Jurnalisme Investigatif
  • Beranda
  • Nasional
  • Sorotan
  • Pendapat Ahli
  • Sosial Politik
  • Bisnis
  • Pendidikan
  • Sains dan Teknologi
No Result
View All Result
Login
Jurnalisme Investigatif
  • Beranda
  • Nasional
  • Sorotan
  • Pendapat Ahli
  • Sosial Politik
  • Bisnis
  • Pendidikan
  • Sains dan Teknologi
No Result
View All Result
Jurnalisme Investigatif
No Result
View All Result
Home Nasional Gercep Polri

TNI Sebut Taktik Gerilya KKB Papua Mirip Kelompok MIT Poso

10 Maret 2021
in Gercep Polri
0
TNI Sebut Taktik Gerilya KKB Papua Mirip Kelompok MIT Poso
Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsappScan QR Code

Kamu mungkin suka

Beyond Trust Presisi: Irjen Agus Suryonugroho Ubah Paradigma Polantas dari Tilang ke Pelayanan

Beyond Trust Presisi: Irjen Agus Suryonugroho Ubah Paradigma Polantas dari Tilang ke Pelayanan

5 hari ago
Perang Iran-AS Bikin Rupiah Rp17.000? Agatha Noor Kupas Tuntas Dampaknya

Perang Iran-AS Bikin Rupiah Rp17.000? Agatha Noor Kupas Tuntas Dampaknya

5 hari ago

Timika – Prajurit TNI menemukan gua yang diduga kuat digunakan kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Papua sebagai tempat persembunyian dan rumah pohon diduga sebagai pos tinjau. TNI menyebut taktik gerilya KKB Papua ini mirip dengan kelompok Mujahidin Indonesia Timur (MIT) di Poso, Sulawesi Tengah (Sulteng).

Tempat-tempat persembunyian tersebut ditemukan oleh Tim Patroli Yonif Raider 715/Mtl di Distrik Sugapa, Timika, Papua, Selasa (9/3/2021). Kapen Kogabwilhan III Kolonel Czi IGN Suriastawa mengatakan penemuan ini bukan kali pertama dan menurutnya menegaskan bahwa KKB Papua menggunakan taktik gerilya dalam aksinya.

“Selain tergolong kriminal, aksi front bersenjata OPM ini sudah tergolong aksi terorisme dengan taktik gerilya,” kata Suriastawa dalam keterangan tertulis yang diterima.

Suriastawa menjelaskan taktik gerilya KKB di kampung, hutan dan gunung Papua memiliki kemiripan dengan aksi kelompok teroris MIT di Poso. Mereka bersembunyi di gua dan menempatkan pos tinjau di atas pohon-pohon untuk mengamankan dirinya dari kejaran TNI-Polri.

“Apabila merasa kuat, mereka akan menyerang pos TNI-Polri yang dianggap lengah, lari ke kampung untuk menjadikan warga sebagai tameng hidup dan mendapatkan logistik dari warga masyarakat” jelasnya.

Warga kampung yang mengungsi, kata Suriastawa, karena takut akan aksi KKB Papua ini yang kemudian diputarbalikkan faktanya oleh sejumlah pihak, termasuk diviralkan di medsos.

“Front politik dan klandestin lah yang membuat berita di media bahwa warga masyarakat mengungsi karena intimidasi TNI-Polri” tambahnya.

Selain dimuat di media online tertentu, kata Suriastawa, pihak tertentu kerap memanfaatkan akun-akun yang memiliki banyak pengikut agar viral di berbagai platform medsos. Tak jarang, berita bohong ini dilengkapi dengan foto-foto lama atau dari kejadian lain.

“Begitulah kerjasama antar front OPM, yaitu front bersenjata, front klandestin dan front politik baik dalam maupun luar negeri,” ujarnya.

Suriastawa menegaskan bahwa berbagai profesi ada di front klandestin ini. “Bisa apa saja, namanya juga klandestin, profesinya lain tapi mendukung OPM, main dua kaki,” pungkas Suriastawa.

(rfs/rfs)

Tags: Terpopuler
Redaksi Jurnalismeinvestigatif

Redaksi Jurnalismeinvestigatif

Berita Terkait

Beyond Trust Presisi: Irjen Agus Suryonugroho Ubah Paradigma Polantas dari Tilang ke Pelayanan

Beyond Trust Presisi: Irjen Agus Suryonugroho Ubah Paradigma Polantas dari Tilang ke Pelayanan

by Salma Hn
2026/04/30
0

BOGOR — Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri, Irjen Pol. Drs. Agus Suryonugroho, S.H., M.Hum., menegaskan pentingnya perubahan wajah Polisi...

Perang Iran-AS Bikin Rupiah Rp17.000? Agatha Noor Kupas Tuntas Dampaknya

Perang Iran-AS Bikin Rupiah Rp17.000? Agatha Noor Kupas Tuntas Dampaknya

by Salma Hn
2026/04/30
0

JAKARTA — Program podcast Agatha Bicara kembali hadir dengan ulasan mendalam mengenai dinamika global yang memengaruhi kehidupan sehari-hari masyarakat Indonesia....

Kakorlantas Polri: Bukan Hanya Menjaga Jalan, Kami Menjaga Kehidupan Masyarakat

Kakorlantas Polri: Bukan Hanya Menjaga Jalan, Kami Menjaga Kehidupan Masyarakat

by Salma Hn
2026/04/30
0

JAKARTA — Selama bertahun-tahun, polisi lalu lintas (Polantas) selalu diidentikkan dengan sosok yang hadir sekadar untuk menjaga kelancaran perjalanan dan...

Kakorlantas Polri: Keselamatan Jalan Adalah Tanggung Jawab Bersama Seluruh Elemen Bangsa

Kakorlantas Polri: Keselamatan Jalan Adalah Tanggung Jawab Bersama Seluruh Elemen Bangsa

by Salma Hn
2026/04/30
0

JAKARTA — Dalam mewujudkan ekosistem lalu lintas yang aman dan tertib, masyarakat kerap diposisikan hanya sebagai objek yang sekadar mematuhi...

Next Post
Banjir Bandang Kembali Terjang 3 Desa di Dompu NTB

Banjir Bandang Kembali Terjang 3 Desa di Dompu NTB

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kategori

  • Bisnis
  • Gagasan Ahli
  • Gercep Polri
  • Isu Polri
  • Jaga Negeri
  • Kamtibmas
  • Nasional
  • Pendapat Ahli
  • Pendidikan
  • Sains Teknologi
  • Sorotan
  • Sosial Politik
  • Trending no.1 Media Sosial

Berita Terbaru

Beyond Trust Presisi: Irjen Agus Suryonugroho Ubah Paradigma Polantas dari Tilang ke Pelayanan

Beyond Trust Presisi: Irjen Agus Suryonugroho Ubah Paradigma Polantas dari Tilang ke Pelayanan

30 April 2026
Perang Iran-AS Bikin Rupiah Rp17.000? Agatha Noor Kupas Tuntas Dampaknya

Perang Iran-AS Bikin Rupiah Rp17.000? Agatha Noor Kupas Tuntas Dampaknya

30 April 2026
Kakorlantas Polri: Bukan Hanya Menjaga Jalan, Kami Menjaga Kehidupan Masyarakat

Kakorlantas Polri: Bukan Hanya Menjaga Jalan, Kami Menjaga Kehidupan Masyarakat

30 April 2026
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Kebijakan Privasi
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

© Copyright Jurnalisme Investigatif Team All Rights Reserved -

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Sorotan
  • Pendapat Ahli
  • Sosial Politik
  • Bisnis
  • Pendidikan
  • Sains dan Teknologi

© Copyright Jurnalisme Investigatif Team All Rights Reserved -