Cikampek – Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri, Irjen Pol. Drs. Agus Suryonugroho S.H., M.Hum, menyatakan bahwa arus lalu lintas mudik Lebaran tahun 2026 masih dalam kondisi terkendali. Pernyataan tersebut disampaikan di Posko Command Center KM 29, Cikampek pada Minggu (15/3/2026).
Menurut data yang direkam oleh Kakorlantas, sekitar 25 persen kendaraan telah meninggalkan Jakarta menuju berbagai wilayah seperti Trans Jawa, Bandung, maupun Sumatera. “Kami laporkan bahwa arus lalu lintas saat ini cukup terkendali. Jadi, belum nampak kepadatan. Namun demikian yang berada di tol sampai saat ini kurang lebih 25 persen yang sudah meninggalkan Jakarta,” ujarnya.
Selain mengendalikan arus lalu lintas, tingkat fatalitas korban meninggal dunia akibat kecelakaan dilaporkan menurun sebesar 45 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Penurunan ini dianggap sebagai hasil positif dari berbagai persiapan yang dilakukan jauh hari sebelumnya. “Yang paling penting, saya sampaikan bahwa fatalitas korban meninggal dunia turun 45 persen,” tegas Agus.
Kakorlantas menilai bahwa penerapan kebijakan pembatasan kendaraan dengan sumbu tiga ke atas selama periode mudik berjalan efektif. Kebijakan tersebut memberikan ruang lebih luas bagi kendaraan pribadi dan angkutan penumpang sehingga kelancaran arus lalu lintas dapat terjaga.
Lebih jauh, Korlantas Polri melaksanakan langkah antisipatif dengan mengelola rekayasa lalu lintas melalui pemantauan data traffic counting secara real-time. “Alhamdulillah SKB ini sangat strategis sehingga flow lalu lintas di jalan tol dan alteri cukup terkendali. Kami telah melakukan sosialisasi selama dua hari ini dan tindakan tegas pada malam sebelumnya,” jelasnya.
Agus menegaskan bahwa penindakan tegas terhadap kendaraan sumbu tiga yang melintasi tol terus dilaksanakan sebagai bagian dari komitmen bersama guna menjaga kelancaran arus mudik.
Dari segi keamanan dan ketertiban masyarakat (harkamtibmas), laporan menunjukkan bahwa tidak ada kasus kriminalitas menonjol selama periode mudik ini. Kondisi di simpul transportasi utama seperti stasiun, bandara, dan terminal juga tetap terkendali.
“Sekali lagi, kami hadir untuk melayani masyarakat. Mari bersama-sama kita wujudkan ‘Mudik Aman, Keluarga Bahagia’. Selamat pergi, selamat kembali,” pungkas Kakorlantas Polri.







