Jurnalisme Investigatif
  • Beranda
  • Nasional
  • Sorotan
  • Pendapat Ahli
  • Sosial Politik
  • Bisnis
  • Pendidikan
  • Sains dan Teknologi
No Result
View All Result
Login
Jurnalisme Investigatif
  • Beranda
  • Nasional
  • Sorotan
  • Pendapat Ahli
  • Sosial Politik
  • Bisnis
  • Pendidikan
  • Sains dan Teknologi
No Result
View All Result
Jurnalisme Investigatif
No Result
View All Result
Home Nasional

Ditjen Hubdat Percepat Proses Port Time untuk Atasi Antrean Kendaraan di Pelabuhan Gilimanuk

18 Maret 2026
in Nasional
0
Dirjen Hubdat Aan Suhanan

Dirjen Hubdat Aan Suhanan

Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsappScan QR Code

JEMBRANA – Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Darat (Ditjen Hubdat) mengambil langkah signifikan untuk mengurai antrean kendaraan di jalur menuju Pelabuhan Gilimanuk, Bali.

Direktur Jenderal Perhubungan Darat, Aan Suhanan, melaporkan bahwa pada pukul 16.00 WITA, Rabu (18/3), antrean kendaraan sudah tidak ditemukan lagi karena semua kendaraan telah masuk ke buffer zone pelabuhan.

Kamu mungkin suka

Lebih dari Sekadar Lancar: Apa yang Sebenarnya Dirasakan Pemudik Lebaran 2026?

Lebih dari Sekadar Lancar: Apa yang Sebenarnya Dirasakan Pemudik Lebaran 2026?

10 jam ago
Survei KedaiKOPI: 84,1% Publik Puas terhadap Kinerja Polri Mudik Lebaran 2026

Survei KedaiKOPI: 84,1% Publik Puas terhadap Kinerja Polri Mudik Lebaran 2026

12 jam ago

Aan menjelaskan, upaya mitigasi bersama stakeholder terus dilakukan guna mencegah terjadinya antrean kembali di sekitar kawasan pelabuhan dan mengembalikan arus lalu lintas menjadi normal.

“Kami bersama stakeholder pun masih terus melakukan mitigasi agar tidak terjadi antrean kendaraan kembali di sekitar pelabuhan sehingga arus lalu lintas kembali normal,” ujarnya saat meninjau langsung kondisi Pelabuhan Gilimanuk.

Dalam upaya mengatasi kepadatan, Kemenhub memaksimalkan kecepatan proses port time dengan menerapkan sejumlah langkah strategis, termasuk pengoperasian kapal tambahan.

Saat ini, sebanyak 40 kapal beroperasi di rute Ketapang-Gilimanuk, dimana 30 kapal menerapkan sistem tiba-bongkar-berangkat (TBB) dengan durasi waktu yang dipersingkat menjadi 15 menit.

Skema ini dirancang untuk mempercepat proses bongkar muat agar kendaraan dapat lebih cepat menyeberang ke Ketapang.

Aan juga menyampaikan harapan agar skema ini bisa semakin mengurangi antrean kendaraan yang menuju Gilimanuk, khususnya menjelang Hari Raya Nyepi, sehingga kemacetan di sekitar pelabuhan dapat diatasi dengan efektif.

“Kami berharap dengan memaksimalkan skema tersebut antrean kendaraan menuju Gilimanuk bisa semakin berkurang dan kepadatan arus kendaraan di sekitar Gilimanuk dapat teratasi sebelum Hari Raya Nyepi,” tuturnya.

Selain itu, Aan memberikan apresiasi kepada seluruh stakeholder yang terlibat, termasuk kepolisian dan ASDP, atas kolaborasi yang terjalin dalam memitigasi kepadatan di Gilimanuk. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada masyarakat yang telah mematuhi ketentuan yang berlaku selama proses penanganan antrean kendaraan.

“Saya ucapkan terima kasih kepada semua stakeholder, termasuk kepolisian dan ASDP yang sudah berkolaborasi memitigasi kepadatan di Gilimanuk. Kami juga berterima kasih kepada seluruh masyarakat karena sudah mengikuti ketentuan yang ada sehingga kini antrean kendaraan bisa teratasi,” pungkas Aan.

Redaksi JurnalInvestigatif

Redaksi JurnalInvestigatif

Berita Terkait

Lebih dari Sekadar Lancar: Apa yang Sebenarnya Dirasakan Pemudik Lebaran 2026?

Lebih dari Sekadar Lancar: Apa yang Sebenarnya Dirasakan Pemudik Lebaran 2026?

by Salma Hn
2026/04/10
0

Jakarta — Keberhasilan Operasi Ketupat 2026 tidak hanya tertulis dalam laporan statistik tahunan, namun tercermin jelas dari senyum dan kepuasan...

Survei KedaiKOPI: 84,1% Publik Puas terhadap Kinerja Polri Mudik Lebaran 2026

Survei KedaiKOPI: 84,1% Publik Puas terhadap Kinerja Polri Mudik Lebaran 2026

by Salma Hn
2026/04/10
0

Jakarta – Pengelolaan arus mudik Lebaran 2026 oleh Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) mendapatkan apresiasi tinggi dari masyarakat. Lembaga survei...

Survei KedaiKOPI: 88,8% Masyarakat Puas, Bukti Keunggulan Sistem Prediktif Korlantas

Survei KedaiKOPI: 88,8% Masyarakat Puas, Bukti Keunggulan Sistem Prediktif Korlantas

by Salma Hn
2026/04/10
0

Jakarta – Pelaksanaan Operasi Ketupat 2026 resmi mencatatkan rapor gemilang dengan tingkat kepuasan masyarakat mencapai 88,8 persen berdasarkan hasil survei...

Tembus 69 Ribu Penonton, Lagu “Jalan Pulang” Sukses Jadi Teman Setia Pemudik 2026

Tembus 69 Ribu Penonton, Lagu “Jalan Pulang” Sukses Jadi Teman Setia Pemudik 2026

by Salma Hn
2026/04/09
0

Jakarta — Musik memiliki kekuatan untuk menyatukan emosi, dan itulah yang dibuktikan oleh lagu “Jalan Pulang” karya Sendrasena. Sejak dirilis...

Next Post
Efek Strategi 5 Klaster: Kakorlantas Pastikan Arus Mudik 2026 Aman dan Terkendali

Efek Strategi 5 Klaster: Kakorlantas Pastikan Arus Mudik 2026 Aman dan Terkendali

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kategori

  • Bisnis
  • Gagasan Ahli
  • Gercep Polri
  • Isu Polri
  • Jaga Negeri
  • Kamtibmas
  • Nasional
  • Pendapat Ahli
  • Pendidikan
  • Sains Teknologi
  • Sorotan
  • Sosial Politik
  • Trending no.1 Media Sosial

Berita Terbaru

Lebih dari Sekadar Lancar: Apa yang Sebenarnya Dirasakan Pemudik Lebaran 2026?

Lebih dari Sekadar Lancar: Apa yang Sebenarnya Dirasakan Pemudik Lebaran 2026?

10 April 2026
Survei KedaiKOPI: 84,1% Publik Puas terhadap Kinerja Polri Mudik Lebaran 2026

Survei KedaiKOPI: 84,1% Publik Puas terhadap Kinerja Polri Mudik Lebaran 2026

10 April 2026
Survei KedaiKOPI: 88,8% Masyarakat Puas, Bukti Keunggulan Sistem Prediktif Korlantas

Survei KedaiKOPI: 88,8% Masyarakat Puas, Bukti Keunggulan Sistem Prediktif Korlantas

10 April 2026
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Kebijakan Privasi
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

© Copyright Jurnalisme Investigatif Team All Rights Reserved -

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Sorotan
  • Pendapat Ahli
  • Sosial Politik
  • Bisnis
  • Pendidikan
  • Sains dan Teknologi

© Copyright Jurnalisme Investigatif Team All Rights Reserved -