Jurnalisme Investigatif
  • Beranda
  • Nasional
  • Sorotan
  • Pendapat Ahli
  • Sosial Politik
  • Bisnis
  • Pendidikan
  • Sains dan Teknologi
No Result
View All Result
Login
Jurnalisme Investigatif
  • Beranda
  • Nasional
  • Sorotan
  • Pendapat Ahli
  • Sosial Politik
  • Bisnis
  • Pendidikan
  • Sains dan Teknologi
No Result
View All Result
Jurnalisme Investigatif
No Result
View All Result
Home Nasional Jaga Negeri

Jadi Garda Terdepan Bantu Tenaga Medis, Ratusan Anggota TNI-Polri Mengikuti Pelatihan Tracer Covid-19

27 Juli 2021
in Jaga Negeri
0
Jadi Garda Terdepan Bantu Tenaga Medis, Ratusan Anggota TNI-Polri Mengikuti Pelatihan Tracer Covid-19
Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsappScan QR Code

Kamu mungkin suka

Pemerintah Pusat Salurkan Bantuan Ternak Babi untuk Dukung Kesejahteraan Masyarakat Adat Mimika

Pemerintah Pusat Salurkan Bantuan Ternak Babi untuk Dukung Kesejahteraan Masyarakat Adat Mimika

6 hari ago
Dorong Kesahteraan Masyarakat Adat Mimika, Pemerintah Pusat Berikan Bantuan Ternak Babi Kepada Timotius Samin (Kepala Suku Besar Kamoro)

Dorong Kesahteraan Masyarakat Adat Mimika, Pemerintah Pusat Berikan Bantuan Ternak Babi Kepada Timotius Samin (Kepala Suku Besar Kamoro)

1 bulan ago

GALAMEDIA – Ratusan anggota TNI-Polri dan relawan mengikuti pelatihan ‘tracer’ Covid-19 yang digagas Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Garut bertempat di sarana olahraga (SOR) Ciateul, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Senin 26 Juli 2021.

Kapolres Garut, AKBP Wirdhanto Hadicaksono, mengatakan, keterlibatan anggota TNI-Polri dalam pelatihan tracer ini untuk membantu tracing, traking dan testing yang selama ini sudah dilaksanakan petugas medis sebelumnya dengan harapan bisa menahan dan menekan laju penyebaran Covid-19.

“Ratusan anggota TNI-Polri ini memang akan diterjunkan ke lapangan untuk memperkuat dan membantu para tenaga medis masing-masing ditingkat Kecamatan dalam memberikan tretmen,traking dan tracing,” ujarnya, Senin 26 Juli 2021.

Menurut Wirdhanto, keterlibatan anggota TNI dan Polri dalam tracer ini dituntut harus mampu memberikan pelayanan kesehatan di tempat-tempat isolasi yang telah ditentukan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut lebih terkendali.

“TNI-Polri sebagai satu kesatuan Satgas Covid-19 yang harus bisa mengetahui keterbatasan sumber daya yang dimiliki Dinas Kesehatan di Garut. Dan Babinsa, Bhabinkamtibmas juga bintara remaja, relawan yang direkrut, siap ada di garis terdepan bersama tenaga kesehatan di Garut untuk bisa menahan laju penularan Covid-19,” ucapnya.

Wirdhanto memastikan, bahwa saat diterjunkan menjadi tracer, para anggota TNI-Polri dan relawan tersebut akan dilengkapi dengan alat pelindung diri (APD) lengkap dari dinas kesehatan. Selain itu, terangnya, suplemen untuk menjaga imun pun akan diberikan.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kabupaten Garut, Maskut Farid,  menuturkan, selama pemberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) darurat, angka-angka yang berkaitan dengan Covid-19 di Kabupaten Garut bagus-bagus.

“BOR (bed occupancy rate) turun, angka positif turun. Semua turun hampir 50 persen, tapi yang masih tinggi adalah positivity rate. Artinya tracing kita masih kurang bagus, jadi harusnya yang saat ada yang positif minimal 15 orang kita periksa baru 3 sampai 5 orang,” katanya.

Menurut Maskut, rendahnya angka positivity rate tersebut bisa terjadi karena adanya permasalahan di lapangan sehingga masyarakat merasa takut, atau takut dipositifkan. Sehingga akhirnya masyarakalebih memilih berbohong dan tidak mau dites. Ia pun mengaku, dengan adanya bantuan dari TNI dan Polri ini, pihaknya akan mengejar angka tersebut sehingga tracing lebih efektif lagi.

“Kita cari yang positif, jangan melebarkan ke mana-mana, kita langsung isolasi, ini paling efektif mudah-mudahan bisa menanggulangi yang positif,” ucapnya.

Maskut menambahkan, saat ini di Kabupaten Garut masih terdapat beberapa wilayah yang masih ada di zona merah karena menyumbang pasien Covid-19 yang cukup banyak. Ia menyebutkan, wilayah yang rawan ini di antaranya adalah Kecamatan Karangpawitan, Tarogong Kidul, Tarogong Kaler, Bungbulang, dan Pangatikan.

“Selama sepekan kemarin dari lima wilayah itu menyumbang 300 kasus baru. Jadi lokasi-lokasi tersebut yang nantinya akan menjadi fokus utama para tracer,” katanya.***

Tags: Tracer Covid-19
Redaksi Jurnalismeinvestigatif

Redaksi Jurnalismeinvestigatif

Berita Terkait

Pemerintah Pusat Salurkan Bantuan Ternak Babi untuk Dukung Kesejahteraan Masyarakat Adat Mimika

Pemerintah Pusat Salurkan Bantuan Ternak Babi untuk Dukung Kesejahteraan Masyarakat Adat Mimika

by Redaksi JurnalInvestigatif
2026/09/13
0

Pemerintah Pusat kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan taraf hidup masyarakat Papua melalui penyaluran bantuan hewan ternak berupa babi. Bantuan ini...

Dorong Kesahteraan Masyarakat Adat Mimika, Pemerintah Pusat Berikan Bantuan Ternak Babi Kepada Timotius Samin (Kepala Suku Besar Kamoro)

Dorong Kesahteraan Masyarakat Adat Mimika, Pemerintah Pusat Berikan Bantuan Ternak Babi Kepada Timotius Samin (Kepala Suku Besar Kamoro)

by Geralda Talitha
2026/08/12
0

Dalam rangka mensejahterakan masyakat Papua, Pemerintah Pusat memberikan bantuan berupa hewan ternak babi. Kepala Suku Besar Kamoro, Kabupaten Mimika, Timotius...

Putusan MK No.114, Prof. Juanda: Hak Anggota Polri untuk Jabatan yang Berkaitan dengan Tugas Tetap Ada

Putusan MK No.114, Prof. Juanda: Hak Anggota Polri untuk Jabatan yang Berkaitan dengan Tugas Tetap Ada

by Redaksi Jurnalismeinvestigatif
2025/11/17
0

Jakarta, Minggu — Menyikapi polemik publik terkait Putusan Mahkamah Konstitusi (MK) No. 114/PUU-XXIII/2025 yang dibacakan pada 13 November 2025 dan...

Polda DIY Berhasil Memulihkan WhatsApp Butet Kartaredjasa

Polda DIY Berhasil Memulihkan WhatsApp Butet Kartaredjasa

by Redaksi JurnalInvestigatif
2023/12/11
0

Yogyakarta - Butet Kartaredjasa, seorang budayawan, mengumumkan bahwa akses komunikasinya kini sudah berjalan lancar kembali. Melalui akun Instagram resminya @masbutet...

Next Post
TNI-Polri Awasi Aturan Makan 20 Menit, DPR Ingatkan agar Tidak Sampai Terjadi Gesekan

TNI-Polri Awasi Aturan Makan 20 Menit, DPR Ingatkan agar Tidak Sampai Terjadi Gesekan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kategori

  • Bisnis
  • Gagasan Ahli
  • Gercep Polri
  • Isu Polri
  • Jaga Negeri
  • Kamtibmas
  • Nasional
  • Pendapat Ahli
  • Pendidikan
  • Sains Teknologi
  • Sorotan
  • Sosial Politik
  • Trending no.1 Media Sosial

Berita Terbaru

Tim URC Polresta Deli Serdang Verifikasi Dugaan Judi Mesin Tembak Ikan di Tanjung Morawa #ReserseBekerja

Tim URC Polresta Deli Serdang Verifikasi Dugaan Judi Mesin Tembak Ikan di Tanjung Morawa #ReserseBekerja

18 September 2026
Objektivitas Penyidikan Bentrokan Pulau Setokok, Aksi Nyata URC Barelang #ReserseBekerja

Objektivitas Penyidikan Bentrokan Pulau Setokok, Aksi Nyata URC Barelang #ReserseBekerja

17 September 2026
#ReserseBekerja Tuntas: URC Polresta Barelang Lakukan Pendalaman Aktor Lain Kasus Batam

#ReserseBekerja Tuntas: URC Polresta Barelang Lakukan Pendalaman Aktor Lain Kasus Batam

17 September 2026
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Kebijakan Privasi
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

© Copyright Jurnalisme Investigatif Team All Rights Reserved -

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Sorotan
  • Pendapat Ahli
  • Sosial Politik
  • Bisnis
  • Pendidikan
  • Sains dan Teknologi

© Copyright Jurnalisme Investigatif Team All Rights Reserved -