Jurnalisme Investigatif
  • Beranda
  • Nasional
  • Sorotan
  • Pendapat Ahli
  • Sosial Politik
  • Bisnis
  • Pendidikan
  • Sains dan Teknologi
No Result
View All Result
Login
Jurnalisme Investigatif
  • Beranda
  • Nasional
  • Sorotan
  • Pendapat Ahli
  • Sosial Politik
  • Bisnis
  • Pendidikan
  • Sains dan Teknologi
No Result
View All Result
Jurnalisme Investigatif
No Result
View All Result
Home Nasional Gercep Polri

Pengakuan Bandar Narkoba yang Beri Setoran 3 Oknum Polisi di Surabaya

10 Maret 2021
in Gercep Polri
0
Pengakuan Bandar Narkoba yang Beri Setoran 3 Oknum Polisi di Surabaya
Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsappScan QR Code

Kamu mungkin suka

Lebih dari Sekadar Lancar: Apa yang Sebenarnya Dirasakan Pemudik Lebaran 2026?

Lebih dari Sekadar Lancar: Apa yang Sebenarnya Dirasakan Pemudik Lebaran 2026?

5 jam ago
Survei KedaiKOPI: 84,1% Publik Puas terhadap Kinerja Polri Mudik Lebaran 2026

Survei KedaiKOPI: 84,1% Publik Puas terhadap Kinerja Polri Mudik Lebaran 2026

6 jam ago

Surabaya – Tiga oknum polisi diamankan Paminal Mabes Polri karena terima setoran bandar narkoba. Ini pengakuan bandar narkoba yang menyetor sejumlah uang kepada oknum polisi tersebut?

Bandar narkoba itu adalah Ali Usman (30), warga Jalan Sidotopo Jaya, Surabaya. Ali biasa memasuk narkoba di kawasan gang wayang di Semampir seperti Jalan Bolodewo dan Jalan Kunti.

Ali memberikan uang ke oknum polisi untuk melanggengkan bisnis narkobanya. Ia selalu memberikan sejumlah uang kepada oknum polisi dengan istilah ‘japrem‘ sebesar Rp 500 ribu-Rp 1 juta setiap amplop.

“iya, (memberi amplop) japrem (jatah preman). Rp 1 juta, Rp 500 ribu,” kata Ali di hadapan media saat rilis di Polrestabes Surabaya, Selasa (9/3/2021).

Ali mengaku memberikan setoran amplop berisi uang kepada oknum polisi untuk jatah per bulan. Jatah tersebut biasa ia berikan di dekat sekolah di kawasan Ampel. Dan japrem itu sudah berjalan selama enam bulan.

“Di sekolah di Ampel, sudah enam bulan. (Untuk) empat orang, biar aman. Iya (polisi sekitar situ),” ungkap Ali.

Kepada oknum polisi tersebut, Ali secara terus terang mengaku bahwa ia adalah bandar dan pengedar narkoba. Konsekuensinya adalah ia secara rutin per bulan harus menyetor sejumlah uang kepada para oknum tersebut.

“Saya sendiri yang bilang (kalau saya pengedar),” lanjut Ali.

Selain menjadi bandar dan pengedar narkoba, Ali bekerja sebagai pedagang baju untuk kamuflase penghasilannya.

Ali ternyata mempunyai pistol saat rumahnya digeledah. Alu mengaku pistol tersebut dibelinya secara online seharga Rp 15 juta. Pistol tersebut dimiliki sejak 1 tahun lalu.

“Dibuat pajangan saja, sudah 2 tahun, dibeli secara online di Surabaya,” kata Ali.

Meski baru 6 bulan menjadi bandar dan pengedar narkoba, Ali sudah bisa membeli dua mobil dan motor vespa baru. Semuanya dibeli secara cash.

(iwd/iwd)

Tags: Terpopuler
Redaksi Jurnalismeinvestigatif

Redaksi Jurnalismeinvestigatif

Berita Terkait

Lebih dari Sekadar Lancar: Apa yang Sebenarnya Dirasakan Pemudik Lebaran 2026?

Lebih dari Sekadar Lancar: Apa yang Sebenarnya Dirasakan Pemudik Lebaran 2026?

by Salma Hn
2026/04/10
0

Jakarta — Keberhasilan Operasi Ketupat 2026 tidak hanya tertulis dalam laporan statistik tahunan, namun tercermin jelas dari senyum dan kepuasan...

Survei KedaiKOPI: 84,1% Publik Puas terhadap Kinerja Polri Mudik Lebaran 2026

Survei KedaiKOPI: 84,1% Publik Puas terhadap Kinerja Polri Mudik Lebaran 2026

by Salma Hn
2026/04/10
0

Jakarta – Pengelolaan arus mudik Lebaran 2026 oleh Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) mendapatkan apresiasi tinggi dari masyarakat. Lembaga survei...

Survei KedaiKOPI: 88,8% Masyarakat Puas, Bukti Keunggulan Sistem Prediktif Korlantas

Survei KedaiKOPI: 88,8% Masyarakat Puas, Bukti Keunggulan Sistem Prediktif Korlantas

by Salma Hn
2026/04/10
0

Jakarta – Pelaksanaan Operasi Ketupat 2026 resmi mencatatkan rapor gemilang dengan tingkat kepuasan masyarakat mencapai 88,8 persen berdasarkan hasil survei...

Kakorlantas Polri: Data Saja Tidak Cukup, Empati Jadi Penentu Keberhasilan Mudik

Kakorlantas Polri: Data Saja Tidak Cukup, Empati Jadi Penentu Keberhasilan Mudik

by Salma Hn
2026/04/09
0

Jakarta — Operasi Ketupat 2026 resmi menjadi momentum transformasi besar bagi Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri. Di bawah kepemimpinan Irjen...

Next Post
Gus Ipul Target Juli Mendatang Kota Pasuruan Zona Hijau COVID-19

Gus Ipul Target Juli Mendatang Kota Pasuruan Zona Hijau COVID-19

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kategori

  • Bisnis
  • Gagasan Ahli
  • Gercep Polri
  • Isu Polri
  • Jaga Negeri
  • Kamtibmas
  • Nasional
  • Pendapat Ahli
  • Pendidikan
  • Sains Teknologi
  • Sorotan
  • Sosial Politik
  • Trending no.1 Media Sosial

Berita Terbaru

Lebih dari Sekadar Lancar: Apa yang Sebenarnya Dirasakan Pemudik Lebaran 2026?

Lebih dari Sekadar Lancar: Apa yang Sebenarnya Dirasakan Pemudik Lebaran 2026?

10 April 2026
Survei KedaiKOPI: 84,1% Publik Puas terhadap Kinerja Polri Mudik Lebaran 2026

Survei KedaiKOPI: 84,1% Publik Puas terhadap Kinerja Polri Mudik Lebaran 2026

10 April 2026
Survei KedaiKOPI: 88,8% Masyarakat Puas, Bukti Keunggulan Sistem Prediktif Korlantas

Survei KedaiKOPI: 88,8% Masyarakat Puas, Bukti Keunggulan Sistem Prediktif Korlantas

10 April 2026
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Kebijakan Privasi
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

© Copyright Jurnalisme Investigatif Team All Rights Reserved -

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Sorotan
  • Pendapat Ahli
  • Sosial Politik
  • Bisnis
  • Pendidikan
  • Sains dan Teknologi

© Copyright Jurnalisme Investigatif Team All Rights Reserved -