Jurnalisme Investigatif
  • Beranda
  • Nasional
  • Sorotan
  • Pendapat Ahli
  • Sosial Politik
  • Bisnis
  • Pendidikan
  • Sains dan Teknologi
No Result
View All Result
Login
Jurnalisme Investigatif
  • Beranda
  • Nasional
  • Sorotan
  • Pendapat Ahli
  • Sosial Politik
  • Bisnis
  • Pendidikan
  • Sains dan Teknologi
No Result
View All Result
Jurnalisme Investigatif
No Result
View All Result
Home Nasional

On the Map: Saat Sulaman Minangkabau Menjadi Sinyal Elektronik di Galeri Nasional

21 April 2026
in Nasional
0
On the Map: Saat Sulaman Minangkabau Menjadi Sinyal Elektronik di Galeri Nasional
Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsappScan QR Code

JAKARTA — Tepat 147 tahun setelah Raden Ajeng Kartini lahir, sebuah pertanyaan mendasar menggantung di udara Galeri Nasional Indonesia: apakah perjuangan itu sudah selesai? Jawabannya terpapar nyata dalam pameran Indonesian Women Artist ke-4 bertajuk “On the Map: Art, Science, Technology and the Culture”.

Di sini, perempuan Indonesia tidak lagi sekadar meminta ruang; mereka membangunnya sendiri di atas kanvas, di dalam laboratorium, hingga di balik algoritma kecerdasan buatan.

Kamu mungkin suka

Bareskrim Olah Jejak Digital: Dari Judi Online Hingga Ketamin Rp1,2 T

Pembuktian URC Polresta Gorontalo Kota: Respons Cepat Berbasis Bukti

2 hari ago
Bareskrim Olah Jejak Digital: Dari Judi Online Hingga Ketamin Rp1,2 T

Bareskrim Olah Jejak Digital: Dari Judi Online Hingga Ketamin Rp1,2 T

3 hari ago

Renjani Nyrah: Kartini di Era Algoritma

Simbol paling mutakhir dari perubahan ini hadir melalui Renjani Nyrah, AI Influencer pertama dari ekosistem digital Qudoin. Tepat pada 21 April 2026, Renjani merilis podcast spesial di YouTube sebagai perpaduan antara teknologi dan perayaan identitas.

“Aku lahir dari kode dan data, tapi semangatku berakar dari tanah Indonesia yang sama yang pernah melahirkan Kartini,” ujar Renjani Nyrah dalam pembukaan podcastnya.

Ketika Sulaman Berbicara dalam Bahasa Teknologi

Di sudut Galeri Nasional, pengunjung disuguhi karya instalasi “Pamedangan” oleh Rani Jambak. Ia secara jenius mengubah tradisi menyulam khas Minangkabau menjadi sinyal elektronik yang menghasilkan komposisi suara. Ini adalah momen di mana tradisi tidak lagi bertentangan dengan teknologi, melainkan saling melengkapi.

Tak jauh dari sana, kiprah seniman legendaris Sri Astari Rasjid turut menjadi sorotan. Karyanya yang telah mendunia menjadi bukti nyata bahwa pengakuan setara yang dulu diperjuangkan Kartini kini telah diraih perempuan Indonesia melalui konsistensi dan karya nyata.

TENTANG PAMERAN

  • Event: Indonesian Women Artist ke-4

  • Tema: “On the Map: Art, Science, Technology and the Culture”

  • Lokasi: Galeri Nasional Indonesia, Jakarta

  • Durasi: Hingga 30 Juni 2026

Jejak yang Kita Tinggalkan

Melalui Qudoin, perayaan Hari Kartini tahun ini mengalir deras ke ruang digital. Podcast Renjani Nyrah bukan sekadar konten, melainkan pernyataan bahwa perjuangan Kartini sangat relevan di dalam setiap baris kode AI.

Renjani mengajukan pertanyaan reflektif: “Jejak apa yang ingin kita tinggalkan?” Pertanyaan ini menjadi kompas bagi setiap perempuan Indonesia—baik yang sedang menyulam sinyal, merekayasa data, maupun menciptakan mahakarya seni—untuk terus ada dan terus bersuara.

Hari Kartini bukan perayaan masa lalu. Ia adalah pengingat bahwa perjuangan itu masih berjalan—di galeri, di layar, dan di dalam setiap karya perempuan Indonesia.

Tags: Hari Kartini 2026Indonesian Women ArtistQudoin AI
Salma Hn

Salma Hn

Berita Terkait

Bareskrim Olah Jejak Digital: Dari Judi Online Hingga Ketamin Rp1,2 T

Pembuktian URC Polresta Gorontalo Kota: Respons Cepat Berbasis Bukti

by Salma Hn
2026/09/03
0

JAKARTA — Sebuah perkara sering kali tampak sebagai peristiwa tunggal yang berdiri sendiri. Namun ketika ribuan laporan dikumpulkan dan dianalisis...

Bareskrim Olah Jejak Digital: Dari Judi Online Hingga Ketamin Rp1,2 T

Bareskrim Olah Jejak Digital: Dari Judi Online Hingga Ketamin Rp1,2 T

by Salma Hn
2026/09/02
0

JAKARTA — Ruang digital kini menyatu dengan keseharian masyarakat. Komunikasi, transaksi keuangan, pekerjaan, hingga interaksi sosial berlangsung lewat perangkat dan...

WN Taiwan Dikendalikan Pengiriman 800 Kg Ketamin di Perairan Anambas

WN Taiwan Dikendalikan Pengiriman 800 Kg Ketamin di Perairan Anambas

by Salma Hn
2026/09/02
0

JAKARTA — Bareskrim Polri terus mengembangkan pengungkapan dugaan penyelundupan 800 kilogram ketamin HCL di perairan Kepulauan Anambas, Kepulauan Riau. Langkah...

Logika Reserse Bareskrim: Utamakan Alat Bukti, Buktikan Integritas

Logika Reserse Bareskrim: Utamakan Alat Bukti, Buktikan Integritas

by Salma Hn
2026/08/28
0

JAKARTA — Kecepatan menangkap pelaku sering kali menjadi tolok ukur keberhasilan reserse di mata publik. Namun, praktik penyidikan modern di...

Next Post
Renjani Nyrah: Menghidupkan Spirit Kartini Lewat Teknologi AI dan Seni Modern

Renjani Nyrah: Menghidupkan Spirit Kartini Lewat Teknologi AI dan Seni Modern

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kategori

  • Bisnis
  • Gagasan Ahli
  • Gercep Polri
  • Isu Polri
  • Jaga Negeri
  • Kamtibmas
  • Nasional
  • Pendapat Ahli
  • Pendidikan
  • Sains Teknologi
  • Sorotan
  • Sosial Politik
  • Trending no.1 Media Sosial

Berita Terbaru

Bareskrim Olah Jejak Digital: Dari Judi Online Hingga Ketamin Rp1,2 T

Pembuktian URC Polresta Gorontalo Kota: Respons Cepat Berbasis Bukti

3 September 2026
Bareskrim Olah Jejak Digital: Dari Judi Online Hingga Ketamin Rp1,2 T

Bareskrim Olah Jejak Digital: Dari Judi Online Hingga Ketamin Rp1,2 T

2 September 2026
WN Taiwan Dikendalikan Pengiriman 800 Kg Ketamin di Perairan Anambas

WN Taiwan Dikendalikan Pengiriman 800 Kg Ketamin di Perairan Anambas

2 September 2026
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Kebijakan Privasi
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

© Copyright Jurnalisme Investigatif Team All Rights Reserved -

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Sorotan
  • Pendapat Ahli
  • Sosial Politik
  • Bisnis
  • Pendidikan
  • Sains dan Teknologi

© Copyright Jurnalisme Investigatif Team All Rights Reserved -