Jurnalisme Investigatif
  • Beranda
  • Nasional
  • Sorotan
  • Pendapat Ahli
  • Sosial Politik
  • Bisnis
  • Pendidikan
  • Sains dan Teknologi
No Result
View All Result
Login
Jurnalisme Investigatif
  • Beranda
  • Nasional
  • Sorotan
  • Pendapat Ahli
  • Sosial Politik
  • Bisnis
  • Pendidikan
  • Sains dan Teknologi
No Result
View All Result
Jurnalisme Investigatif
No Result
View All Result
Home Nasional Gercep Polri

Komitmen Polisi Tuntaskan Kasus Vina

16 Mei 2024
in Gercep Polri
0
Komitmen Polisi Tuntaskan Kasus Vina
Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsappScan QR Code

Jurnalismeinvestigatif.com – Kepolisian memberikan klarifikasi mengenai kasus tragis yang menimpa Vina, seorang warga Cirebon, yang menjadi korban pembunuhan dan pemerkosaan oleh geng motor pada bulan Agustus 2016.

Kasus ini memperoleh perhatian luas dari masyarakat setelah diangkat menjadi film pada tahun 2024 dengan judul “Vina Sebelum 7 Hari, Kisah Sejati yang Terungkap oleh Roh Vina”.

Kamu mungkin suka

Perluas Jangkauan Patroli Udara, Korlantas Polri Luncurkan ETLE Drone Patrol Presisi

Perluas Jangkauan Patroli Udara, Korlantas Polri Luncurkan ETLE Drone Patrol Presisi

9 jam ago
Kakorlantas Irjen Pol Agus Suryonugroho: Isu ODOL Adalah Ancaman Keselamatan Publik

Kakorlantas Irjen Pol Agus Suryonugroho: Isu ODOL Adalah Ancaman Keselamatan Publik

14 jam ago

Kabid Humas Polda Jawa Barat (Jabar), Kombes Jules Abraham Abast, menjelaskan bahwa kasus ini awalnya ditangani oleh Polres Cirebon Kota berdasarkan laporan yang diterima pada bulan Agustus 2016. Karena tingkat kepentingannya yang sangat signifikan, kasus ini kemudian dialihkan ke Polda Jabar untuk penyelidikan lebih lanjut, yang berlangsung hingga bulan November.

“Jadi September (pelimpahan kasus) diterima, September akhir, jadi Oktober dan November diproses sidik selanjutnya,” terangnya, Selasa (14/5/2024).

Menurut Kombes Abaast, Polda Jabar telah berhasil menyelesaikan penyidikan kasus ini, yang kemudian dilimpahkan ke Kejaksaan dan berlanjut ke Pengadilan. Dari hasil penyidikan tersebut, polisi berhasil menetapkan 11 tersangka.

Dari 11 tersangka tersebut, hanya 8 di antaranya yang telah melewati proses pengadilan. Sementara itu, 3 tersangka lainnya masih dalam status Daftar Pencarian Orang (DPO), yaitu Andi, Dani, dan Egi yang juga dikenal sebagai Perong.

“Kemudian 8 orang ini divonis, untuk 7 orang tersangka yang telah dewasa dengan pembunuhan terencana dan kasus perlindungan anak yaitu divonis seumur hidup. Sedangkan terhadap 1 tersangka lagi yang pada saat itu masih dibawah umur telah divonis 8 tahun,” jelasnya.

Polda Jabar sejauh ini telah berupaya mencari identias asli 3 DPO tersebut. Sayangnya, 8 tersangka yang ada di balik jeruji enggan menunjukkan identitas asli.

Namun demikian, Kombes Abaast menyatakan bahwa pihaknya masih terus melakukan upaya untuk mencari informasi mengenai keberadaan ketiga DPO tersebut.

Hal ini disebabkan karena ketiga tersangka DPO ini hanya dikenal melalui inisial, dan belum dapat dipastikan apakah inisial tersebut merupakan nama asli mereka atau hanya sandaran alias nama samaran.

“Kami baru menemukan inisial, atau kata, nama saudara Dani, saudara Andi, saudara Pegi alias Perong. Apakah itu nama asli, atau nama samaran, ini masih kami telusuri,” katanya.

Spekulasi mulai muncul di sekitar kasus ini, dengan beberapa pihak mengaitkan penyembunyian ketiga tersangka DPO oleh pihak kepolisian. Beberapa bahkan menuduh bahwa ketiga tersangka DPO tersebut merupakan anak-anak dari anggota kepolisian.

Namun, Kombes Abaast dengan tegas membantah tuduhan tersebut. Ia menegaskan bahwa hasil penyelidikan, baik di Polres Cirebon Kota, Polda Jabar, maupun di pengadilan, tidak mencatat bahwa identitas ketiga tersangka DPO tersebut terkait dengan keluarga atau anak-anak dari anggota kepolisian. Bahkan, pacar Vina, Eki, juga menjadi korban dari kebrutalan geng motor tersebut.

“Jadi kami harap kalau ada berita-berita yang mengaitkan, mengatakan bahwa identitas yang bersangkutan sudah diketahui, sudah disembunyikan oleh pihak kepolisian, itu tidak benar,” tegasnya.

Untuk memastikan kasus ini terungkap sepenuhnya, Kombes Abaast mengajak masyarakat untuk memberikan informasi apabila mengetahui keberadaan ketiga tersangka DPO tersebut. Dia menjanjikan bahwa pihak kepolisian akan melakukan penyelidikan secara menyeluruh dan akan mengungkap kasus ini sejelas-jelasnya.

“Himbauan kami, bilamana rekan-rekan warga masyarakat mengetahui, tolong agar dapat menginformasikan kepada kami untuk dapat kami proses, kami ungkap kasus ini. Dan kami mohon doa seluruh warga masyarakat khususnya di Jawa Barat untuk dapat mengungkap kasus ini dengan seterang-terangnya,” pungkasnya.

Baca Juga : Joe Biden Naikkan Tarif Impor China: Langkah Strategis di Tengah Perang Dagang AS-China

Dapatkan informasi terupdate berita polpuler harian dari Jurnalismeinvestigatif.com. Untuk kerjasama lainya bisa kontak email tau sosial media kami lainnya. 

 

Tags: KasusPolisi IndonesiaPolriUngkap KasusVina
Salma Hn

Salma Hn

Berita Terkait

Perluas Jangkauan Patroli Udara, Korlantas Polri Luncurkan ETLE Drone Patrol Presisi

Perluas Jangkauan Patroli Udara, Korlantas Polri Luncurkan ETLE Drone Patrol Presisi

by Salma Hn
2026/05/26
0

JAKARTA — Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri terus memperkuat transformasi penegakan hukum lalu lintas melalui penerapan sistem ETLE Drone Patrol...

Kakorlantas Irjen Pol Agus Suryonugroho: Isu ODOL Adalah Ancaman Keselamatan Publik

Kakorlantas Irjen Pol Agus Suryonugroho: Isu ODOL Adalah Ancaman Keselamatan Publik

by Salma Hn
2026/05/26
0

JAKARTA — Indonesia sudah terlalu lama berkompromi dengan maraknya pengoperasian kendaraan over dimension and overload (ODOL). Truk dengan muatan berlebih...

Saat Mayoritas Tertib Bergerak Menjaga Jalan Bersama

Bukan Karena Takut Ditilang, Korlantas Ajak Warga Tertib Demi Peduli Nyawa Sesama

by Salma Hn
2026/05/26
0

JAKARTA — Di tengah dinamika lalu lintas yang kerap dipenuhi oleh cerita miring tentang pelanggaran, kemacetan, dan kecelakaan, ada satu...

Kakorlantas Polri: Sanksi Saja Tak Cukup, Keselamatan Harus Tumbuh dari Kesadaran

Kakorlantas Polri: Sanksi Saja Tak Cukup, Keselamatan Harus Tumbuh dari Kesadaran

by Salma Hn
2026/05/26
0

JAKARTA — Momentum Operasi Patuh 2026 menandai perubahan paradigma yang sangat penting dalam cara negara memandang persoalan lalu lintas. Selama...

Next Post
Kontroversi Film Vina Sebelum 7 Hari dan Mau Diboikot! #usutkasusvina

Kontroversi Film Vina Sebelum 7 Hari dan Mau Diboikot! #usutkasusvina

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kategori

  • Bisnis
  • Gagasan Ahli
  • Gercep Polri
  • Isu Polri
  • Jaga Negeri
  • Kamtibmas
  • Nasional
  • Pendapat Ahli
  • Pendidikan
  • Sains Teknologi
  • Sorotan
  • Sosial Politik
  • Trending no.1 Media Sosial

Berita Terbaru

Pasca-launching ETLE Drone, Korlantas Intensif Pantau Pelanggaran Gage Jakarta

Korlantas Polri Tingkatkan Pengawasan Lalu Lintas dengan ETLE Drone Patrol Presisi di Jakarta

26 Mei 2026
Perluas Jangkauan Patroli Udara, Korlantas Polri Luncurkan ETLE Drone Patrol Presisi

Perluas Jangkauan Patroli Udara, Korlantas Polri Luncurkan ETLE Drone Patrol Presisi

26 Mei 2026
Kakorlantas Irjen Pol Agus Suryonugroho: Isu ODOL Adalah Ancaman Keselamatan Publik

Kakorlantas Irjen Pol Agus Suryonugroho: Isu ODOL Adalah Ancaman Keselamatan Publik

26 Mei 2026
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Kebijakan Privasi
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

© Copyright Jurnalisme Investigatif Team All Rights Reserved -

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Sorotan
  • Pendapat Ahli
  • Sosial Politik
  • Bisnis
  • Pendidikan
  • Sains dan Teknologi

© Copyright Jurnalisme Investigatif Team All Rights Reserved -