Jurnalisme Investigatif
  • Beranda
  • Nasional
  • Sorotan
  • Pendapat Ahli
  • Sosial Politik
  • Bisnis
  • Pendidikan
  • Sains dan Teknologi
No Result
View All Result
Login
Jurnalisme Investigatif
  • Beranda
  • Nasional
  • Sorotan
  • Pendapat Ahli
  • Sosial Politik
  • Bisnis
  • Pendidikan
  • Sains dan Teknologi
No Result
View All Result
Jurnalisme Investigatif
No Result
View All Result
Home Nasional Gercep Polri

Penyidikan Modern Bareskrim Polri Utamakan Scientific Crime Investigation

27 Agustus 2026
in Gercep Polri, Nasional
0
Penyidikan Modern Bareskrim Polri Utamakan Scientific Crime Investigation
Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsappScan QR Code

Kamu mungkin suka

Bagaimana Unit Resmob Polres Tanbu Lacak Pelarian Pelaku Pencurian Rumah Hingga Kaltim? #ReserseBekerja

Bagaimana Unit Resmob Polres Tanbu Lacak Pelarian Pelaku Pencurian Rumah Hingga Kaltim? #ReserseBekerja

3 jam ago
#ReserseBekerja Sinergi URC Polda Sulut Ungkap Penyelundupan 16 Kg Emas

Mengapa Profiling Sidik Jari Jadi Kunci Tim URC Polres Kuningan Ringkus Curanmor Darma? #ReserseBekerja

1 minggu ago

JAKARTA — Publik sering kali menilai kinerja reserse hanya dari satu momen menonjol: penangkapan tersangka. Padahal, penyidikan modern menuntut proses yang lebih sunyi, sistematis, dan terukur. Fondasi utamanya adalah membangun perkara di atas alat bukti sah yang dapat diuji di muka sidang.

Mekanisme ini terfleksikan dari sederet pengungkapan kasus besar oleh Bareskrim Polri di berbagai wilayah. Mulai dari pembongkaran penyelundupan 43 kg sabu di Pekanbaru hingga pengungkapan kasus narkoba jenis permen kiriman Inggris di Malang.

Utamakan Alat Bukti

Pasal 184 Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP) menetapkan lima alat bukti sah: keterangan saksi, keterangan ahli, surat, petunjuk, dan keterangan terdakwa. Menariknya, keterangan terdakwa ditempatkan di urutan paling akhir.

Susunan tersebut memberi pesan lugas bahwa penyidik wajib membangun konstruksi perkara dari luar ke dalam melalui scientific crime investigation, bukan memburu pengakuan semata.

Struktur Bareskrim Polri dirancang untuk mendukung prinsip tersebut. Bareskrim menyelenggarakan fungsi penyelidikan, penyidikan, pengawasan penyidikan, identifikasi, laboratorium forensik, hingga pengelolaan informasi kriminal nasional. Unit forensik dan identifikasi memiliki posisi setara dengan fungsi penyidikan guna memastikan keabsahan pembuktian.

Kerja dan Penanganan Isu Kompleks

Karakter kerja reserse cenderung tertutup karena melibatkan pengamatan lapangan, konsolidasi, dan pengumpulan bahan keterangan yang tidak selalu tampak di publik. Kehadiran penyidik di lapangan menangani spektrum perkara yang sangat luas, dari pidana khusus hingga konflik struktural.

Hal ini terlihat saat Bareskrim membongkar sindikat penyelundupan emas ilegal ke Hong Kong yang dijalankan dengan modus menempelkan emas di tubuh. Selain itu, Kabareskrim Polri juga memaparkan penanganan 32 laporan konflik agraria yang tersebar di 12 Polda dalam rapat bersama DPR RI.

Guna mengatasi kesan tertutup dan menjawab kebutuhan keterbukaan informasi, Bareskrim meluncurkan Layanan Pengaduan Reserse. Melalui sistem ini, pelapor dapat memantau status penanganan kasus, terhubung langsung dengan penyidik, mengetahui dokumen yang dibutuhkan, hingga mengikuti konfirmasi gelar perkara secara daring.

Objektivitas dan Pendekatan Humanis

Penyidikan berbasis alat bukti menuntut penyidik menjaga jarak dari tekanan opini publik tanpa mengabaikan sisi kemanusiaan. Personel di lapangan maupun operator layanan pengaduan dibekali keterampilan komunikasi profesional yang humanis.

Prinsip humanis diterjemahkan sebagai upaya memanusiakan manusia dan menjunjung tinggi hak asasi, termasuk terhadap pihak terlapor maupun tersangka. Pendekatan ini melengkapi tiga pilar utama arahan kepemimpinan Polri: tegas, humanis, dan merakyat.

Ketegasan bekerja pada ranah pembuktian hukum, sedangkan kemanusiaan bekerja pada cara penyidik memperlakukan korban, saksi, maupun tersangka. Kualitas perkara pada akhirnya tidak diukur dari secepat apa seseorang ditangkap, melainkan seberapa kokoh alat bukti bertahan di meja hijau.

Sumber: Anataranews , detikcom dan humas polri

Tags: Bareskrim PolriHukum IndonesiaHumas PolrikuhapPenegakan Hukumpenyidikan modernPolriReserse Bekerjascientific crime investigationtransparansi polri
Salma Hn

Salma Hn

Berita Terkait

Bagaimana Unit Resmob Polres Tanbu Lacak Pelarian Pelaku Pencurian Rumah Hingga Kaltim? #ReserseBekerja

Bagaimana Unit Resmob Polres Tanbu Lacak Pelarian Pelaku Pencurian Rumah Hingga Kaltim? #ReserseBekerja

by Salma Hn
2026/10/16
0

TANAH BUMBU — Di era digital, informasi dapat menyebar lebih cepat daripada proses verifikasi. Potongan informasi yang tidak lengkap sering...

#ReserseBekerja Sinergi URC Polda Sulut Ungkap Penyelundupan 16 Kg Emas

Mengapa Profiling Sidik Jari Jadi Kunci Tim URC Polres Kuningan Ringkus Curanmor Darma? #ReserseBekerja

by Salma Hn
2026/10/06
0

KUNINGAN — Perkembangan teknologi membuat informasi tentang sebuah perkara dapat menyebar sangat cepat. Potongan video, komentar, dan kabar yang belum...

Tim URC Polda Sulut Tangkap Pelaku Pembunuhan Profesor Sukabumi di Makassar #ReserseBekerja

Tim URC Polda Sulut Tangkap Pelaku Pembunuhan Profesor Sukabumi di Makassar #ReserseBekerja

by Salma Hn
2026/10/06
0

MAKASSAR — Tim Unit Reaksi Cepat (URC) Resmob Polda Sulawesi Selatan menangkap PAL (41), terduga pelaku pembunuhan seorang profesor yang...

Mengapa Penguatan Alat Bukti Jadi Kunci Tim URC Polda Metro Jaya Bongkar Curanmor Bekasi? #ReserseBekerja

Mengapa Penguatan Alat Bukti Jadi Kunci Tim URC Polda Metro Jaya Bongkar Curanmor Bekasi? #ReserseBekerja

by Salma Hn
2026/10/02
0

JAKARTA — Tim Opsnal Subdit Jatanras Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya berhasil mengungkap sindikat pencurian sepeda motor...

Next Post
Polisi Sita Sajam hingga Molotov, Aliran Dana Perusuh DPR Diusut

Polisi Sita Sajam hingga Molotov, Aliran Dana Perusuh DPR Diusut

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kategori

  • Bisnis
  • Gagasan Ahli
  • Gercep Polri
  • Isu Polri
  • Jaga Negeri
  • Kamtibmas
  • Nasional
  • Pendapat Ahli
  • Pendidikan
  • Sains Teknologi
  • Sorotan
  • Sosial Politik
  • Trending no.1 Media Sosial

Berita Terbaru

Bagaimana Unit Resmob Polres Tanbu Lacak Pelarian Pelaku Pencurian Rumah Hingga Kaltim? #ReserseBekerja

Bagaimana Unit Resmob Polres Tanbu Lacak Pelarian Pelaku Pencurian Rumah Hingga Kaltim? #ReserseBekerja

16 Oktober 2026
Mengapa Niat Curi dan Bayar Utang Tega Bikin Dua Pemuda Habisi Nyawa KDA di Kamar Kos? #ReserseBekerja

Mengapa Niat Curi dan Bayar Utang Tega Bikin Dua Pemuda Habisi Nyawa KDA di Kamar Kos? #ReserseBekerja

16 Oktober 2026
PT Qudo Buana Nawakara Launches Indonesia’s First AI-Powered Reputation Management Platform

PT Qudo Buana Nawakara Launches Indonesia’s First AI-Powered Reputation Management Platform

15 Oktober 2026
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Kebijakan Privasi
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

© Copyright Jurnalisme Investigatif Team All Rights Reserved -

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Sorotan
  • Pendapat Ahli
  • Sosial Politik
  • Bisnis
  • Pendidikan
  • Sains dan Teknologi

© Copyright Jurnalisme Investigatif Team All Rights Reserved -