Jurnalisme Investigatif
  • Beranda
  • Nasional
  • Sorotan
  • Pendapat Ahli
  • Sosial Politik
  • Bisnis
  • Pendidikan
  • Sains dan Teknologi
No Result
View All Result
Login
Jurnalisme Investigatif
  • Beranda
  • Nasional
  • Sorotan
  • Pendapat Ahli
  • Sosial Politik
  • Bisnis
  • Pendidikan
  • Sains dan Teknologi
No Result
View All Result
Jurnalisme Investigatif
No Result
View All Result
Home Nasional Isu Polri

Polri Diminta Transparan Soal Penindakan Oknum Polisi Nakal

15 April 2021
in Isu Polri
0
Polri Diminta Transparan Soal Penindakan Oknum Polisi Nakal

Ketua Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Hasrul Azwar (kiri) bersama Anggota Komisi III DPR dari fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Asrul Sani (kanan) menjawab pertanyaan wartawan saat tiba di Polda Metro Jaya, Jakarta, Selasa (1/3). Kedatangan mereka untuk menemui rekan sesama anggota DPR dari Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Fanny Safriansyah alias Ivan Haz yang menjadi tersangka dalam kasus penganiayaan pembantu rumah tangga. ANTARA FOTO/Reno Esnir/ama/16.

Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsappScan QR Code

Kamu mungkin suka

penyelidikan kasus kematian Sutrimo di Jakarta Selatan

Respons Asumsi Publik, Polri Usut Tuntas Kematian Sutrimo

7 hari ago
proses ekshumasi dan autopsi ulang kematian Sutrimo

Bareskrim Polri dan PDFMI Laksanakan Ekshumasi untuk Ungkap Kematian Sutrimo

7 hari ago

Pentingnya keterbukaan Polri demi meningkatkan kepercayaan publik.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Anggota Komisi III DPR RI Arsul Sani mendukung langkah Kepala Polri Jenderal Listyo Sigit Prabowo yang ingin menindak tegas seluruh personel kepolisian nakal. Namun, Arsul meminta, Polri transparan mengenai penindakan hingga penjatuhan sanksi terhadap oknum polisi nakal.

Arsul menyampaikan, pada prinsipnya Komisi 3 DPR RI menyambut positip Propam Presisi yang diluncurkan Kapolri. “Program ini kami harapkan diikuti pula dengan transparansi atas putusan etik yang dijatuhkan terhadap anggota Polri yang bersangkutan (bermasalah) setelah melalui proses pemeriksaan etik dan putusan final,” kata Arsul kepada Republika, Rabu (14/4).

Arsul menekankan, pentingnya keterbukaan Polri demi meningkatkan kepercayaan publik. Ia menjelaskan transparansi Polri bisa dengan cara memudahkan publik mengakses atau mengetahui putusan terhadap oknum polisi nakal. Terutama, warga masyarakat yang sebelumnya menjadi pelapor atau pihak yang dirugikan. 

“Jika ini bisa dilakukan, maka gebrakan Kapolri ini akan menambah kepercayaan masyarakat terhadap Polri dan di sisi lain akan menjadikan anggota Polri untuk lebih berhati-hati dalam bersikap tindak,” ujar politisi asal PPP itu.

Di sisi lain, Arsul turut menanggapi 6.389 pelanggaran yang dilakukan oknum polisi pada 2020. Dia menilai, kecenderungan naik disebabkan dua faktor. 

Pertama, hal itu terjadi menurutnya karena memang anggota Polri yang melanggar makin banyak. Adapun faktor kedua lantaran proses etik di internal Propam lebih diintensifkan dimana penanganan pelanggaran dilakukan lebih masif. 

“Nah jika faktualnya karena makin banyak anggota Polri yang melanggar, maka perlu ada langkah dari Pimpinan Polri untuk memastikan ketaatan disiplin dan aturan. Nah transparansi terhadap anggota yang melanggar bisa menjadi salah satu alternatif,” ucap Arsul. 

Redaksi Jurnalismeinvestigatif

Redaksi Jurnalismeinvestigatif

Berita Terkait

penyelidikan kasus kematian Sutrimo di Jakarta Selatan

Respons Asumsi Publik, Polri Usut Tuntas Kematian Sutrimo

by Siti Mardheatul
2026/08/12
0

JAKARTA/BANYUMAS — Kasus kematian Sutrimo yang ditemukan meninggal dunia di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, terus menarik perhatian publik. Berbagai...

proses ekshumasi dan autopsi ulang kematian Sutrimo

Bareskrim Polri dan PDFMI Laksanakan Ekshumasi untuk Ungkap Kematian Sutrimo

by Nia Okta
2026/08/12
0

BANYUMAS — Proses penyelidikan atas kematian Sutrimo, pria yang bertugas menjaga kediaman eks Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus)...

Kapolri Cup Shooting Championship 2026

Kapolri Cup Shooting Championship 2026: Memperkuat Sinergitas dan Pembinaan Atlet Menembak

by Siti Mardheatul
2026/07/25
0

Jakarta – Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si. menyatakan bahwa Kapolri Cup Shooting Championship 2026 bukan sekadar kompetisi...

penurunan angka fatalitas arus mudik Lebaran 2026

Korlantas Polri Penurunan Fatalitas Mudik 2026

by Geralda Talitha
2026/03/15
0

Bekasi – Dalam sebuah laporan yang menyentuh dimensi fundamental keselamatan berlalu lintas pada arus mudik Lebaran 2026, Direktur Penegakan Hukum...

Next Post
DPR Kritik Kakorlantas Soal Perlancar Mudik Sebelum 6 Mei

DPR Kritik Kakorlantas Soal Perlancar Mudik Sebelum 6 Mei

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kategori

  • Bisnis
  • Gagasan Ahli
  • Gercep Polri
  • Isu Polri
  • Jaga Negeri
  • Kamtibmas
  • Nasional
  • Pendapat Ahli
  • Pendidikan
  • Sains Teknologi
  • Sorotan
  • Sosial Politik
  • Trending no.1 Media Sosial

Berita Terbaru

Aksi Licik Sindikat Internasional Dibongkar: 22,31 Kg Emas Gagal Diselundupkan ke Hong Kong

Aksi Licik Sindikat Internasional Dibongkar: 22,31 Kg Emas Gagal Diselundupkan ke Hong Kong

19 Agustus 2026
Modus Licik Narkotika Baru: 622 Pod Getar Disamarkan Dalam Bungkus Permen

Modus Licik Narkotika Baru: 622 Pod Getar Disamarkan Dalam Bungkus Permen

18 Agustus 2026
adat papua sembako

Tokoh Adat Salurkan 150 Paket Sembako Dan Alat Olahraga, Ajak Warga Puncak Jaya Jaga Kamtibmas Jelang HUT Ke-81 RI

16 Agustus 2026
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Kebijakan Privasi
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

© Copyright Jurnalisme Investigatif Team All Rights Reserved -

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Sorotan
  • Pendapat Ahli
  • Sosial Politik
  • Bisnis
  • Pendidikan
  • Sains dan Teknologi

© Copyright Jurnalisme Investigatif Team All Rights Reserved -