Jurnalisme Investigatif
  • Beranda
  • Nasional
  • Sorotan
  • Pendapat Ahli
  • Sosial Politik
  • Bisnis
  • Pendidikan
  • Sains dan Teknologi
No Result
View All Result
Login
Jurnalisme Investigatif
  • Beranda
  • Nasional
  • Sorotan
  • Pendapat Ahli
  • Sosial Politik
  • Bisnis
  • Pendidikan
  • Sains dan Teknologi
No Result
View All Result
Jurnalisme Investigatif
No Result
View All Result
Home Nasional Gercep Polri

9 Tahun Berlalu, Misteri Kematian Akseyna Mahasiswa UI Masih Dalam Penyelidikan

7 Juni 2024
in Gercep Polri
0
9 Tahun Berlalu, Misteri Kematian Akseyna Mahasiswa UI Masih Dalam Penyelidikan
Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsappScan QR Code

Jurnalismeinvestigatif.com – Polisi mengadakan pertemuan dengan Universitas Indonesia (UI) dan keluarga untuk membahas kasus kematian mahasiswa UI, Akseyna Ahad Dori, yang terjadi di Danau Kenanga dan masih menjadi misteri setelah 9 tahun. Dalam pertemuan itu, polisi menjelaskan kendala-kendala yang menghambat pengungkapan kasus tersebut sampai saat ini.

“Ya kendalanya begini, karena memang penemuan korban yang pertama itu kan kita tidak langsung mengenali korbannya siapa. Jadi kalau saya baca dari berita acara sudah ditemukan, setelah itu kita tidak tahu itu identitasnya siapa gitu itu di awal,” kata Kapolres Metro Depok Kombes Arya Perdana kepada wartawan di Mapolres Metro Depok, Rabu (5/6/2024).

Kamu mungkin suka

Puji Penurunan Angka Kecelakaan, Habiburokhman Sebut Strategi Polri di Mudik 2026 Sangat Efektif

Puji Penurunan Angka Kecelakaan, Habiburokhman Sebut Strategi Polri di Mudik 2026 Sangat Efektif

14 jam ago
Kakorlantas Polri: One Way Lokal Presisi Jadi Inovasi Kunci Urai Kepadatan Lebaran 2026

Kakorlantas Polri: One Way Lokal Presisi Jadi Inovasi Kunci Urai Kepadatan Lebaran 2026

18 jam ago

Arya menjelaskan bahwa salah satu kendalanya adalah bahwa jasad Akseyna baru teridentifikasi setelah 4-5 hari setelah ditemukan. Hal ini menjadi hambatan bagi pihak kepolisian dalam melakukan penyelidikan sejak awal.

“Sehingga sampai 4 atau 5 hari kemudian setelah orang tua korban datang orang tua korban lah yang mengerti ‘Oh ini anak saya’ Ini ternyata identik dengan barang-barang yang pernah diberikan dan dimiliki oleh korban. Sehingga 5 hari dari penemuan jenazah ini itulah yang membuat kita terhambat melakukan penyelidikan di awal,” tuturnya.

Arya juga menjelaskan bahwa setelah jasad Akseyna dikenali pada hari ke-5, banyak perubahan terjadi di tempat kejadian perkara (TKP). Bahkan, kasus tersebut sempat dipindahkan dari penanganan Polres ke Polda Metro Jaya, kemudian kembali ke Polres.

“Baru setelah itu kita melakukan otopsi ketika melakukan pencarian lagi ke TKP ke rumah kost korban. Dalam waktu 5 hari tentu sudah banyak yang terjadi dan sudah banyak yang berubah itu di tahun 2015 ya pada saat itu. Bahkan kasus ini sempat ditarik ke Polda lalu dikembalikan lagi ke Polres,” jelasnya.

“Dan sekarang dengan kondisi yang seperti ini kita berupaya secara maksimal untuk menemukan yang 5 hari miss, itu kira-kira yang miss itu apa. Nggak mudah untuk kembali ke 2015 dan mencari 5 hari yang hilang itu apa-apa saja sudah berubah,” tambahnya.

Arya menyebut bahwa meskipun terdapat 38 saksi dalam kasus Akseyna, namun kurang dari 30 orang yang dianggap kunci dalam potensi pengungkapan kasus tersebut. Pihak kepolisian berencana untuk mengkonsolidasikan kesaksian mereka guna menemukan bukti yang kuat di lapangan.

“(Jumlah) 38 saksi. Jadi 38 saksi ini kalau saya baca yg menjadi kunci tidak sampai 30 jadi ya hanya ada yg tau ‘Oh ya saya tau ada jenazah fisitu’ ‘Oh ya saya tau terkhir ketemu tanggal sekian’ Jadi saksi-saksi ini nanti kita gabungkan rangkaian. Ada masalah juga dari CCTV itu kan tidak ditemukan ya jadi ini jg cukup membuat kita harus bekerja keras menemukan bukti-bukti yang ada di lapangan,” tutupnya.

Baca Juga : Aksi Hijau Cinta Alam Indonesia Bersama #SelamatkanPlanetKita

Dapatkan informasi terupdate berita polpuler harian dari Jurnalismeinvestigatif.com. Untuk kerjasama lainya bisa kontak email tau sosial media kami lainnya.

Tags: AkseynaMahasiswaPolisiPolriUI
Salma Hn

Salma Hn

Berita Terkait

Puji Penurunan Angka Kecelakaan, Habiburokhman Sebut Strategi Polri di Mudik 2026 Sangat Efektif

Puji Penurunan Angka Kecelakaan, Habiburokhman Sebut Strategi Polri di Mudik 2026 Sangat Efektif

by Salma Hn
2026/04/02
0

Jakarta — Komisi III DPR RI memberikan apresiasi tinggi terhadap keberhasilan pengamanan serta rekayasa lalu lintas yang diterapkan Polri selama...

Kakorlantas Polri: One Way Lokal Presisi Jadi Inovasi Kunci Urai Kepadatan Lebaran 2026

Kakorlantas Polri: One Way Lokal Presisi Jadi Inovasi Kunci Urai Kepadatan Lebaran 2026

by Salma Hn
2026/04/02
0

Jakarta — Penanganan arus mudik dan balik Lebaran 1447 H (2026) resmi memasuki era baru. Korlantas Polri berhasil mencatatkan penurunan...

Nasky Putra Tandjung: Strategi Terencana Korlantas Polri Berhasil Tekan Fatalitas Hingga 30 Persen

Analis Nasky Putra Tandjung Apresiasi Kinerja Korlantas Polri Amankan Arus Mudik Lebaran 2026

by Salma Hn
2026/04/01
0

Jakarta — Keberhasilan Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri dalam mengawal arus mudik dan balik Lebaran 2026 mendapat pengakuan dari Analis...

Puji Suksesnya Operasi Ketupat, Soedeson Tandra Minta Polri Konsisten Jaga Standar Pengamanan

Puji Suksesnya Operasi Ketupat, Soedeson Tandra Minta Polri Konsisten Jaga Standar Pengamanan

by Salma Hn
2026/03/31
0

Jakarta — Kinerja Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) dalam mengawal arus mudik dan balik Lebaran 2026 kembali mendapat apresiasi dari...

Next Post
Briptu RDW Diduga Dibakar Istrinya Sendiri Akibat Konflik Rumah Tangga

Briptu RDW Diduga Dibakar Istrinya Sendiri Akibat Konflik Rumah Tangga

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kategori

  • Bisnis
  • Gagasan Ahli
  • Gercep Polri
  • Isu Polri
  • Jaga Negeri
  • Kamtibmas
  • Nasional
  • Pendapat Ahli
  • Pendidikan
  • Sains Teknologi
  • Sorotan
  • Sosial Politik
  • Trending no.1 Media Sosial

Berita Terbaru

Puji Penurunan Angka Kecelakaan, Habiburokhman Sebut Strategi Polri di Mudik 2026 Sangat Efektif

Puji Penurunan Angka Kecelakaan, Habiburokhman Sebut Strategi Polri di Mudik 2026 Sangat Efektif

2 April 2026
Kakorlantas Polri: One Way Lokal Presisi Jadi Inovasi Kunci Urai Kepadatan Lebaran 2026

Kakorlantas Polri: One Way Lokal Presisi Jadi Inovasi Kunci Urai Kepadatan Lebaran 2026

2 April 2026
Jenderal Listyo Sigit Puji Penurunan Fatalitas 31,19%, Instruksikan Polantas Terus Menyapa dan Melayani

Jenderal Listyo Sigit Puji Penurunan Fatalitas 31,19%, Instruksikan Polantas Terus Menyapa dan Melayani

2 April 2026
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Kebijakan Privasi
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

© Copyright Jurnalisme Investigatif Team All Rights Reserved -

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Sorotan
  • Pendapat Ahli
  • Sosial Politik
  • Bisnis
  • Pendidikan
  • Sains dan Teknologi

© Copyright Jurnalisme Investigatif Team All Rights Reserved -