Jurnalisme Investigatif
  • Beranda
  • Nasional
  • Sorotan
  • Pendapat Ahli
  • Sosial Politik
  • Bisnis
  • Pendidikan
  • Sains dan Teknologi
No Result
View All Result
Login
Jurnalisme Investigatif
  • Beranda
  • Nasional
  • Sorotan
  • Pendapat Ahli
  • Sosial Politik
  • Bisnis
  • Pendidikan
  • Sains dan Teknologi
No Result
View All Result
Jurnalisme Investigatif
No Result
View All Result
Home Nasional Gercep Polri

Misteri di Gedung ACC Kwitang: Jenazah Farhan dan Reno Ditemukan Setelah Dua Bulan Hilang

11 November 2025
in Gercep Polri, Sorotan
0
Misteri di Gedung ACC Kwitang: Jenazah Farhan dan Reno Ditemukan Setelah Dua Bulan Hilang

Misteri di Gedung ACC Kwitang: Jenazah Farhan dan Reno Ditemukan Setelah Dua Bulan Hilang

Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsappScan QR Code

JAKARTA PUSAT – Dua kerangka manusia ditemukan di lantai 2 Gedung Astra Credit Companies (ACC) Kwitang. Kerangka ini ditemukan tim teknis saat renovasi pasca-kebakaran besar. Mereka adalah Muhammad Farhan Hamid (23) dan Reno Syahputra Dewo (24). Keduanya adalah peserta demonstrasi yang hilang sejak kerusuhan Kwitang pada akhir Agustus 2025.

Hasil identifikasi forensik dari RS Polri Kramat Jati memastikan kecocokan DNA. Waktu kematian diperkirakan lebih dari satu bulan sebelum kerangka ditemukan. Penyebab kematian dipastikan akibat luka bakar parah.

Kamu mungkin suka

Kakorlantas Polri: Target Zero ODOL 2027 Tercapai Lewat Transformasi Digital ETLE dan WIM

Kakorlantas Polri: Target Zero ODOL 2027 Tercapai Lewat Transformasi Digital ETLE dan WIM

13 jam ago
Kakorlantas Polri Sebut Mudik 2026 Tonggak Sejarah Baru Pengamanan Arus Lebaran

Kakorlantas Polri Sebut Mudik 2026 Tonggak Sejarah Baru Pengamanan Arus Lebaran

14 jam ago

Kejanggalan yang Disorot Keluarga Korban

Meskipun hasil tes DNA menunjukkan kecocokan, pihak keluarga, diwakili Ayah Farhan, Hamidi, menyampaikan beberapa kejanggalan:

  1. Tanggal Wafat vs Penemuan: Keluarga mempertanyakan tanggal wafat yang tercantum. Kerangka ditemukan setelah dua bulan lebih hilang. Menurut Hamidi, jasad yang tinggal tulang pasti memerlukan waktu lama.
  2. Keutuhan Barang Bukti: Kalung yang disebut milik Farhan diserahkan dalam kondisi utuh. Namun, liontinnya disebut hangus. Hamidi mempertanyakan mengapa dua bahan dengan jenis sama bisa memiliki kondisi berbeda setelah terbakar.
  3. Lokasi Penemuan: Ada informasi bahwa Farhan terakhir terlihat dengan luka tembak di lutut. Hamidi bingung, jika tertembak dan tidak bisa berjalan, mengapa kerangkanya ditemukan di lantai dua Gedung ACC?

Pertanyaan Besar dari KontraS dan Komnas HAM

Komisi Untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) dan Komnas HAM juga menyuarakan kejanggalan. Mereka mendesak investigasi yang lebih transparan:

  • Keterlambatan Penemuan: Area gedung sudah dipasangi garis polisi sejak awal September. KontraS mempertanyakan mengapa kerangka baru ditemukan pada akhir Oktober 2025.
  • Akses Keluar Tertutup: Komisioner Komnas HAM, Saurlin P. Siagian, menyatakan lantai dua tempat penemuan jenazah memiliki jerjak besi. Ini membuat korban tidak memiliki akses keluar (escape plan) saat kebakaran besar terjadi dari bawah.
  • CCTV Rusak: Semua rekaman CCTV di dalam gedung dinyatakan rusak atau mati total. Hal ini menimbulkan kecurigaan. Tidak ada dokumentasi visual yang menjelaskan mengapa Farhan dan Reno berada di dalam ruangan tertutup tersebut, padahal mereka bukan pekerja gedung.

KontraS menilai kepolisian tidak boleh berhenti pada identifikasi saja. Diperlukan penyelidikan mendalam untuk mengungkap seluruh kronologi dan motif di balik kematian tragis ini. Amnesty International Indonesia juga mendorong adanya tim forensik dan investigasi independen.

Tags: Jejak Terakhir Farhan RenoKejanggalan Kasus KwitangKerangka Farhan Reno KwitangKontraS Kerangka ACCKWITANGTes DNA Farhan Reno
Salma Hn

Salma Hn

Berita Terkait

Kakorlantas Polri: Target Zero ODOL 2027 Tercapai Lewat Transformasi Digital ETLE dan WIM

Kakorlantas Polri: Target Zero ODOL 2027 Tercapai Lewat Transformasi Digital ETLE dan WIM

by Salma Hn
2026/04/03
0

Jakarta — Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri, Irjen Pol. Drs. Agus Suryonugroho, S.H., M.Hum., menegaskan bahwa transformasi digital merupakan...

Kakorlantas Polri Sebut Mudik 2026 Tonggak Sejarah Baru Pengamanan Arus Lebaran

Kakorlantas Polri Sebut Mudik 2026 Tonggak Sejarah Baru Pengamanan Arus Lebaran

by Salma Hn
2026/04/03
0

Jakarta — Pelaksanaan mudik dan balik Lebaran 2026 mencatatkan capaian bersejarah dalam aspek Keamanan, Keselamatan, Ketertiban, dan Kelancaran Lalu Lintas...

Puji Penurunan Angka Kecelakaan, Habiburokhman Sebut Strategi Polri di Mudik 2026 Sangat Efektif

Puji Penurunan Angka Kecelakaan, Habiburokhman Sebut Strategi Polri di Mudik 2026 Sangat Efektif

by Salma Hn
2026/04/02
0

Jakarta — Komisi III DPR RI memberikan apresiasi tinggi terhadap keberhasilan pengamanan serta rekayasa lalu lintas yang diterapkan Polri selama...

Kakorlantas Polri: One Way Lokal Presisi Jadi Inovasi Kunci Urai Kepadatan Lebaran 2026

Kakorlantas Polri: One Way Lokal Presisi Jadi Inovasi Kunci Urai Kepadatan Lebaran 2026

by Salma Hn
2026/04/02
0

Jakarta — Penanganan arus mudik dan balik Lebaran 1447 H (2026) resmi memasuki era baru. Korlantas Polri berhasil mencatatkan penurunan...

Next Post
Revitalisasi layanan Korlantas Polri

Dari Polisi Cilik Hingga Smart City: Strategi Korlantas Revitalisasi Layanan di Seluruh Indonesia

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kategori

  • Bisnis
  • Gagasan Ahli
  • Gercep Polri
  • Isu Polri
  • Jaga Negeri
  • Kamtibmas
  • Nasional
  • Pendapat Ahli
  • Pendidikan
  • Sains Teknologi
  • Sorotan
  • Sosial Politik
  • Trending no.1 Media Sosial

Berita Terbaru

Kakorlantas Polri Irjen Agus Suryonugroho: Tanpa Rekayasa Lalin, Mudik 2026 Akan Stuck

Kakorlantas Polri Irjen Agus Suryonugroho: Tanpa Rekayasa Lalin, Mudik 2026 Akan Stuck

3 April 2026
Kakorlantas Polri: Target Zero ODOL 2027 Tercapai Lewat Transformasi Digital ETLE dan WIM

Kakorlantas Polri: Target Zero ODOL 2027 Tercapai Lewat Transformasi Digital ETLE dan WIM

3 April 2026
Kakorlantas Polri Sebut Mudik 2026 Tonggak Sejarah Baru Pengamanan Arus Lebaran

Kakorlantas Polri Sebut Mudik 2026 Tonggak Sejarah Baru Pengamanan Arus Lebaran

3 April 2026
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Kebijakan Privasi
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

© Copyright Jurnalisme Investigatif Team All Rights Reserved -

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Sorotan
  • Pendapat Ahli
  • Sosial Politik
  • Bisnis
  • Pendidikan
  • Sains dan Teknologi

© Copyright Jurnalisme Investigatif Team All Rights Reserved -