Jurnalisme Investigatif
  • Beranda
  • Nasional
  • Sorotan
  • Pendapat Ahli
  • Sosial Politik
  • Bisnis
  • Pendidikan
  • Sains dan Teknologi
No Result
View All Result
Login
Jurnalisme Investigatif
  • Beranda
  • Nasional
  • Sorotan
  • Pendapat Ahli
  • Sosial Politik
  • Bisnis
  • Pendidikan
  • Sains dan Teknologi
No Result
View All Result
Jurnalisme Investigatif
No Result
View All Result
Home Nasional Gercep Polri

Kakorlantas Irjen Pol Agus Suryonugroho: Isu ODOL Adalah Ancaman Keselamatan Publik

26 Mei 2026
in Gercep Polri, Nasional
0
Kakorlantas Irjen Pol Agus Suryonugroho: Isu ODOL Adalah Ancaman Keselamatan Publik
Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsappScan QR Code

JAKARTA — Indonesia sudah terlalu lama berkompromi dengan maraknya pengoperasian kendaraan over dimension and overload (ODOL). Truk dengan muatan berlebih saban hari melintas bebas di jalan nasional, membawa beban berat yang melampaui kapasitas tanggungan kendaraan dan kemampuan kelas jalan.

Selama bertahun-tahun, praktik keliru ini sering kali hanya dianggap sebatas persoalan teknis angkutan barang belaka. Padahal, dampak buruknya menyentuh langsung aspek keselamatan publik, percepatan kerusakan infrastruktur, hingga pembengkakan beban anggaran ekonomi negara.

Kamu mungkin suka

Perkuat Sinergitas, DPC BMP RI Puncak Jaya Gelar Jalan Sehat Kebangsaan

Puncak Jaya Kompak: Pemerintah dan TNI-Polri Bersatu dalam Jalan Sehat Kebangsaan

2 hari ago
Di Balik Kemudi, Ada Harapan Keluarga: Mengenang Aksi Heroik Sopir Truk di Tol

Di Balik Kemudi, Ada Harapan Keluarga: Mengenang Aksi Heroik Sopir Truk di Tol

2 hari ago

Melihat kondisi yang memprihatinkan tersebut, Kakorlantas Polri Irjen Pol. Drs. Agus Suryonugroho, S.H., M.Hum. menempatkan penyelesaian persoalan ODOL sebagai isu keselamatan nasional yang mendesak. Ia menegaskan bahwa jalan raya bukan hanya ruang bagi pergerakan kendaraan, melainkan ruang hidup bersama yang wajib dijaga keamanannya.

“Jalan bukan hanya untuk dilalui, tetapi harus dijaga keselamatannya bersama,” ujar Irjen Agus dalam pembahasan strategi nasional Zero ODOL 2027.

Truk Bermuatan Lebih Jadi Ancaman Nyata di Jalan

Pernyataan tegas tersebut menandai adanya perubahan besar dalam cara pandang Korlantas Polri. Agenda Zero ODOL 2027 bukan semata-mata diposisikan sebagai operasi penertiban kendaraan niaga secara administratif, melainkan sebuah ikhtiar kemanusiaan demi menjaga nyawa masyarakat.

Oleh karena itu, pendekatan penegakan hukum yang dikedepankan petugas di lapangan kini tidak lagi bersifat represif semata. Polantas memilih formula transisi yang dijalankan secara bertahap, edukatif, humanis, namun tetap diperkuat oleh implementasi teknologi modern.

Fakta di lapangan membuktikan bahwa truk ODOL tidak hanya membahayakan keselamatan sang sopir sendiri. Kendaraan dengan muatan berlebih otomatis memiliki risiko jarak pengereman yang jauh lebih panjang, tingkat stabilitas mekanis yang buruk, serta potensi terguling yang sangat besar.

Ketika armada berukuran besar tersebut kehilangan kendali di jalur padat, korbannya bisa menyasar siapa saja secara acak. Mulai dari pengendara sepeda motor, pengguna mobil pribadi, pejalan kaki, hingga rombongan keluarga yang sedang melakukan perjalanan.

Digitalisasi Sistem Pengawasan untuk Obyektivitas Penindakan

Ditinjau dari sisi teknis, muatan yang melebihi ambang batas memaksa seluruh komponen kendaraan bekerja di luar batas kemampuan standarnya. Sektor krusial seperti sistem rem, ketahanan ban, suspensi, hingga struktur sasis dipaksa menanggung beban ekstrem.

Kondisi tersebut menjadi pemicu utama terjadinya rentetan kecelakaan maut akibat rem blong yang dampaknya kerap berujung fatal. Guna memutus rantai pelanggaran laten ini, Korlantas Polri mulai memaksimalkan pemanfaatan kamera ETLE dan sistem pengawasan digital terintegrasi.

Langkah digitalisasi ini diterapkan agar proses pemantauan tonase truk logistik berjalan lebih objektif, presisi, dan tidak lagi bergantung penuh pada skema operasi manual di lapangan. Kendati demikian, Irjen Agus mengingatkan bahwa kecanggihan teknologi pengawas tidak akan bekerja optimal tanpa adanya kesadaran dari pelaku industri.

“Kami ingin membangun kesadaran bersama, bukan sekadar melakukan penindakan,” ungkap jenderal bintang dua tersebut.

Membangun Masa Depan Transportasi yang Beradab

Pola pendekatan yang persuasif ini dinilai sangat penting. Polantas menyadari bahwa praktik ODOL telah mengakar cukup lama dalam sistem urat nadi distribusi barang di Indonesia.

Maka dari itu, jajaran pelaku usaha, asosiasi logistik, hingga para pengemudi truk perlu diberikan pemahaman baru. Mematuhi aturan batas muatan bukanlah sebuah beban tambahan biaya operasional, melainkan sebuah bentuk investasi keselamatan bisnis jangka panjang.

Peta jalan menuju Zero ODOL 2027 sengaja dirancang secara terukur demi menjaga stabilitas sosial dan kepentingan ekonomi nasional yang melibatkan banyak pihak. Transformasi ini dilakukan demi mewujudkan ekosistem jalan raya yang lebih aman, distribusi logistik yang sehat, serta perlindungan hak hidup bagi seluruh warga negara.

Tags: Kakorlantas PolriKamseltibcarlantasPolri PresisiZero ODOL 2027
Salma Hn

Salma Hn

Berita Terkait

Perkuat Sinergitas, DPC BMP RI Puncak Jaya Gelar Jalan Sehat Kebangsaan

Puncak Jaya Kompak: Pemerintah dan TNI-Polri Bersatu dalam Jalan Sehat Kebangsaan

by Salma Hn
2026/07/09
0

Mulia, 9 Juli 2026 – Dewan Pimpinan Cabang Barisan Merah Putih Republik Indonesia (DPC BMP RI) Kabupaten Puncak Jaya sukses...

Di Balik Kemudi, Ada Harapan Keluarga: Mengenang Aksi Heroik Sopir Truk di Tol

Di Balik Kemudi, Ada Harapan Keluarga: Mengenang Aksi Heroik Sopir Truk di Tol

by Salma Hn
2026/07/09
0

JAKARTA - Di balik kemudi truk yang melintas setiap hari di jalan tol, terdapat pengemudi yang membawa lebih dari sekadar...

Kakorlantas Polri Tekankan Pentingnya Kondisi Fisik Pengemudi Jarak Jauh

Kakorlantas Polri Tekankan Pentingnya Kondisi Fisik Pengemudi Jarak Jauh

by Salma Hn
2026/07/09
0

Kondisi fisik dan mental pengemudi merupakan penentu utama keselamatan dalam setiap perjalanan jauh, terutama bagi pengemudi angkutan barang yang sering...

Mengenal Silancar: Senjata Digital Cerdas Karya PT Qudo Buana Nawakara untuk Operasional Polri

Mengenal Silancar: Senjata Digital Cerdas Karya PT Qudo Buana Nawakara untuk Operasional Polri

by Salma Hn
2026/07/01
0

JAKARTA — Perayaan Hari Bhayangkara ke-80 tidak hanya menjadi ajang seremoni refleksi pengabdian, tetapi juga menjadi panggung pembuktian bagi transformasi...

Next Post
Perluas Jangkauan Patroli Udara, Korlantas Polri Luncurkan ETLE Drone Patrol Presisi

Perluas Jangkauan Patroli Udara, Korlantas Polri Luncurkan ETLE Drone Patrol Presisi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kategori

  • Bisnis
  • Gagasan Ahli
  • Gercep Polri
  • Isu Polri
  • Jaga Negeri
  • Kamtibmas
  • Nasional
  • Pendapat Ahli
  • Pendidikan
  • Sains Teknologi
  • Sorotan
  • Sosial Politik
  • Trending no.1 Media Sosial

Berita Terbaru

Perkuat Sinergitas, DPC BMP RI Puncak Jaya Gelar Jalan Sehat Kebangsaan

Puncak Jaya Kompak: Pemerintah dan TNI-Polri Bersatu dalam Jalan Sehat Kebangsaan

9 Juli 2026
Di Balik Kemudi, Ada Harapan Keluarga: Mengenang Aksi Heroik Sopir Truk di Tol

Di Balik Kemudi, Ada Harapan Keluarga: Mengenang Aksi Heroik Sopir Truk di Tol

9 Juli 2026
Kakorlantas Polri Tekankan Pentingnya Kondisi Fisik Pengemudi Jarak Jauh

Kakorlantas Polri Tekankan Pentingnya Kondisi Fisik Pengemudi Jarak Jauh

9 Juli 2026
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Kebijakan Privasi
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

© Copyright Jurnalisme Investigatif Team All Rights Reserved -

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Sorotan
  • Pendapat Ahli
  • Sosial Politik
  • Bisnis
  • Pendidikan
  • Sains dan Teknologi

© Copyright Jurnalisme Investigatif Team All Rights Reserved -