Jurnalisme Investigatif
  • Beranda
  • Nasional
  • Sorotan
  • Pendapat Ahli
  • Sosial Politik
  • Bisnis
  • Pendidikan
  • Sains dan Teknologi
No Result
View All Result
Login
Jurnalisme Investigatif
  • Beranda
  • Nasional
  • Sorotan
  • Pendapat Ahli
  • Sosial Politik
  • Bisnis
  • Pendidikan
  • Sains dan Teknologi
No Result
View All Result
Jurnalisme Investigatif
No Result
View All Result
Home Nasional Gercep Polri

Lebih dari Sekadar Sanksi, Polantas Kini Fokus Jadi Edukator Sosial Masyarakat

12 Mei 2026
in Gercep Polri, Nasional
0
Lebih dari Sekadar Sanksi, Polantas Kini Fokus Jadi Edukator Sosial Masyarakat
Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsappScan QR Code

JAKARTA — Selama puluhan tahun, wajah polisi lalu lintas (Polantas) identik dengan penegakan hukum melalui sanksi tilang. Hal ini membentuk pola pikir masyarakat bahwa mematuhi aturan adalah cara menghindari hukuman, bukan bentuk perlindungan diri. Namun, paradigma ini kini sedang dirombak secara fundamental.

Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri, Irjen Pol. Drs. Agus Suryonugroho, S.H., M.Hum., menegaskan bahwa arah kebijakan Polantas saat ini bergeser dari sekadar menciptakan ketakutan menjadi membangun kesadaran kolektif.

Kamu mungkin suka

Mengenal Silancar: Senjata Digital Cerdas Karya PT Qudo Buana Nawakara untuk Operasional Polri

Mengenal Silancar: Senjata Digital Cerdas Karya PT Qudo Buana Nawakara untuk Operasional Polri

3 jam ago
Delapan Dekade Pengabdian: Puncak Perayaan Hari Bhayangkara ke-80 di Cikeas Berlangsung Khidmat

Delapan Dekade Pengabdian: Puncak Perayaan Hari Bhayangkara ke-80 di Cikeas Berlangsung Khidmat

6 jam ago

“Tujuan kami bukan membuat masyarakat takut ditilang, tapi sadar untuk selamat,” ujar Irjen Agus dalam berbagai kesempatan transformasi pelayanan Polantas.

Penegakan Hukum Sebagai Bagian dari Edukasi

Meski mengedepankan kesadaran, Polantas tetap memandang penegakan hukum sebagai pilar penting. Tanpa pengawasan digital seperti ETLE (tilang elektronik) dan patroli rutin, jalan raya berisiko menjadi ruang tanpa aturan. Namun, sanksi kini ditempatkan sebagai bagian dari proses pendidikan sosial, bukan tujuan akhir.

Tujuan utama yang ingin dicapai adalah perubahan perilaku jangka panjang. Polantas menyadari bahwa sanksi hanya menghentikan pelanggaran sementara waktu, sementara kesadaran memiliki daya tahan yang jauh lebih kuat dan berkelanjutan.

Budaya Sadar: Kepatuhan Tanpa Harus Diawasi

Filosofi besar yang dibangun Korlantas Polri saat ini adalah menciptakan budaya tertib yang lahir secara alami. Seseorang yang sadar akan pentingnya keselamatan akan tetap mengenakan helm atau sabuk pengaman bukan karena takut ada petugas, melainkan karena memahami risiko bagi nyawanya.

Transformasi ini diimplementasikan melalui program “Polantas Menyapa”. Polisi kini lebih banyak hadir dalam ruang-ruang dialog, mulai dari komunitas motor, sekolah, hingga kampus. Polantas memosisikan diri sebagai fasilitator perubahan sosial yang komunikatif dan humanis.

Membangun Peradaban Jalan Lewat Nilai

Irjen Agus Suryonugroho memahami bahwa membangun budaya ini membutuhkan waktu. Namun, pendekatan yang menyasar pada empati dan penghormatan terhadap kehidupan manusia diyakini sebagai langkah paling tepat.

Ketika seseorang berhenti di lampu merah atau memberikan jalan bagi ambulans karena kesadaran sosial—bukan karena ancaman denda—di situlah peradaban jalan benar-benar tumbuh. Keselamatan kini dipandang sebagai nilai bersama yang dijaga oleh seluruh lapisan masyarakat demi kualitas hidup yang lebih baik di seluruh Indonesia.

Tags: Irjen Agus Suryonugroho KamseltibcarlantasKorlantasPolriKualitas HidupPolantas MenyapaTertib Lalu Lintas
Salma Hn

Salma Hn

Berita Terkait

Mengenal Silancar: Senjata Digital Cerdas Karya PT Qudo Buana Nawakara untuk Operasional Polri

Mengenal Silancar: Senjata Digital Cerdas Karya PT Qudo Buana Nawakara untuk Operasional Polri

by Salma Hn
2026/07/01
0

JAKARTA — Perayaan Hari Bhayangkara ke-80 tidak hanya menjadi ajang seremoni refleksi pengabdian, tetapi juga menjadi panggung pembuktian bagi transformasi...

Delapan Dekade Pengabdian: Puncak Perayaan Hari Bhayangkara ke-80 di Cikeas Berlangsung Khidmat

Delapan Dekade Pengabdian: Puncak Perayaan Hari Bhayangkara ke-80 di Cikeas Berlangsung Khidmat

by Salma Hn
2026/07/01
0

CIKEAS — Suasana khidmat menyelimuti kawasan Cikeas, Jawa Barat, pada Rabu, 1 Juli 2026. Ribuan masyarakat dari berbagai lapisan memadati...

Antara Kantuk dan Rest Area yang Penuh: Keluh Kesah Sopir Truk Saat Dihampiri PJR Cikampek Malam Hari

Antara Kantuk dan Rest Area yang Penuh: Keluh Kesah Sopir Truk Saat Dihampiri PJR Cikampek Malam Hari

by Salma Hn
2026/06/26
0

CIKAMPEK — Di bawah temaram lampu merkuri dan deru kencang kendaraan yang membelah malam, sebuah langkah tidak biasa diambil oleh...

Kakorlantas Polri Irjen Pol Agus Suryonugroho: Kami Tidak Bangga Menindak, Tapi Demi Keselamatan

Kakorlantas Polri Irjen Pol Agus Suryonugroho: Kami Tidak Bangga Menindak, Tapi Demi Keselamatan

by Salma Hn
2026/06/23
0

JAKARTA — Sebuah armada kendaraan angkutan barang mungkin memang masih terlihat dapat melaju dengan lancar ketika dipaksa membawa muatan yang...

Next Post
Irjen Pol. Agus Suryonugroho: Keselamatan Jalan Mulai dari Kesadaran Hari Ini

Irjen Pol. Agus Suryonugroho: Keselamatan Jalan Mulai dari Kesadaran Hari Ini

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kategori

  • Bisnis
  • Gagasan Ahli
  • Gercep Polri
  • Isu Polri
  • Jaga Negeri
  • Kamtibmas
  • Nasional
  • Pendapat Ahli
  • Pendidikan
  • Sains Teknologi
  • Sorotan
  • Sosial Politik
  • Trending no.1 Media Sosial

Berita Terbaru

Mengenal Silancar: Senjata Digital Cerdas Karya PT Qudo Buana Nawakara untuk Operasional Polri

Mengenal Silancar: Senjata Digital Cerdas Karya PT Qudo Buana Nawakara untuk Operasional Polri

1 Juli 2026
Delapan Dekade Pengabdian: Puncak Perayaan Hari Bhayangkara ke-80 di Cikeas Berlangsung Khidmat

Delapan Dekade Pengabdian: Puncak Perayaan Hari Bhayangkara ke-80 di Cikeas Berlangsung Khidmat

1 Juli 2026
Antara Kantuk dan Rest Area yang Penuh: Keluh Kesah Sopir Truk Saat Dihampiri PJR Cikampek Malam Hari

Antara Kantuk dan Rest Area yang Penuh: Keluh Kesah Sopir Truk Saat Dihampiri PJR Cikampek Malam Hari

26 Juni 2026
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Kebijakan Privasi
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

© Copyright Jurnalisme Investigatif Team All Rights Reserved -

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Sorotan
  • Pendapat Ahli
  • Sosial Politik
  • Bisnis
  • Pendidikan
  • Sains dan Teknologi

© Copyright Jurnalisme Investigatif Team All Rights Reserved -