelang HUT Ke-81 RI

by Redaksi JurnalInvestigatif
2026/08/16
0

Puncak Jaya, 15 Agustus 2026 — Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, sebuah kegiatan penyerahan bantuan digelar...

PT Qudo Buana Nawakara Hadiri INTI Cybersecurity Expo 2026, Soroti Pentingnya Verifikasi dan Validasi Manusia di Era AI

PT Qudo Buana Nawakara Hadiri INTI Cybersecurity Expo 2026, Soroti Pentingnya Verifikasi dan Validasi Manusia di Era AI

by Salma Hn
2026/08/13
0

JAKARTA – Perkembangan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) semakin memengaruhi berbagai sektor, termasuk keamanan siber. Meski mampu membantu menganalisis...

penyelidikan kasus kematian Sutrimo di Jakarta Selatan

Respons Asumsi Publik, Polri Usut Tuntas Kematian Sutrimo

by Siti Mardheatul
2026/08/12
0

JAKARTA/BANYUMAS — Kasus kematian Sutrimo yang ditemukan meninggal dunia di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, terus menarik perhatian publik. Berbagai...

Next Post
Lebih dari Aturan, Korlantas Polri Dorong Pendekatan Empati Sosial di Jalan Raya

Lebih dari Aturan, Korlantas Polri Dorong Pendekatan Empati Sosial di Jalan Raya

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kategori

  • Bisnis
  • Gagasan Ahli
  • Gercep Polri
  • Isu Polri
  • Jaga Negeri
  • Kamtibmas
  • Nasional
  • Pendapat Ahli
  • Pendidikan
  • Sains Teknologi
  • Sorotan
  • Sosial Politik
  • Trending no.1 Media Sosial

Berita Terbaru

adat papua sembako

Tokoh Adat Salurkan 150 Paket Sembako Dan Alat Olahraga, Ajak Warga Puncak Jaya Jaga Kamtibmas Jelang HUT Ke-81 RI

16 Agustus 2026
adat papua sembako

Tokoh Adat Salurkan 150 Paket Sembako Dan Alat Olahraga, Ajak Warga Puncak Jaya Jaga Kamtibmas Jelang HUT Ke-81 RI

16 Agustus 2026
Pengembangan Kasus Ganja 169,6 Kg di Deli Serdang: Polda Sumut Buru Pemasok dan Jaringan Luas

Pengembangan Kasus Ganja 169,6 Kg di Deli Serdang: Polda Sumut Buru Pemasok dan Jaringan Luas

14 Agustus 2026
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Kebijakan Privasi
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

© Copyright Jurnalisme Investigatif Team All Rights Reserved -

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Sorotan
  • Pendapat Ahli
  • Sosial Politik
  • Bisnis
  • Pendidikan
  • Sains dan Teknologi

© Copyright Jurnalisme Investigatif Team All Rights Reserved -