Jurnalisme Investigatif
  • Beranda
  • Nasional
  • Sorotan
  • Pendapat Ahli
  • Sosial Politik
  • Bisnis
  • Pendidikan
  • Sains dan Teknologi
No Result
View All Result
Login
Jurnalisme Investigatif
  • Beranda
  • Nasional
  • Sorotan
  • Pendapat Ahli
  • Sosial Politik
  • Bisnis
  • Pendidikan
  • Sains dan Teknologi
No Result
View All Result
Jurnalisme Investigatif
No Result
View All Result
Home Nasional Gercep Polri

Wujudkan Zero ODOL 2027, Korlantas Polri Tinggalkan Razia Truk Konvensional

19 Mei 2026
in Gercep Polri, Nasional
0
Wujudkan Zero ODOL 2027, Korlantas Polri Tinggalkan Razia Truk Konvensional
Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsappScan QR Code

JAKARTA — Selama bertahun-tahun, penegakan hukum lalu lintas di Indonesia identik dengan razia manual di pinggir jalan. Petugas menghentikan kendaraan, memeriksa dokumen, lalu menentukan ada atau tidaknya pelanggaran secara konvensional.

Di satu sisi, pola itu menjadi bagian dari wajah klasik pengawasan jalan raya. Namun di sisi lain, sistem manual sering menghadapi tantangan besar, mulai dari keterbatasan personel, potensi subjektivitas, hingga ruang munculnya ketidakpercayaan publik.

Kamu mungkin suka

Mengapa Penguatan Alat Bukti Jadi Kunci Tim URC Polda Metro Jaya Bongkar Curanmor Bekasi? #ReserseBekerja

Mengapa Penguatan Alat Bukti Jadi Kunci Tim URC Polda Metro Jaya Bongkar Curanmor Bekasi? #ReserseBekerja

19 jam ago
Mengapa Modus Ganjal ATM Incar Warga dan Bagaimana Tim URC Polres Subang Membongkarnya? #ReserseBekerja

Mengapa Modus Ganjal ATM Incar Warga dan Bagaimana Tim URC Polres Subang Membongkarnya? #ReserseBekerja

20 jam ago

Kakorlantas Polri Irjen Pol. Drs. Agus Suryonugroho, S.H., M.Hum. memahami bahwa tantangan transportasi modern tidak lagi bisa dihadapi dengan pendekatan lama semata. Volume kendaraan yang terus meningkat serta kompleksitas pelanggaran over dimension dan overload (ODOL) menuntut perubahan sistem yang lebih modern.

“Penegakan hukum modern harus presisi, transparan, dan berbasis teknologi,” ujar Irjen Agus saat menjelaskan arah transformasi Polantas menuju era digital.

ETLE dan Weight in Motion Jadi Tulang Punggung

Transformasi digital dalam penegakan hukum lalu lintas kini mulai terlihat nyata di lapangan. Sistem ETLE (Electronic Traffic Law Enforcement) yang sebelumnya lebih dikenal untuk menindak kendaraan pribadi, kini mulai diarahkan untuk mendukung pengawasan kendaraan angkutan barang.

Korlantas Polri juga mulai menyiapkan integrasi teknologi Weight in Motion (WIM), yaitu sistem penimbangan kendaraan otomatis. Teknologi pintar ini dapat mendeteksi muatan berlebih secara akurat tanpa harus menghentikan laju kendaraan secara manual di jembatan timbang.

Penindakan digital terhadap kendaraan ODOL ini akan mulai diterapkan secara masif ketika kesiapan sistem dan infrastrukturnya telah matang di jalur-jalur logistik utama. Strategi penantangan target Zero ODOL 2027 ini dirancang agar mampu mengurangi ketergantungan terhadap pengawasan manual yang memiliki banyak keterbatasan.

Pengawasan 24 Jam yang Lebih Objektif

Salah satu tantangan terbesar dalam pengawasan konvensional adalah keterbatasan ruang dan waktu. Pengawasan manual hanya bisa dilakukan di titik tertentu, sementara kendaraan ODOL dapat bergerak kapan saja dan kerap memanfaatkan jalur-jalur tikus terobosan.

Digitalisasi menjadi jawaban mutlak atas kebutuhan pengawasan yang lebih luas. Sistem berbasis kamera, sensor, dan analisis data otomatis memungkinkan pemantauan dilakukan selama 24 jam penuh tanpa bergantung pada kehadiran fisik petugas.

Teknologi ini bekerja secara objektif berdasarkan data dan parameter ukuran yang jelas, bukan berdasarkan persepsi individu di lapangan. Sebagai contoh penguatan, jajaran polda daerah seperti Polda Banten kini mulai memperketat aturan dimensi dan muatan pada kendaraan angkutan tambang.

Ketika pengawasan berjalan konsisten dan berbasis sistem di seluruh daerah, masyarakat akan melihat bahwa aturan berlaku adil bagi semua pihak. Konsistensi inilah yang diyakini mampu mengembalikan dan memperkuat kepercayaan publik terhadap reformasi pelayanan Polantas.

Meningkatkan Transparansi dan Akurasi Data

Dengan sistem digital, proses penindakan menjadi jauh lebih transparan karena setiap pelanggaran langsung tercatat melalui kamera dan data kendaraan tersimpan secara otomatis. Sistem pemadanan data ini meminimalkan interaksi fisik di jalan yang berpotensi menimbulkan celah penyimpangan administratif.

Selain itu, teknologi mampu mengidentifikasi detail pelanggaran yang sulit dikenali oleh mata telanjang secara real-time. Modernisasi ini sekaligus mendorong perubahan budaya kerja di tubuh Polantas menuju konsep smart traffic policing.

Polisi lalu lintas masa kini tidak lagi hanya dituntut mampu mengatur arus kendaraan secara manual, melainkan juga harus cakap dalam memahami sistem digital dan pengelolaan data makro. Kendati demikian, aspek pelayanan humanis tetap menjadi roh utama dari transisi ini.

Pada akhirnya, tujuan terbesar dari migrasi sistem ini bukan sekadar membuat alat pengawasan di jalan menjadi lebih canggih. Langkah besar ini adalah komitmen negara untuk memastikan masyarakat merasa lebih aman, infrastruktur terlindungi, dan hukum benar-benar ditegakkan secara adil.

Tags: Digitalisasi PolriETLE PresisiKakorlantas PolriWeight In MotionZero ODOL 2027
Salma Hn

Salma Hn

Berita Terkait

Mengapa Penguatan Alat Bukti Jadi Kunci Tim URC Polda Metro Jaya Bongkar Curanmor Bekasi? #ReserseBekerja

Mengapa Penguatan Alat Bukti Jadi Kunci Tim URC Polda Metro Jaya Bongkar Curanmor Bekasi? #ReserseBekerja

by Salma Hn
2026/10/02
0

JAKARTA — Tim Opsnal Subdit Jatanras Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya berhasil mengungkap sindikat pencurian sepeda motor...

Mengapa Modus Ganjal ATM Incar Warga dan Bagaimana Tim URC Polres Subang Membongkarnya? #ReserseBekerja

Mengapa Modus Ganjal ATM Incar Warga dan Bagaimana Tim URC Polres Subang Membongkarnya? #ReserseBekerja

by Salma Hn
2026/10/02
0

SUBANG — Pengungkapan tindak pidana pencurian spesialis ganjal mesin ATM yang meresahkan masyarakat membutuhkan ketelitian analisis modus dan kecepatan penindakan...

Modus Vape Cair Rp5 Juta: Ditresnarkoba Polda Jatim Bongkar Pasokan Etomidate Jakarta-Surabaya #ReserseBekerja

Modus Vape Cair Rp5 Juta: Ditresnarkoba Polda Jatim Bongkar Pasokan Etomidate Jakarta-Surabaya #ReserseBekerja

by Salma Hn
2026/10/01
0

SURABAYA — Kejahatan narkotika yang bergerak dalam jaringan kompleks menuntut penyidik untuk tidak sekadar berfokus pada penangkapan perantara di lapangan....

Melawan dan Rusak Mobil Petugas, Pelaku Curanmor Bitung Dilumpuhkan Tim URC Polda Sulut #ReserseBekerja

Melawan dan Rusak Mobil Petugas, Pelaku Curanmor Bitung Dilumpuhkan Tim URC Polda Sulut #ReserseBekerja

by Salma Hn
2026/10/01
0

BITUNG — Tim Unit Reaksi Cepat (URC) Polda Sulawesi Utara berhasil menangkap AJR (16), remaja buronan dalam kasus pencurian kendaraan...

Next Post
Wujudkan Target Zero Accident, Korlantas Polri Genjot Profesionalitas Driver Taksi

Wujudkan Target Zero Accident, Korlantas Polri Genjot Profesionalitas Driver Taksi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kategori

  • Bisnis
  • Gagasan Ahli
  • Gercep Polri
  • Isu Polri
  • Jaga Negeri
  • Kamtibmas
  • Nasional
  • Pendapat Ahli
  • Pendidikan
  • Sains Teknologi
  • Sorotan
  • Sosial Politik
  • Trending no.1 Media Sosial

Berita Terbaru

Mengapa Penguatan Alat Bukti Jadi Kunci Tim URC Polda Metro Jaya Bongkar Curanmor Bekasi? #ReserseBekerja

Mengapa Penguatan Alat Bukti Jadi Kunci Tim URC Polda Metro Jaya Bongkar Curanmor Bekasi? #ReserseBekerja

2 Oktober 2026
Mengapa Modus Ganjal ATM Incar Warga dan Bagaimana Tim URC Polres Subang Membongkarnya? #ReserseBekerja

Mengapa Modus Ganjal ATM Incar Warga dan Bagaimana Tim URC Polres Subang Membongkarnya? #ReserseBekerja

2 Oktober 2026
Modus Vape Cair Rp5 Juta: Ditresnarkoba Polda Jatim Bongkar Pasokan Etomidate Jakarta-Surabaya #ReserseBekerja

Modus Vape Cair Rp5 Juta: Ditresnarkoba Polda Jatim Bongkar Pasokan Etomidate Jakarta-Surabaya #ReserseBekerja

1 Oktober 2026
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Kebijakan Privasi
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

© Copyright Jurnalisme Investigatif Team All Rights Reserved -

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Sorotan
  • Pendapat Ahli
  • Sosial Politik
  • Bisnis
  • Pendidikan
  • Sains dan Teknologi

© Copyright Jurnalisme Investigatif Team All Rights Reserved -