Jurnalisme Investigatif
  • Beranda
  • Nasional
  • Sorotan
  • Pendapat Ahli
  • Sosial Politik
  • Bisnis
  • Pendidikan
  • Sains dan Teknologi
No Result
View All Result
Login
Jurnalisme Investigatif
  • Beranda
  • Nasional
  • Sorotan
  • Pendapat Ahli
  • Sosial Politik
  • Bisnis
  • Pendidikan
  • Sains dan Teknologi
No Result
View All Result
Jurnalisme Investigatif
No Result
View All Result
Home Nasional

Polri Rencanakan Skema Pembatasan Pengendalian Mobilitas Skala Nasional di 316 Titik

1 Juli 2021
in Nasional
0
Polri Rencanakan Skema Pembatasan Pengendalian Mobilitas Skala Nasional di 316 Titik
Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsappScan QR Code

Kamu mungkin suka

Renjani Nyrah: Menghidupkan Spirit Kartini Lewat Teknologi AI dan Seni Modern

Renjani Nyrah: Menghidupkan Spirit Kartini Lewat Teknologi AI dan Seni Modern

2 jam ago
On the Map: Saat Sulaman Minangkabau Menjadi Sinyal Elektronik di Galeri Nasional

On the Map: Saat Sulaman Minangkabau Menjadi Sinyal Elektronik di Galeri Nasional

2 jam ago

Merdeka.com – Korps Lalu Lintas Polri berencana terapkan skema pembatasan dan pengendalian mobilitas masyarakat berskala nasional yang di tempatkan di seluruh daerah yang masuk dalam zona merah Covid-19. Langkah ini, sebagai dukungan kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berskala mikro.

Kakorlantas Irjen Istiono menyebut dalam peberlakukan ini pihaknya telah menyiapkan sekitar 316 titik pembatasan mobilitas masyarakat. Pembatasan skala nasional nantinya akan dijalankan seperti yang sebelumnya dilaksanakan oleh Polda Metro Jaya di wilayah Ibu Kota dan sekitarnya.

“Mudah-mudahan upaya-upaya maksimal yang telah dibangun Polda Metro Jaya ini juga diikuti oleh seluruh jajaran di Indonesia, terutama zona merah. Juga telah terbangun 316 titik yang seperti dilakukan oleh Polda Metro Jaya. Dan langkah ini diharapkan terus berjalan dan secara menyeluruh diharapkan upaya-upaya ini dapat memutus mata rantai penyebaran COVID-19,” ucap Istiono dalam keterangannya, Rabu (30/6).

Menurutnya, skema pembatasan dan pengendalian mobilitas yang dilakukan jajaran Polda Metro Jaya terbukti efektif berdasarkan hasil evalusi. Sebab, sejak skema itu diterapkan tidak lagi ada kerumunan di objek vital.

“Saya pikir ini sebuah langkah Polda Metro, Dirlantas untuk melakukan langkah- langkah meminimalkan kegiatan masyarakat terutama titik-titik kerumunan yang vital, yang bisa menyebabkan penularan COVID-19 tidak terkendali. Ini berjalan efektif,” ungkap Istiono.

Lebih jauh, Istiono menjabarkan 316 titik yang bakal menerapkan pembatasan dan pengendalian mobilitas. Skema ini diterapkan mulai dari Polda Kepulauan Riau (Kepri) hingga Polda Maluku Utara (Malut).

Berikut lokasi pembatasan dan pengendalian mobilitas warga selama PPKM;

1. Polda Kepri: 14 titik

2. Polda Kep. Babel: 28 titik

3. Polda Lampung: 35 titik

4. Polda Metro Jaya: 35 titik

5. Polda Jateng: 80 titik

6. Polda Kalsel: 13 titik

7. Polda NTB: 32 titik

8. Polda Malut: 42 titik

9. Polda Jatim: 3 titik

10. Polda DIY: 5 titik

11. Polda Banten: 24 titik

12. Polda Bali: 5 titik [ded]

Redaksi Jurnalismeinvestigatif

Redaksi Jurnalismeinvestigatif

Berita Terkait

Renjani Nyrah: Menghidupkan Spirit Kartini Lewat Teknologi AI dan Seni Modern

Renjani Nyrah: Menghidupkan Spirit Kartini Lewat Teknologi AI dan Seni Modern

by Salma Hn
2026/04/21
0

JAKARTA — Renjani Nyrah, AI influencer pertama Indonesia, mengajak publik untuk mengenang sekaligus merayakan semangat perempuan dalam episode podcast spesial...

On the Map: Saat Sulaman Minangkabau Menjadi Sinyal Elektronik di Galeri Nasional

On the Map: Saat Sulaman Minangkabau Menjadi Sinyal Elektronik di Galeri Nasional

by Salma Hn
2026/04/21
0

JAKARTA — Tepat 147 tahun setelah Raden Ajeng Kartini lahir, sebuah pertanyaan mendasar menggantung di udara Galeri Nasional Indonesia: apakah...

Debut Girl Group AI ESTHERA: Album ‘LUMINA’ Padukan Trap EDM dengan Mantra Nusantara

Debut Girl Group AI ESTHERA: Album ‘LUMINA’ Padukan Trap EDM dengan Mantra Nusantara

by Salma Hn
2026/04/21
0

JAKARTA — Inovasi kecerdasan buatan (AI) di industri musik Indonesia memasuki babak baru. Tepat pada 21 April 2026, ESTHERA, Girl...

Febby Rastanty hingga dr. Tirta Puji Trek Menantang dan Sterilisasi Rute Kemala Run 2026

Febby Rastanty hingga dr. Tirta Puji Trek Menantang dan Sterilisasi Rute Kemala Run 2026

by Salma Hn
2026/04/20
0

GIANYAR — Pulau Dewata kembali membuktikan diri sebagai pusat sport tourism dunia melalui gelaran Kemala Run 2026. Berpusat di Bali...

Next Post
TNI-Polri Tambah Lagi Ratusan Nakes untuk Akselerasi Vaksinasi

TNI-Polri Tambah Lagi Ratusan Nakes untuk Akselerasi Vaksinasi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kategori

  • Bisnis
  • Gagasan Ahli
  • Gercep Polri
  • Isu Polri
  • Jaga Negeri
  • Kamtibmas
  • Nasional
  • Pendapat Ahli
  • Pendidikan
  • Sains Teknologi
  • Sorotan
  • Sosial Politik
  • Trending no.1 Media Sosial

Berita Terbaru

Renjani Nyrah: Menghidupkan Spirit Kartini Lewat Teknologi AI dan Seni Modern

Renjani Nyrah: Menghidupkan Spirit Kartini Lewat Teknologi AI dan Seni Modern

21 April 2026
On the Map: Saat Sulaman Minangkabau Menjadi Sinyal Elektronik di Galeri Nasional

On the Map: Saat Sulaman Minangkabau Menjadi Sinyal Elektronik di Galeri Nasional

21 April 2026
Debut Girl Group AI ESTHERA: Album ‘LUMINA’ Padukan Trap EDM dengan Mantra Nusantara

Debut Girl Group AI ESTHERA: Album ‘LUMINA’ Padukan Trap EDM dengan Mantra Nusantara

21 April 2026
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Kebijakan Privasi
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

© Copyright Jurnalisme Investigatif Team All Rights Reserved -

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Sorotan
  • Pendapat Ahli
  • Sosial Politik
  • Bisnis
  • Pendidikan
  • Sains dan Teknologi

© Copyright Jurnalisme Investigatif Team All Rights Reserved -