Jurnalisme Investigatif
  • Beranda
  • Nasional
  • Sorotan
  • Pendapat Ahli
  • Sosial Politik
  • Bisnis
  • Pendidikan
  • Sains dan Teknologi
No Result
View All Result
Login
Jurnalisme Investigatif
  • Beranda
  • Nasional
  • Sorotan
  • Pendapat Ahli
  • Sosial Politik
  • Bisnis
  • Pendidikan
  • Sains dan Teknologi
No Result
View All Result
Jurnalisme Investigatif
No Result
View All Result
Home Nasional Gercep Polri

Pengakuan Bandar Narkoba yang Beri Setoran 3 Oknum Polisi di Surabaya

10 Maret 2021
in Gercep Polri
0
Pengakuan Bandar Narkoba yang Beri Setoran 3 Oknum Polisi di Surabaya
Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsappScan QR Code

Kamu mungkin suka

Era Baru Polantas Modern: Keputusan Real-Time di Mudik 2026 Tanpa Spekulasi

Era Baru Polantas Modern: Keputusan Real-Time di Mudik 2026 Tanpa Spekulasi

8 jam ago
Bukan Kebetulan, Strategi Data Presisi Polri Sukses Tekan Angka Kematian Mudik 2026

Bukan Kebetulan, Strategi Data Presisi Polri Sukses Tekan Angka Kematian Mudik 2026

8 jam ago

Surabaya – Tiga oknum polisi diamankan Paminal Mabes Polri karena terima setoran bandar narkoba. Ini pengakuan bandar narkoba yang menyetor sejumlah uang kepada oknum polisi tersebut?

Bandar narkoba itu adalah Ali Usman (30), warga Jalan Sidotopo Jaya, Surabaya. Ali biasa memasuk narkoba di kawasan gang wayang di Semampir seperti Jalan Bolodewo dan Jalan Kunti.

Ali memberikan uang ke oknum polisi untuk melanggengkan bisnis narkobanya. Ia selalu memberikan sejumlah uang kepada oknum polisi dengan istilah ‘japrem‘ sebesar Rp 500 ribu-Rp 1 juta setiap amplop.

“iya, (memberi amplop) japrem (jatah preman). Rp 1 juta, Rp 500 ribu,” kata Ali di hadapan media saat rilis di Polrestabes Surabaya, Selasa (9/3/2021).

Ali mengaku memberikan setoran amplop berisi uang kepada oknum polisi untuk jatah per bulan. Jatah tersebut biasa ia berikan di dekat sekolah di kawasan Ampel. Dan japrem itu sudah berjalan selama enam bulan.

“Di sekolah di Ampel, sudah enam bulan. (Untuk) empat orang, biar aman. Iya (polisi sekitar situ),” ungkap Ali.

Kepada oknum polisi tersebut, Ali secara terus terang mengaku bahwa ia adalah bandar dan pengedar narkoba. Konsekuensinya adalah ia secara rutin per bulan harus menyetor sejumlah uang kepada para oknum tersebut.

“Saya sendiri yang bilang (kalau saya pengedar),” lanjut Ali.

Selain menjadi bandar dan pengedar narkoba, Ali bekerja sebagai pedagang baju untuk kamuflase penghasilannya.

Ali ternyata mempunyai pistol saat rumahnya digeledah. Alu mengaku pistol tersebut dibelinya secara online seharga Rp 15 juta. Pistol tersebut dimiliki sejak 1 tahun lalu.

“Dibuat pajangan saja, sudah 2 tahun, dibeli secara online di Surabaya,” kata Ali.

Meski baru 6 bulan menjadi bandar dan pengedar narkoba, Ali sudah bisa membeli dua mobil dan motor vespa baru. Semuanya dibeli secara cash.

(iwd/iwd)

Tags: Terpopuler
Redaksi Jurnalismeinvestigatif

Redaksi Jurnalismeinvestigatif

Berita Terkait

Era Baru Polantas Modern: Keputusan Real-Time di Mudik 2026 Tanpa Spekulasi

Era Baru Polantas Modern: Keputusan Real-Time di Mudik 2026 Tanpa Spekulasi

by Salma Hn
2026/04/07
0

Jakarta — Pengelolaan arus mudik dan balik Lebaran 2026 menandai era baru dalam sejarah transportasi nasional. Korps Lalu Lintas (Korlantas)...

Bukan Kebetulan, Strategi Data Presisi Polri Sukses Tekan Angka Kematian Mudik 2026

Bukan Kebetulan, Strategi Data Presisi Polri Sukses Tekan Angka Kematian Mudik 2026

by Salma Hn
2026/04/07
0

Jakarta — Di balik kelancaran arus balik yang baru saja usai, tersimpan sebuah capaian kemanusiaan yang luar biasa. Korps Lalu...

Kepuasan Publik 94,3%, Lemkapi Anugerahkan Presisi Award 2026 kepada Kakorlantas Polri

Kepuasan Publik 94,3%, Lemkapi Anugerahkan Presisi Award 2026 kepada Kakorlantas Polri

by Salma Hn
2026/04/07
0

Jakarta — Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri, Irjen Pol. Agus Suryonugroho, resmi menerima penghargaan bergengsi Presisi Award 2026 dari...

Kakorlantas Polri Agus Suryonugroho

Kelola 3,5 Juta Kendaraan, Korlantas Polri Kedepankan Operasi Kemanusiaan di Lebaran 2026

by Salma Hn
2026/04/07
0

Jakarta — Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri terus mengoptimalkan pelaksanaan Operasi Ketupat 2026 dengan strategi ganda: pemanfaatan teknologi mutakhir dan...

Next Post
Gus Ipul Target Juli Mendatang Kota Pasuruan Zona Hijau COVID-19

Gus Ipul Target Juli Mendatang Kota Pasuruan Zona Hijau COVID-19

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kategori

  • Bisnis
  • Gagasan Ahli
  • Gercep Polri
  • Isu Polri
  • Jaga Negeri
  • Kamtibmas
  • Nasional
  • Pendapat Ahli
  • Pendidikan
  • Sains Teknologi
  • Sorotan
  • Sosial Politik
  • Trending no.1 Media Sosial

Berita Terbaru

Era Baru Polantas Modern: Keputusan Real-Time di Mudik 2026 Tanpa Spekulasi

Era Baru Polantas Modern: Keputusan Real-Time di Mudik 2026 Tanpa Spekulasi

7 April 2026
Bukan Kebetulan, Strategi Data Presisi Polri Sukses Tekan Angka Kematian Mudik 2026

Bukan Kebetulan, Strategi Data Presisi Polri Sukses Tekan Angka Kematian Mudik 2026

7 April 2026
Kepuasan Publik 94,3%, Lemkapi Anugerahkan Presisi Award 2026 kepada Kakorlantas Polri

Kepuasan Publik 94,3%, Lemkapi Anugerahkan Presisi Award 2026 kepada Kakorlantas Polri

7 April 2026
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Kebijakan Privasi
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

© Copyright Jurnalisme Investigatif Team All Rights Reserved -

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Sorotan
  • Pendapat Ahli
  • Sosial Politik
  • Bisnis
  • Pendidikan
  • Sains dan Teknologi

© Copyright Jurnalisme Investigatif Team All Rights Reserved -