JAKARTA – Korlantas Polri mulai mematangkan persiapan pengamanan arus mudik Idul Fitri melalui Operasi Ketupat 2026. Kakorlantas Polri, Irjen Pol Agus Suryonugroho, menegaskan bahwa kerja sama antarinstansi adalah kunci kesuksesan. Menurutnya, perencanaan pengamanan tahun ini harus dilakukan secara menyeluruh dan melibatkan semua pihak terkait sejak awal.
Irjen Pol Agus menyampaikan hal tersebut dalam rapat awal pengamanan Lebaran pada Selasa (27/1/2026). Ia menjelaskan bahwa sinergi sangat penting untuk menciptakan strategi yang komprehensif. Selain itu, evaluasi dari tahun sebelumnya menjadi pijakan utama dalam menyusun rencana baru. Tujuannya adalah agar kendala di masa lalu tidak terulang kembali pada tahun ini.
Berdasarkan data tahun lalu, terjadi lonjakan arus kendaraan yang sangat besar di beberapa titik. Oleh karena itu, Kakorlantas Polri menetapkan lima sektor utama sebagai fokus pengamanan. Sektor tersebut meliputi jalan tol, jalan arteri, dan pelabuhan penyeberangan. Selain itu, bandara, stasiun, tempat ibadah, serta tempat wisata juga akan dijaga ketat oleh petugas.
Setiap lokasi akan mendapatkan penanganan yang berbeda-beda. Hal ini dikarenakan setiap wilayah memiliki karakteristik kepadatan yang unik. Misalnya, manajemen lalu lintas di pelabuhan tentu tidak akan sama dengan di jalan tol atau terminal. Polisi akan menyesuaikan cara bertindak berdasarkan jumlah kendaraan yang tercatat oleh pihak Jasa Marga.
Operasi Ketupat 2026 tidak hanya berfokus pada kelancaran lalu lintas semata. Namun, operasi ini juga bertujuan menjaga kenyamanan umat Islam selama bulan suci Ramadan. Kakorlantas Polri ingin memastikan masyarakat bisa beribadah dengan tenang hingga puncak perayaan Idul Fitri. Jadi, dimensi sosial dan spiritual tetap menjadi prioritas utama dalam misi kemanusiaan ini.
Kakorlantas Polri menambahkan bahwa Operasi Ketupat adalah wujud nyata kehadiran negara. Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo akan memimpin langsung jalannya operasi besar ini. Harapannya, seluruh rangkaian kegiatan Lebaran bisa berjalan dengan aman dan bebas dari kriminalitas. Dengan begitu, para pemudik bisa pulang ke kampung halaman dengan perasaan riang gembira dan selamat.
Sumber : PID Korlantas Polri






