Jurnalisme Investigatif
  • Beranda
  • Nasional
  • Sorotan
  • Pendapat Ahli
  • Sosial Politik
  • Bisnis
  • Pendidikan
  • Sains dan Teknologi
No Result
View All Result
Login
Jurnalisme Investigatif
  • Beranda
  • Nasional
  • Sorotan
  • Pendapat Ahli
  • Sosial Politik
  • Bisnis
  • Pendidikan
  • Sains dan Teknologi
No Result
View All Result
Jurnalisme Investigatif
No Result
View All Result
Home Nasional Gercep Polri

Misteri di Gedung ACC Kwitang: Jenazah Farhan dan Reno Ditemukan Setelah Dua Bulan Hilang

11 November 2025
in Gercep Polri, Sorotan
0
Misteri di Gedung ACC Kwitang: Jenazah Farhan dan Reno Ditemukan Setelah Dua Bulan Hilang

Misteri di Gedung ACC Kwitang: Jenazah Farhan dan Reno Ditemukan Setelah Dua Bulan Hilang

Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsappScan QR Code

JAKARTA PUSAT – Dua kerangka manusia ditemukan di lantai 2 Gedung Astra Credit Companies (ACC) Kwitang. Kerangka ini ditemukan tim teknis saat renovasi pasca-kebakaran besar. Mereka adalah Muhammad Farhan Hamid (23) dan Reno Syahputra Dewo (24). Keduanya adalah peserta demonstrasi yang hilang sejak kerusuhan Kwitang pada akhir Agustus 2025.

Hasil identifikasi forensik dari RS Polri Kramat Jati memastikan kecocokan DNA. Waktu kematian diperkirakan lebih dari satu bulan sebelum kerangka ditemukan. Penyebab kematian dipastikan akibat luka bakar parah.

Kamu mungkin suka

Modus Licik Narkotika Baru: 622 Pod Getar Disamarkan Dalam Bungkus Permen

Modus Licik Narkotika Baru: 622 Pod Getar Disamarkan Dalam Bungkus Permen

16 jam ago
Pengembangan Kasus Ganja 169,6 Kg di Deli Serdang: Polda Sumut Buru Pemasok dan Jaringan Luas

Pengembangan Kasus Ganja 169,6 Kg di Deli Serdang: Polda Sumut Buru Pemasok dan Jaringan Luas

5 hari ago

Kejanggalan yang Disorot Keluarga Korban

Meskipun hasil tes DNA menunjukkan kecocokan, pihak keluarga, diwakili Ayah Farhan, Hamidi, menyampaikan beberapa kejanggalan:

  1. Tanggal Wafat vs Penemuan: Keluarga mempertanyakan tanggal wafat yang tercantum. Kerangka ditemukan setelah dua bulan lebih hilang. Menurut Hamidi, jasad yang tinggal tulang pasti memerlukan waktu lama.
  2. Keutuhan Barang Bukti: Kalung yang disebut milik Farhan diserahkan dalam kondisi utuh. Namun, liontinnya disebut hangus. Hamidi mempertanyakan mengapa dua bahan dengan jenis sama bisa memiliki kondisi berbeda setelah terbakar.
  3. Lokasi Penemuan: Ada informasi bahwa Farhan terakhir terlihat dengan luka tembak di lutut. Hamidi bingung, jika tertembak dan tidak bisa berjalan, mengapa kerangkanya ditemukan di lantai dua Gedung ACC?

Pertanyaan Besar dari KontraS dan Komnas HAM

Komisi Untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) dan Komnas HAM juga menyuarakan kejanggalan. Mereka mendesak investigasi yang lebih transparan:

  • Keterlambatan Penemuan: Area gedung sudah dipasangi garis polisi sejak awal September. KontraS mempertanyakan mengapa kerangka baru ditemukan pada akhir Oktober 2025.
  • Akses Keluar Tertutup: Komisioner Komnas HAM, Saurlin P. Siagian, menyatakan lantai dua tempat penemuan jenazah memiliki jerjak besi. Ini membuat korban tidak memiliki akses keluar (escape plan) saat kebakaran besar terjadi dari bawah.
  • CCTV Rusak: Semua rekaman CCTV di dalam gedung dinyatakan rusak atau mati total. Hal ini menimbulkan kecurigaan. Tidak ada dokumentasi visual yang menjelaskan mengapa Farhan dan Reno berada di dalam ruangan tertutup tersebut, padahal mereka bukan pekerja gedung.

KontraS menilai kepolisian tidak boleh berhenti pada identifikasi saja. Diperlukan penyelidikan mendalam untuk mengungkap seluruh kronologi dan motif di balik kematian tragis ini. Amnesty International Indonesia juga mendorong adanya tim forensik dan investigasi independen.

Tags: Jejak Terakhir Farhan RenoKejanggalan Kasus KwitangKerangka Farhan Reno KwitangKontraS Kerangka ACCKWITANGTes DNA Farhan Reno
Salma Hn

Salma Hn

Berita Terkait

Modus Licik Narkotika Baru: 622 Pod Getar Disamarkan Dalam Bungkus Permen

Modus Licik Narkotika Baru: 622 Pod Getar Disamarkan Dalam Bungkus Permen

by Salma Hn
2026/08/18
0

Medan - Satuan Reserse Narkoba Polrestabes Medan menggagalkan dugaan peredaran 622 pod getar yang mengandung etomidate di Kota Medan, Sumatera...

Pengembangan Kasus Ganja 169,6 Kg di Deli Serdang: Polda Sumut Buru Pemasok dan Jaringan Luas

Pengembangan Kasus Ganja 169,6 Kg di Deli Serdang: Polda Sumut Buru Pemasok dan Jaringan Luas

by Salma Hn
2026/08/14
0

DELI SERDANG — Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumatera Utara (Sumut) berhasil mengungkap jaringan peredaran narkotika jenis ganja dengan total barang...

Wakapolri Resmikan Aplikasi Pelayanan Pengaduan #ReserseBekerja Bareskrim Polri untuk Layanan Lebih Cepat dan Terintegrasi

Wakapolri Resmikan Aplikasi Pelayanan Pengaduan #ReserseBekerja Bareskrim Polri untuk Layanan Lebih Cepat dan Terintegrasi

by Salma Hn
2026/08/12
0

JAKARTA — Masyarakat kini memiliki akses yang jauh lebih cepat, mudah, dan terintegrasi untuk menyampaikan laporan serta pengaduan kepada pihak...

Soroti Isu Kedaulatan Data, PT Qudo Buana Nawakara Hadir di Forum INTI Indonesia Technology & Innovation 2026

Soroti Isu Kedaulatan Data, PT Qudo Buana Nawakara Hadir di Forum INTI Indonesia Technology & Innovation 2026

by Salma Hn
2026/08/11
0

JAKARTA – Indonesia kini berada di persimpangan jalan menuju bangsa yang cerdas (intelligent nation). Dalam forum INTI Indonesia Technology & Innovation...

Next Post
Revitalisasi layanan Korlantas Polri

Dari Polisi Cilik Hingga Smart City: Strategi Korlantas Revitalisasi Layanan di Seluruh Indonesia

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kategori

  • Bisnis
  • Gagasan Ahli
  • Gercep Polri
  • Isu Polri
  • Jaga Negeri
  • Kamtibmas
  • Nasional
  • Pendapat Ahli
  • Pendidikan
  • Sains Teknologi
  • Sorotan
  • Sosial Politik
  • Trending no.1 Media Sosial

Berita Terbaru

Modus Licik Narkotika Baru: 622 Pod Getar Disamarkan Dalam Bungkus Permen

Modus Licik Narkotika Baru: 622 Pod Getar Disamarkan Dalam Bungkus Permen

18 Agustus 2026
adat papua sembako

Tokoh Adat Salurkan 150 Paket Sembako Dan Alat Olahraga, Ajak Warga Puncak Jaya Jaga Kamtibmas Jelang HUT Ke-81 RI

16 Agustus 2026
adat papua sembako

Tokoh Adat Salurkan 150 Paket Sembako Dan Alat Olahraga, Ajak Warga Puncak Jaya Jaga Kamtibmas Jelang HUT Ke-81 RI

16 Agustus 2026
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Kebijakan Privasi
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

© Copyright Jurnalisme Investigatif Team All Rights Reserved -

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Sorotan
  • Pendapat Ahli
  • Sosial Politik
  • Bisnis
  • Pendidikan
  • Sains dan Teknologi

© Copyright Jurnalisme Investigatif Team All Rights Reserved -