Jurnalisme Investigatif
  • Beranda
  • Nasional
  • Sorotan
  • Pendapat Ahli
  • Sosial Politik
  • Bisnis
  • Pendidikan
  • Sains dan Teknologi
No Result
View All Result
Login
Jurnalisme Investigatif
  • Beranda
  • Nasional
  • Sorotan
  • Pendapat Ahli
  • Sosial Politik
  • Bisnis
  • Pendidikan
  • Sains dan Teknologi
No Result
View All Result
Jurnalisme Investigatif
No Result
View All Result
Home Nasional

Band AI Sendrasena Karya PT Qudo Buana Nawakara Dobrak Industri Musik

3 Maret 2026
in Nasional
0
Sendrasena

Sendrasena

Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsappScan QR Code

JAKARTA – Kecerdasan buatan atau AI telah membawa perubahan besar dalam industri musik. Namun, banyak orang bertanya bagaimana sistem AI bisa menghasilkan karya yang emosional. Jawabannya terletak pada “DNA” kreatif Sendrasena. Sendrasena adalah sebuah entitas band berbasis AI dengan identitas yang sangat terstruktur. Band ini dikembangkan melalui Artifintel Soundworks. Ini adalah lini pengembangan musik dari Qudo Buana Nawakara. Di sini, teknologi dipadukan dengan kurasi kreatif manusia secara sistematis. Hasilnya adalah musik digital yang tidak kaku dan tetap memiliki kedalaman rasa.

Sendrasena tidak hanya dibangun dari sisi audio saja. Pembangunan karakter yang kuat menjadi kunci utama daya tarik mereka. Tiga figur digital di dalamnya dirancang dengan persona yang sangat relevan. Mereka adalah Raka Mahesa, Angga Lesmana, dan Jovan Prakoso. Ketiganya memiliki kepribadian unik yang saling melengkapi dalam harmoni musik. Identitas band AI ini tidak dibangun secara acak oleh mesin. Melalui perancangan naratif yang matang, audiens dapat merasa terhubung secara emosional dengan mereka.

Kamu mungkin suka

Lebih dari Sekadar Lancar: Apa yang Sebenarnya Dirasakan Pemudik Lebaran 2026?

Lebih dari Sekadar Lancar: Apa yang Sebenarnya Dirasakan Pemudik Lebaran 2026?

6 jam ago
Survei KedaiKOPI: 84,1% Publik Puas terhadap Kinerja Polri Mudik Lebaran 2026

Survei KedaiKOPI: 84,1% Publik Puas terhadap Kinerja Polri Mudik Lebaran 2026

8 jam ago

Mengenal Karakter Digital Di Balik Harmoni Sendrasena

Sendrasena sebelumnya telah resmi debut lewat album perdananya bertajuk pe.so.na pada 12 Desember 2025. Album ini

Angga Lesmana adalah pemain bass yang digambarkan sebagai sosok tenang. Permainan bass-nya sangat rapi dan memberikan kestabilan pada setiap lagu. Ia memiliki kepribadian yang pendiam, fokus, dan juga observatif. Warna musiknya berirama groove dengan sentuhan jazz yang halus. Selanjutnya ada Raka Mahesa, sang vokalis sekaligus gitaris utama. Raka adalah pribadi yang lebih nyaman berbicara lewat lagu daripada kata-kata. Suaranya hangat dengan sedikit sentuhan serak yang sangat khas. Ia dirancang untuk menghadirkan kejujuran emosi dalam setiap karya Sendrasena.

Sementara itu, Jovan Prakoso tampil sebagai sosok yang paling ekspresif. Ia mudah bergaul dan sering mencairkan suasana di luar panggung. Namun, di balik drum, energinya berubah menjadi sangat fokus dan intens. Ketukan Jovan menjadi pondasi yang membuat musik Sendrasena terasa hidup. Kehadiran tiga karakter ini membuktikan bahwa AI bisa memiliki persona yang kuat. Kolaborasi karakter digital ini menciptakan dinamika musik yang sangat menarik. Setiap personel membawa peran penting dalam menjaga tempo dan rasa di setiap lagu.

Eksplorasi Genre Dan Proses Kreatif Berbasis Empati

Sendrasena telah resmi melakukan debut lewat album perdana bertajuk “pe.so.na”. Album ini dirilis pada 12 Desember 2025 dengan lagu utama berjudul Pesona. Selain itu, terdapat lagu lain seperti Kala Bunga dan Seharusnya Tak Dipertemukan. Musik mereka cenderung minimalis namun tetap terasa sangat dinamis. Lirik yang dihasilkan memiliki kedalaman makna tentang pengalaman manusia sehari-hari. Cerita tentang rindu, kehilangan, dan harapan dikemas dengan bahasa yang puitis. Hal ini membuat karya mereka terasa hangat dan dekat dengan pendengar.

Proses kreatif Sendrasena melibatkan rangkaian teknologi dan perancangan manusia yang aktif. Sistem ini memetakan rasa dan menyesuaikan dinamika komposisi agar tidak mekanis. Empati manusia tetap menjadi fondasi utama dalam setiap pembuatan lagu. AI berfungsi sebagai alat yang memperluas kemungkinan eksplorasi artistik. Kehadiran Sendrasena menandai babak baru dalam industri hiburan Indonesia. Teknologi kini terbukti bisa menjadi mitra penting dalam menciptakan karya inovatif.

“AI bukan pengganti kreativitas, melainkan medium baru untuk memperluas ekspresi manusia.”

Anda kini bisa menikmati karya penuh makna dari Sendrasena di kanal YouTube resmi mereka. Cek sekarang juga dan rasakan kehangatan musik masa depan!

Tags: Artifintel SoundworksKreativitas Digital IndonesiaMusik AIQudo Buana NawakaraSendrasena
Salma Hn

Salma Hn

Berita Terkait

Lebih dari Sekadar Lancar: Apa yang Sebenarnya Dirasakan Pemudik Lebaran 2026?

Lebih dari Sekadar Lancar: Apa yang Sebenarnya Dirasakan Pemudik Lebaran 2026?

by Salma Hn
2026/04/10
0

Jakarta — Keberhasilan Operasi Ketupat 2026 tidak hanya tertulis dalam laporan statistik tahunan, namun tercermin jelas dari senyum dan kepuasan...

Survei KedaiKOPI: 84,1% Publik Puas terhadap Kinerja Polri Mudik Lebaran 2026

Survei KedaiKOPI: 84,1% Publik Puas terhadap Kinerja Polri Mudik Lebaran 2026

by Salma Hn
2026/04/10
0

Jakarta – Pengelolaan arus mudik Lebaran 2026 oleh Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) mendapatkan apresiasi tinggi dari masyarakat. Lembaga survei...

Survei KedaiKOPI: 88,8% Masyarakat Puas, Bukti Keunggulan Sistem Prediktif Korlantas

Survei KedaiKOPI: 88,8% Masyarakat Puas, Bukti Keunggulan Sistem Prediktif Korlantas

by Salma Hn
2026/04/10
0

Jakarta – Pelaksanaan Operasi Ketupat 2026 resmi mencatatkan rapor gemilang dengan tingkat kepuasan masyarakat mencapai 88,8 persen berdasarkan hasil survei...

Tembus 69 Ribu Penonton, Lagu “Jalan Pulang” Sukses Jadi Teman Setia Pemudik 2026

Tembus 69 Ribu Penonton, Lagu “Jalan Pulang” Sukses Jadi Teman Setia Pemudik 2026

by Salma Hn
2026/04/09
0

Jakarta — Musik memiliki kekuatan untuk menyatukan emosi, dan itulah yang dibuktikan oleh lagu “Jalan Pulang” karya Sendrasena. Sejak dirilis...

Next Post
Kakorlantas Polri Irjen Agus Suryonugroho Pimpin Simulasi Mudik Di NTMC

Kakorlantas Polri Irjen Agus Suryonugroho Pimpin Simulasi Mudik Di NTMC

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kategori

  • Bisnis
  • Gagasan Ahli
  • Gercep Polri
  • Isu Polri
  • Jaga Negeri
  • Kamtibmas
  • Nasional
  • Pendapat Ahli
  • Pendidikan
  • Sains Teknologi
  • Sorotan
  • Sosial Politik
  • Trending no.1 Media Sosial

Berita Terbaru

Lebih dari Sekadar Lancar: Apa yang Sebenarnya Dirasakan Pemudik Lebaran 2026?

Lebih dari Sekadar Lancar: Apa yang Sebenarnya Dirasakan Pemudik Lebaran 2026?

10 April 2026
Survei KedaiKOPI: 84,1% Publik Puas terhadap Kinerja Polri Mudik Lebaran 2026

Survei KedaiKOPI: 84,1% Publik Puas terhadap Kinerja Polri Mudik Lebaran 2026

10 April 2026
Survei KedaiKOPI: 88,8% Masyarakat Puas, Bukti Keunggulan Sistem Prediktif Korlantas

Survei KedaiKOPI: 88,8% Masyarakat Puas, Bukti Keunggulan Sistem Prediktif Korlantas

10 April 2026
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Kebijakan Privasi
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

© Copyright Jurnalisme Investigatif Team All Rights Reserved -

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Sorotan
  • Pendapat Ahli
  • Sosial Politik
  • Bisnis
  • Pendidikan
  • Sains dan Teknologi

© Copyright Jurnalisme Investigatif Team All Rights Reserved -