Jurnalisme Investigatif
  • Beranda
  • Nasional
  • Sorotan
  • Pendapat Ahli
  • Sosial Politik
  • Bisnis
  • Pendidikan
  • Sains dan Teknologi
No Result
View All Result
Login
Jurnalisme Investigatif
  • Beranda
  • Nasional
  • Sorotan
  • Pendapat Ahli
  • Sosial Politik
  • Bisnis
  • Pendidikan
  • Sains dan Teknologi
No Result
View All Result
Jurnalisme Investigatif
No Result
View All Result
Home Nasional Gercep Polri

Logika Reserse Bareskrim: Utamakan Alat Bukti, Buktikan Integritas

28 Agustus 2026
in Gercep Polri, Nasional
0
Logika Reserse Bareskrim: Utamakan Alat Bukti, Buktikan Integritas
Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsappScan QR Code

JAKARTA — Kecepatan menangkap pelaku sering kali menjadi tolok ukur keberhasilan reserse di mata publik. Namun, praktik penyidikan modern di Indonesia menuntut ukuran yang lebih substantif: seberapa kokoh alat bukti yang dibangun dan seberapa taat penyidik pada prosedur hukum. Pergeseran paradigma ini memfokuskan integritas proses sebagai fondasi utama penegakan hukum.

Ujian nyata komitmen tersebut terlihat saat menangani eskalasi keamanan terbaru. Ketika muncul dugaan kelompok Anarko hendak menunggangi aksi demonstrasi di Gedung DPR, kepolisian merespons dengan penyidikan terukur. Melalui pengumpulan alat bukti yang presisi, polisi berhasil menangkap 65 terduga perusuh sekaligus mencegah potensi kerusuhan meluas.

Kamu mungkin suka

Polisi Sita Sajam hingga Molotov, Aliran Dana Perusuh DPR Diusut

Polisi Sita Sajam hingga Molotov, Aliran Dana Perusuh DPR Diusut

3 jam ago
Penyidikan Modern Bareskrim Polri Utamakan Scientific Crime Investigation

Penyidikan Modern Bareskrim Polri Utamakan Scientific Crime Investigation

1 hari ago

Lebih dari itu, penyidik membongkar modus pendanaan kelompok ini yang bersembunyi di balik penggalangan dana fiktif bertajuk Charity for NTT. Pengungkapan ini membuktikan bahwa jajaran reserse tidak bekerja berdasarkan asumsi, melainkan lewat penelusuran fakta yang akurat.

Dari Pengungkapan Cepat ke Proses Akuntabel

Pendekatan berbasis alat bukti dalam membongkar kedok kelompok perusuh sejalan dengan garis kebijakan institusi. Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menempatkan penguatan kualitas SDM penyidik sebagai prasyarat profesionalisme. Kapolri mengingatkan bahwa modus kejahatan terus berkembang—seperti aksi anarkisme yang mengeksploitasi simpati publik lewat donasi palsu—sehingga membuka celah hukum baru.

Jajaran reskrim diinstruksikan menyesuaikan paradigma dengan kerangka hukum acara yang lebih ketat agar setiap tindakan penyidik dapat diuji secara terbuka. Sejalan dengan hal tersebut, pengawasan internal terus diperkuat guna memastikan penyidikan berjalan dengan akuntabilitas tinggi dan hati nurani hukum.

Kewenangan Penyidik dan Batas Penggunaannya

Kepala Badan Reserse Kriminal Polri Komjen Pol. Syahardiantono menegaskan bahwa kewenangan penyidik merupakan amanah yang wajib digunakan secara bertanggung jawab. Kewenangan tersebut tidak boleh disalahgunakan untuk kepentingan pribadi maupun kelompok.

Prinsip ini berpijak pada Peraturan Kepolisian Nomor 7 Tahun 2022 tentang Kode Etik Profesi Polri sebagai pedoman sikap dan perilaku pejabat Polri. Guna menjaga keterbukaan, Bareskrim juga membuka Sentra Pelayanan Konsultasi Reserse agar masyarakat dapat memantau perkembangan perkara secara langsung.

Objektivitas di Tengah Tekanan Opini Publik

Tantangan terberat penyidikan berbasis alat bukti muncul pada perkara yang terlanjur viral di media sosial. Opini publik sering kali membentuk vonis sosial sebelum proses penyidikan selesai. Namun, pengungkapan modus Charity for NTT membuktikan bahwa tekanan opini tidak boleh menggantikan prosedur pembuktian resmi.

Kejaksaan Agung turut mengingatkan publik untuk menghormati asas praduga tak bersalah dan memberikan ruang bagi penyidik untuk bekerja berdasarkan alat bukti sah. Integritas penyidikan diuji dari keteguhan penyidik untuk tidak melompati prosedur hukum demi memenuhi sorotan media.

Kepercayaan masyarakat lahir dari cara sebuah kasus dibangun secara bertahap dan transparan. Ketika alat bukti disusun dengan cermat dan kewenangan dijalankan dalam koridor hukum, semangat #ReserseBekerja hadir secara nyata: profesional dalam proses, teguh dalam integritas.

Sumber: Jurnal Penelitian Nusantara, MetroTV, Detik

Tags: Bareskrim PolriPenegakan HukumPolda Metro JayaPolri PresisiReserse Bekerja
Salma Hn

Salma Hn

Berita Terkait

Polisi Sita Sajam hingga Molotov, Aliran Dana Perusuh DPR Diusut

Polisi Sita Sajam hingga Molotov, Aliran Dana Perusuh DPR Diusut

by Salma Hn
2026/08/28
0

JAKARTA — Penanganan dugaan aksi kerusuhan yang memanfaatkan agenda penyampaian aspirasi menuntut kerja penegakan hukum hingga ke balik pergerakan dana....

Penyidikan Modern Bareskrim Polri Utamakan Scientific Crime Investigation

Penyidikan Modern Bareskrim Polri Utamakan Scientific Crime Investigation

by Salma Hn
2026/08/27
0

JAKARTA — Publik sering kali menilai kinerja reserse hanya dari satu momen menonjol: penangkapan tersangka. Padahal, penyidikan modern menuntut proses...

32 Laporan Konflik Agraria Diverifikasi Bareskrim Polri di 12 Polda

32 Laporan Konflik Agraria Diverifikasi Bareskrim Polri di 12 Polda

by Salma Hn
2026/08/27
0

JAKARTA — Penanganan konflik agraria menjadi salah satu perhatian Bareskrim Polri dalam memastikan setiap sengketa lahan diproses secara terukur dan...

Di Balik Pengumuman Tersangka: Pembuktian Reserse Lewat Kerja Tim

Di Balik Pengumuman Tersangka: Pembuktian Reserse Lewat Kerja Tim

by Salma Hn
2026/08/26
0

JAKARTA — Ketika sebuah kasus pidana diumumkan tuntas, perhatian publik biasanya langsung tertuju pada hasil akhirnya, yakni daftar nama tersangka....

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kategori

  • Bisnis
  • Gagasan Ahli
  • Gercep Polri
  • Isu Polri
  • Jaga Negeri
  • Kamtibmas
  • Nasional
  • Pendapat Ahli
  • Pendidikan
  • Sains Teknologi
  • Sorotan
  • Sosial Politik
  • Trending no.1 Media Sosial

Berita Terbaru

Logika Reserse Bareskrim: Utamakan Alat Bukti, Buktikan Integritas

Logika Reserse Bareskrim: Utamakan Alat Bukti, Buktikan Integritas

28 Agustus 2026
Polisi Sita Sajam hingga Molotov, Aliran Dana Perusuh DPR Diusut

Polisi Sita Sajam hingga Molotov, Aliran Dana Perusuh DPR Diusut

28 Agustus 2026
Penyidikan Modern Bareskrim Polri Utamakan Scientific Crime Investigation

Penyidikan Modern Bareskrim Polri Utamakan Scientific Crime Investigation

27 Agustus 2026
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Kebijakan Privasi
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

© Copyright Jurnalisme Investigatif Team All Rights Reserved -

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Sorotan
  • Pendapat Ahli
  • Sosial Politik
  • Bisnis
  • Pendidikan
  • Sains dan Teknologi

© Copyright Jurnalisme Investigatif Team All Rights Reserved -