Jurnalisme Investigatif
  • Beranda
  • Nasional
  • Sorotan
  • Pendapat Ahli
  • Sosial Politik
  • Bisnis
  • Pendidikan
  • Sains dan Teknologi
No Result
View All Result
Login
Jurnalisme Investigatif
  • Beranda
  • Nasional
  • Sorotan
  • Pendapat Ahli
  • Sosial Politik
  • Bisnis
  • Pendidikan
  • Sains dan Teknologi
No Result
View All Result
Jurnalisme Investigatif
No Result
View All Result
Home Nasional Gercep Polri

Kakorlantas Polri Siapkan Skenario Matang Hadapi Dua Gelombang Arus Balik Lebaran 2026

25 Maret 2026
in Gercep Polri
0
Kakorlantas Polri Siapkan Skenario Matang Hadapi Dua Gelombang Arus Balik Lebaran 2026
Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsappScan QR Code

JAKARTA – Korlantas Polri telah menyiapkan skenario matang untuk menghadapi tantangan arus balik Lebaran 2026, yang diprediksi akan membawa beban volume kendaraan lebih besar dibandingkan arus mudik.

Kakorlantas Polri, Irjen Pol. Drs. Agus Suryonugroho, menegaskan bahwa seluruh langkah strategis ini diambil sebagai bentuk “tugas kehormatan” untuk memastikan masyarakat kembali dengan selamat dan bahagia.

Kamu mungkin suka

Tim URC Polda Lampung Tetapkan Mantan Pejabat dan Petugas Bank Tersangka Korupsi #ReserseBekerja

Bagaimana Tim URC Polda Lampung Urai Penyimpangan Kredit Fiktif Hingga Proyek Masjid Mesuji? #ReserseBekerja

24 menit ago
Tim URC Polda Lampung Tetapkan Mantan Pejabat dan Petugas Bank Tersangka Korupsi #ReserseBekerja

Tim URC Polda Lampung Tetapkan Mantan Pejabat dan Petugas Bank Tersangka Korupsi #ReserseBekerja

45 menit ago

Prediksi Dua Gelombang Arus Balik

Berdasarkan data Korlantas, puncak arus balik diprediksi akan terbagi dalam dua gelombang utama. Gelombang pertama terjadi pada 23-24 Maret 2026, sementara gelombang kedua diperkirakan jatuh pada 28-29 Maret 2026. Sekitar 3,5 hingga 4 juta kendaraan diproyeksikan akan kembali menuju wilayah Jabodetabek.

Secara spesifik, volume kendaraan pada puncak arus balik diprediksi mencapai 285.000 unit, angka yang melampaui puncak arus mudik sebelumnya yang tercatat sebanyak 270.000 kendaraan.

Keputusan Berdasarkan Data Real-Time

Irjen Agus Suryonugroho menekankan bahwa Polri tidak lagi hanya mengandalkan prediksi kalender dalam mengeksekusi rekayasa lalu lintas. “Kita bekerja bukan karena prediksi, kita bekerja karena data,” tegasnya.

Dengan memanfaatkan teknologi radar Jasa Marga dan drone ETLE, Polri memantau jumlah kendaraan secara presisi melalui metode traffic counting.

Indikator utama yang digunakan adalah volume kendaraan di KM 414 (Gerbang Tol Kalikangkung). Jika jumlah kendaraan yang melintas mencapai 3.800 hingga 5.000 kendaraan—jauh di atas kapasitas rutin yang hanya 2.000-an—maka tindakan rekayasa seperti one-way nasional akan segera dieksekusi.

Rekayasa Lalu Lintas dan Jalur Fungsional

Strategi utama yang diterapkan meliputi:
• One-Way Nasional: Diberlakukan mulai dari KM 414 hingga KM 70 (Cikampek) setelah melalui proses clearance (pembersihan jalur) selama kurang lebih dua jam.
• One-Way Lokal: Dilakukan secara dinamis, seperti dari KM 560 hingga KM 414, untuk merespons bangkitan arus tinggi dari arah Jawa Timur, Solo, dan Yogyakarta.
• Optimalisasi Tol Fungsional: Untuk memecah kepadatan, beberapa ruas tol fungsional dioperasikan, termasuk Solo-Jogja, Probolinggo-Besuki hingga Paiton, Tol Bojini (Ciawi-Sukabumi), serta ruas Ambarawa-Ungaran.
• Pengurangan Beban Simpang Susun: Kendaraan non-bus dari arah Jawa Barat menuju Jakarta dialihkan melalui jalur Sadang untuk menghindari penumpukan (crossing) di KM 66 Cikampek.

Antisipasi Jalur Arteri dan Keselamatan Pemudik

Kakorlantas juga memberikan perhatian serius pada jalur arteri yang terdampak oleh kebijakan one-way di jalan tol. Titik-titik rawan seperti Gentong (Jawa Barat), Mengkreng (Jawa Timur), dan Gadog (Bogor) dipantau ketat oleh tim urai yang dipimpin langsung oleh para Kapolda dan Dirlantas. Kepadatan di jalur ini seringkali dipicu oleh arus silaturahmi lokal pada masa aglomerasi H+3 Lebaran.

Polri juga menyiagakan pos pengamanan dan pelayanan di jalur nasional untuk menjaga keselamatan pemudik, terutama pengguna sepeda motor. Masyarakat diimbau untuk aktif memantau informasi melalui aplikasi resmi seperti Si Polan, Travoy, dan NTMC agar dapat menghindari kemacetan.

Keberhasilan pengelolaan arus balik ini juga didukung oleh kebijakan pemerintah terkait Work From Anywhere (WFA) dan pembatasan operasional kendaraan sumbu tiga (SKB). Menutup keterangannya, Kakorlantas menyampaikan bahwa kehadiran petugas di lapangan adalah sebagai sahabat pemudik. “Senyum Polantas itulah marka utama,” ujarnya, merujuk pada komitmen Polri dalam mengawal tagline “Mudik Aman, Keluarga Bahagia”

Tags: Arus Balik 2026GT KalikangkungInfo MudikKorlantas PolriOne Way NasionalOperasi Ketupat 2026Sinergi Mudik
Salma Hn

Salma Hn

Berita Terkait

Tim URC Polda Lampung Tetapkan Mantan Pejabat dan Petugas Bank Tersangka Korupsi #ReserseBekerja

Bagaimana Tim URC Polda Lampung Urai Penyimpangan Kredit Fiktif Hingga Proyek Masjid Mesuji? #ReserseBekerja

by Salma Hn
2026/09/25
0

LAMPUNG — Penanganan kasus kejahatan keuangan negara membutuhkan ketelitian tinggi dalam menganalisis dokumen dan mengurai aliran dana. Tim URC Ditreskrimsus...

Tim URC Polda Lampung Tetapkan Mantan Pejabat dan Petugas Bank Tersangka Korupsi #ReserseBekerja

Tim URC Polda Lampung Tetapkan Mantan Pejabat dan Petugas Bank Tersangka Korupsi #ReserseBekerja

by Salma Hn
2026/09/25
0

LAMPUNG — Ketekunan mengaudit anggaran negara membuahkan hasil dalam pengungkapan tiga perkara dugaan korupsi di wilayah hukum Polda Lampung. Direktorat...

Mengapa Pod Vape Etomidate Diselundupkan ke Aceh dan Bagaimana Polisi Menghentikannya? #ReserseBekerja

Mengapa Pod Vape Etomidate Diselundupkan ke Aceh dan Bagaimana Polisi Menghentikannya? #ReserseBekerja

by Salma Hn
2026/09/24
0

MEDAN — Personel Tim Unit Reaksi Cepat (URC) Polda Sumatera Utara berhasil menggagalkan upaya penyelundupan 668 pod vape yang mengandung...

Bareskrim Olah Jejak Digital: Dari Judi Online Hingga Ketamin Rp1,2 T

Mengapa Pengedar Sabu Pilih Lapak Kebun di Beringin dan Bagaimana Polisi Membongkarnya? #ReserseBekerja

by Salma Hn
2026/09/24
0

MEDAN — Pengungkapan peredaran gelap narkotika di tingkat tapak membutuhkan ketelitian dalam membaca modus dan mengumpulkan alat bukti sah. Tim...

Next Post
Kakorlantas Polri Irjen Agus Suryonugroho Cabut One Way Nasional KM 414 Hingga KM 263 Siang Ini

Kakorlantas Polri Irjen Agus Suryonugroho: Arus Melandai, One Way Nasional Dicabut dan Angka Kematian Turun 28,5 Persen

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kategori

  • Bisnis
  • Gagasan Ahli
  • Gercep Polri
  • Isu Polri
  • Jaga Negeri
  • Kamtibmas
  • Nasional
  • Pendapat Ahli
  • Pendidikan
  • Sains Teknologi
  • Sorotan
  • Sosial Politik
  • Trending no.1 Media Sosial

Berita Terbaru

Tim URC Polda Lampung Tetapkan Mantan Pejabat dan Petugas Bank Tersangka Korupsi #ReserseBekerja

Bagaimana Tim URC Polda Lampung Urai Penyimpangan Kredit Fiktif Hingga Proyek Masjid Mesuji? #ReserseBekerja

25 September 2026
Tim URC Polda Lampung Tetapkan Mantan Pejabat dan Petugas Bank Tersangka Korupsi #ReserseBekerja

Tim URC Polda Lampung Tetapkan Mantan Pejabat dan Petugas Bank Tersangka Korupsi #ReserseBekerja

25 September 2026
Mengapa Pod Vape Etomidate Diselundupkan ke Aceh dan Bagaimana Polisi Menghentikannya? #ReserseBekerja

Mengapa Pod Vape Etomidate Diselundupkan ke Aceh dan Bagaimana Polisi Menghentikannya? #ReserseBekerja

24 September 2026
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Kebijakan Privasi
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

© Copyright Jurnalisme Investigatif Team All Rights Reserved -

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Sorotan
  • Pendapat Ahli
  • Sosial Politik
  • Bisnis
  • Pendidikan
  • Sains dan Teknologi

© Copyright Jurnalisme Investigatif Team All Rights Reserved -