Jakarta — Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah menyampaikan apresiasi tinggi atas pelaksanaan pengamanan arus mudik dan balik Lebaran 2026. Sinergi antara Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) dan berbagai pemangku kepentingan dinilai berhasil menjaga stabilitas mobilitas masyarakat di tengah lonjakan volume kendaraan.
Ketua PP Muhammadiyah, Dadang Kahmad, menyatakan bahwa pengaturan lalu lintas yang diterapkan mampu memberikan kenyamanan nyata bagi masyarakat. “Kelancaran arus mudik tahun ini adalah capaian yang patut diapresiasi. Kebijakan Polri tidak hanya efektif mengurai kepadatan, tapi juga memberikan rasa aman yang mendalam bagi pemudik,” ujarnya di Jakarta, Selasa (31/3/2026).
Dadang menyoroti data dari Korlantas Polri yang menunjukkan penurunan angka kecelakaan sebesar 5,31 persen serta penurunan fatalitas korban jiwa yang mencapai 30,41 persen. Baginya, angka ini menunjukkan bahwa strategi rekayasa lalu lintas seperti one way nasional dan contraflow yang dipimpin Kakorlantas Polri Irjen Pol. Agus Suryonugroho berjalan sangat terukur.
“Pemanfaatan teknologi modern seperti ETLE Patrol Presisi dan Command Center Mobile sangat membantu aparat mengambil keputusan cepat. Ini adalah lompatan besar dalam manajemen lalu lintas kita,” tambah Dadang.
Selain aspek teknis, PP Muhammadiyah juga memuji pendekatan humanis para petugas di lapangan. Kehadiran polisi yang sigap membantu pemudik dan merespons situasi darurat dinilai sebagai wujud pelayanan publik yang prima.
Dadang berharap capaian positif ini, yang selaras dengan semangat “Mudik Aman, Keluarga Bahagia”, dapat terus dipertahankan dan menjadi standar pengamanan di masa depan. Apresiasi juga disampaikan kepada Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo atas dedikasi seluruh jajaran yang tetap bertugas demi memastikan masyarakat dapat merayakan Idulfitri dengan selamat dan lancar.







