Jurnalisme Investigatif
  • Beranda
  • Nasional
  • Sorotan
  • Pendapat Ahli
  • Sosial Politik
  • Bisnis
  • Pendidikan
  • Sains dan Teknologi
No Result
View All Result
Login
Jurnalisme Investigatif
  • Beranda
  • Nasional
  • Sorotan
  • Pendapat Ahli
  • Sosial Politik
  • Bisnis
  • Pendidikan
  • Sains dan Teknologi
No Result
View All Result
Jurnalisme Investigatif
No Result
View All Result
Home Nasional

Konsep Otomatis

30 November 2025
in Nasional
0
operasi zebra 2025

operasi zebra 2025

Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsappScan QR Code

Jakarta – Menjelang penutupan Operasi Zebra 2025, evaluasi pada hari ke-13 (17-29 November 2025) mengungkapkan penguatan kinerja dan konsistensi di seluruh wilayah Indonesia. Kepala Korps Lalu Lintas Polri (Kakorlantas), Irjen Pol. Drs. Agus Suryonogroho, S.H., M.Hum., menyatakan bahwa hasil tersebut mencerminkan kemampuan organisasi dalam menjaga ritme, kualitas, dan ketepatan intervensi hingga fase akhir operasi.

Pada hari ke-13, kegiatan pembinaan dan penyuluhan (Binluh) mencapai 851.060, meningkat 1.176,5 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Penyuluhan melalui berbagai kanal media berjumlah 2.979.228 kegiatan, dengan media sosial sebagai kontributor utama dalam membentuk opini positif dan kesadaran masyarakat terhadap keselamatan berlalu lintas.

Kamu mungkin suka

Kakorlantas Irjen Pol Agus Suryonugroho: Isu ODOL Adalah Ancaman Keselamatan Publik

Kakorlantas Irjen Pol Agus Suryonugroho: Isu ODOL Adalah Ancaman Keselamatan Publik

4 jam ago
Saat Mayoritas Tertib Bergerak Menjaga Jalan Bersama

Bukan Karena Takut Ditilang, Korlantas Ajak Warga Tertib Demi Peduli Nyawa Sesama

4 jam ago

Sebaran materi keselamatan di ruang publik tercatat sebanyak 4.606.597 kegiatan, menunjukkan peningkatan kampanye visual terutama dalam tujuh hari terakhir yang diikuti oleh peningkatan mobilitas masyarakat. Kegiatan preventif juga mengalami kenaikan signifikan, mencapai 4.053.628 kegiatan atau naik 229,8 persen dari periode yang sama pada tahun 2024. Titik rawan di perkotaan dan jalur antar-kota menjadi fokus intensitas pencegahan guna menurunkan potensi pelanggaran.

Pengawasan terhadap angkutan barang dan kendaraan umum tetap dijaga dengan 137.199 kegiatan ramp check. Pemeriksaan kelengkapan kendaraan di institusi pendidikan dan perusahaan mencapai 244.143 kegiatan, menunjukkan respons positif dari sektor pendidikan dan dunia usaha terhadap operasi ini.

Di ruang publik, penempatan personel mencapai 574.844 titik dan patroli di titik rawan mencapai 772.771 kegiatan. Tugas pengaturan dan pengendalian lalu lintas (turjawali) mencapai 2.324.671 kegiatan, menunjukan kesiapan jajaran menangani peningkatan kepadatan lalu lintas menjelang akhir bulan.

Penegakan hukum tercatat dengan total perkara 1.690.140, naik 75,6 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Pelaksanaan ETLE (Electronic Traffic Law Enforcement) statis dan mobile mencapai 193.828 perkara menjadi kunci objektivitas penindakan, khususnya di wilayah perkotaan dengan infrastruktur lengkap. Sebaliknya, tilang manual berkurang menjadi 20.042 perkara sesuai kebijakan pembatasan penerapan manual, sementara teguran lapangan tetap tinggi sebanyak 1.476.270 kegiatan dengan pendekatan edukatif yang efektif mengurangi resistensi publik.

Kakorlantas menyoroti peningkatan pelanggaran berpotensi fatal seperti pelanggaran helm SNI (392.794 perkara), penggunaan ponsel saat berkendara untuk roda dua 6.246 dan roda empat 6.078 perkara, serta fenomena balap liar yang mencapai 5.692 perkara, khususnya pada malam hari di wilayah metropolitan dan kota besar. Pelanggaran pengendara di bawah umur juga masih menjadi tantangan besar dengan 68.951 kegiatan pada roda dua dan 10.005 pada roda empat.

Fenomena balap liar menjadi fokus pengawasan dengan peningkatan pada akhir pekan di koridor tanpa pengawasan CCTV sehingga dibutuhkan integrasi patroli fisik dan intelijen yang lebih intensif. Penggunaan ponsel saat mengemudi dominan terjadi pada jam padat di perkotaan, sehingga kampanye di titik lampu merah dan kawasan perkantoran perlu diperkuat. Sementara itu, pelanggaran pengendara muda memerlukan pendekatan lintas sektor bersama sekolah dan orang tua.

Sebagai arahan utama di fase akhir operasi, Kakorlantas memberi lima penekanan: mempertahankan intensitas Binluh dan Penluh untuk mendominasi pesan keselamatan di ruang publik; memperkuat kegiatan preventif di titik rawan; mengoptimalkan penggunaan ETLE; fokus pada penindakan pelanggaran berpotensi fatal seperti balap liar dan penggunaan ponsel; serta memaksimalkan publikasi positif guna menjaga sentimen publik tetap stabil hingga penutupan operasi.

Irjen Pol. Drs. Agus Suryonogroho menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran yang telah menjaga stabilitas dan kualitas pelaksanaan operasi hingga hari ke-13. Beliau mengajak masyarakat untuk terus mendukung Operasi Zebra 2025 dengan mematuhi peraturan lalu lintas dan mengutamakan keselamatan di jalan raya. Korlantas Polri berkomitmen mempertahankan profesionalitas dan kualitas pelayanan sampai berakhirnya operasi.

 

Redaksi JurnalInvestigatif

Redaksi JurnalInvestigatif

Berita Terkait

Kakorlantas Irjen Pol Agus Suryonugroho: Isu ODOL Adalah Ancaman Keselamatan Publik

Kakorlantas Irjen Pol Agus Suryonugroho: Isu ODOL Adalah Ancaman Keselamatan Publik

by Salma Hn
2026/05/26
0

JAKARTA — Indonesia sudah terlalu lama berkompromi dengan maraknya pengoperasian kendaraan over dimension and overload (ODOL). Truk dengan muatan berlebih...

Saat Mayoritas Tertib Bergerak Menjaga Jalan Bersama

Bukan Karena Takut Ditilang, Korlantas Ajak Warga Tertib Demi Peduli Nyawa Sesama

by Salma Hn
2026/05/26
0

JAKARTA — Di tengah dinamika lalu lintas yang kerap dipenuhi oleh cerita miring tentang pelanggaran, kemacetan, dan kecelakaan, ada satu...

Kakorlantas Polri: Sanksi Saja Tak Cukup, Keselamatan Harus Tumbuh dari Kesadaran

Kakorlantas Polri: Sanksi Saja Tak Cukup, Keselamatan Harus Tumbuh dari Kesadaran

by Salma Hn
2026/05/26
0

JAKARTA — Momentum Operasi Patuh 2026 menandai perubahan paradigma yang sangat penting dalam cara negara memandang persoalan lalu lintas. Selama...

Merry Riana Apresiasi Korlantas Polri, Tekankan Pentingnya Pendekatan Humanis dalam Pelayanan

Merry Riana di STIK Lemdiklat Polri: Belajar dengan Teknologi, Pendekatan Harus Tetap dari Hati

by Salma Hn
2026/05/26
0

JAKARTA — Motivator nasional Merry Riana memberikan apresiasi tinggi terhadap kegiatan Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Fungsi Lalu Lintas Tahun Anggaran...

Next Post
Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Inspektur Jenderal Polisi Agus Suryonugroho mengecek kesiapan Smart City Yogyakarta

Kakorlantas Tinjau Kesiapan Smart City Yogyakarta untuk Pengamanan Natal dan Tahun Baru

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kategori

  • Bisnis
  • Gagasan Ahli
  • Gercep Polri
  • Isu Polri
  • Jaga Negeri
  • Kamtibmas
  • Nasional
  • Pendapat Ahli
  • Pendidikan
  • Sains Teknologi
  • Sorotan
  • Sosial Politik
  • Trending no.1 Media Sosial

Berita Terbaru

Kakorlantas Irjen Pol Agus Suryonugroho: Isu ODOL Adalah Ancaman Keselamatan Publik

Kakorlantas Irjen Pol Agus Suryonugroho: Isu ODOL Adalah Ancaman Keselamatan Publik

26 Mei 2026
Saat Mayoritas Tertib Bergerak Menjaga Jalan Bersama

Bukan Karena Takut Ditilang, Korlantas Ajak Warga Tertib Demi Peduli Nyawa Sesama

26 Mei 2026
Kakorlantas Polri: Sanksi Saja Tak Cukup, Keselamatan Harus Tumbuh dari Kesadaran

Kakorlantas Polri: Sanksi Saja Tak Cukup, Keselamatan Harus Tumbuh dari Kesadaran

26 Mei 2026
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Kebijakan Privasi
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

© Copyright Jurnalisme Investigatif Team All Rights Reserved -

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Sorotan
  • Pendapat Ahli
  • Sosial Politik
  • Bisnis
  • Pendidikan
  • Sains dan Teknologi

© Copyright Jurnalisme Investigatif Team All Rights Reserved -