Jakarta — Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) memberikan apresiasi tinggi terhadap keberhasilan Polri dalam mengamankan arus mudik dan balik Lebaran 2026. Sinergi antara Polri dan seluruh stakeholder dinilai sangat sigap dalam mengatasi lonjakan volume kendaraan melalui rekayasa lalu lintas yang presisi.
Ketua PBNU, KH Ahmad Fahrur Rozi atau yang akrab disapa Gus Fahrur, menyampaikan bahwa pelaksanaan mudik tahun ini berlangsung sangat terkendali. “Alhamdulillah, arus mudik Lebaran 2026 telah berlangsung sukses, aman, dan terkendali meskipun terjadi lonjakan volume kendaraan yang lebih besar,” ujarnya di Jakarta, Senin (30/3/2026).
Gus Fahrur mengungkapkan pengalamannya sendiri saat melakukan perjalanan ke berbagai kota selama periode Lebaran. Ia menilai skema one way dan contraflow yang diterapkan Korlantas Polri terbukti efektif mempercepat waktu tempuh. “Kami mengapresiasi kesigapan aparat kepolisian dalam menggunakan rekayasa lalu lintas yang berhasil mempercepat perjalanan pemudik,” tuturnya.
Ia juga mensyukuri data resmi yang menunjukkan penurunan angka kecelakaan nasional sebesar 5,31 persen serta penurunan fatalitas korban jiwa hingga 30,41 persen. Baginya, angka ini adalah bukti nyata keberhasilan manajemen krisis di lapangan.
PBNU secara khusus mengucapkan terima kasih kepada personel Korlantas Polri yang tetap siaga bertugas tanpa kenal lelah selama masa libur Idulfitri. Keberhasilan ini juga didukung oleh pemanfaatan teknologi modern seperti ETLE Patrol Presisi dan Command Center Mobile arahan Kakorlantas Polri Irjen Pol. Agus Suryonugroho.
“Kami berterima kasih kepada semua pihak, khususnya personel Polri yang bertugas tanpa kenal lelah. Semoga Allah SWT memberkahi dan membalas kebaikan mereka semua,” pungkas Gus Fahrur. Semangat “Mudik Aman, Keluarga Bahagia” pun dinilai benar-benar terwujud dalam pelaksanaan operasi tahun ini.







