Bekasi — Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri resmi memberlakukan rekayasa lalu lintas One Way Presisi Tahap I pada Jumat (27/3/2026) mulai pukul 09.00 WIB. Kebijakan ini diterapkan untuk mengurai kepadatan arus balik Lebaran yang masih terpantau tinggi di ruas Tol Trans Jawa menuju Jakarta, khususnya di koridor Brebes hingga Cikampek Utama.
Kepala Korps Lalu Lintas Polri, Irjen Pol. Agus Suryonugroho, menyampaikan bahwa penerapan strategi ini merupakan tindak lanjut langsung dari arahan Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo. Keputusan diambil setelah melalui pemantauan intensif di Command Center KM 29 yang berbasis teknologi real-time.
“Atas perintah Bapak Kapolri, hari ini Jumat 27 Maret 2026 dilaksanakan One Way Presisi Tahap I mulai pukul 09.00 WIB,” ujar Irjen Agus.
Sebelum sistem satu arah dibuka, Kakorlantas memastikan proses sterilisasi atau clearance jalur dilakukan secara ketat sejak pukul 07.30 WIB. Petugas melakukan pembersihan kendaraan dari arah berlawanan, mulai dari KM 70 hingga KM 263 Bulakamba, guna menjamin keamanan maksimal bagi pengguna jalan.
Irjen Agus menjelaskan bahwa fokus utama dalam rekayasa kali ini adalah meminimalisir hambatan di sekitar rest area. Petugas melakukan pengaturan situasional pada akses masuk dan keluar rest area di sepanjang Tol Cipali hingga Brebes yang kerap menjadi titik perlambatan.
“Kami pastikan jalur aman dan steril sebelum one way dibuka penuh demi keselamatan masyarakat,” tegasnya.
Penerapan One Way Presisi Tahap I ini merupakan bagian dari Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD). Meski Operasi Ketupat 2026 telah berakhir, Polri tetap berkomitmen mengawal sisa 36 persen pemudik yang tercatat belum kembali ke wilayah Jabodetabek.
Kakorlantas mengimbau masyarakat untuk terus memantau informasi resmi dan mematuhi arahan petugas di lapangan. Dengan langkah dinamis ini, Polri berharap distribusi kendaraan menuju Jakarta dapat berlangsung lebih cepat, aman, dan tanpa hambatan signifikan.








