Jurnalisme Investigatif
  • Beranda
  • Nasional
  • Sorotan
  • Pendapat Ahli
  • Sosial Politik
  • Bisnis
  • Pendidikan
  • Sains dan Teknologi
No Result
View All Result
Login
Jurnalisme Investigatif
  • Beranda
  • Nasional
  • Sorotan
  • Pendapat Ahli
  • Sosial Politik
  • Bisnis
  • Pendidikan
  • Sains dan Teknologi
No Result
View All Result
Jurnalisme Investigatif
No Result
View All Result
Home Nasional

Diduga Hendak Demo Tolak PPKM, Sejumlah Orang Diamankan Polisi

25 Juli 2021
in Nasional
0
Arus Lalu Lintas di Pos Penyekatan PPKM Level 4 Underpass Mampang Ramai Lancar
Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsappScan QR Code

Kamu mungkin suka

Artifintel Soundworks Perkenalkan Code of Ashes, Band Metalcore AI Berkonsep Futuristik

Artifintel Soundworks Perkenalkan Code of Ashes, Band Metalcore AI Berkonsep Futuristik

1 jam ago
Perkuat Program Kapolri, Kakorlantas Dorong Transformasi Digital di Seluruh Subsektor

Perkuat Program Kapolri, Kakorlantas Dorong Transformasi Digital di Seluruh Subsektor

2 jam ago

Suara.com – Sejumlah orang diamankan polisi diduga hendak ikut aksi demo tolak PPKM yang rencananya berlangsung di kawasan Istana Merdeka, Jakarta Pusat, hari ini.

Hal tersebut dibenarkan oleh Kepala Biro Operasi Polda Metro Jaya Kombes Marsudianto.

“Iya (diamankan) beberapa orang,” kata Marsudianto kepada wartawan, Sabtu (24/7/2021).

Hanya saja, Marsudianto tidak merinci jumlah orang yang diamankan pagi tadi.

Soal alasan diamankannya beberapa orang tersebut, dia mengatakan jika saat ini masih didalami oleh pihak reserse guna diketahui peran-perannya.

“Masih didalami reserse itu perannya apa mereka. Tapi yang jelas ini kan masih PPKM Level 4,” sambungnya.

Marsudianto juga belum dapat memastikan apakah beberapa orang itu merupakan provokator atau membawa senjata tajam.

Dia menyebut, jika kedapatan membawa senjata tajam bisa langsung ditetapkan tersangka.

“Kalau memang ada barang buktinya mungkin akan menjadi tersangka,” beber dia.

Siagakan Ribuan Personel

Sementara itu, kepolisian telah menyiapkan pengamanan guna mengantisipasi adanya kabar soal aksi demonstrasi tolak PPKM di kawasan Istana Merdeka, Jakarta Pusat, Sabtu (24/7/2021). Ribuan personel disiagakan guna mengantisipasi aksi unjuk rasa.

Marsudianto mengatakan, sebanyak 3.385 personel telah disiagakan. Jumlah tersebut merupakan gabungan dari TNI, Polri, dan jajaran terkait.

“Ada 3.385 orang siap mengamankan demo,” kata Marsudianto.

Marsudianto mengatakan, ribuan personel tersebut telah bersiaga sejak pukul 07.00 WIB tadi. Nantinya, mereka akan berjaga di kawasan Monas, Jakarta Pusat.

“Personel dikerahkan di sekitar Monas dan DPR,” sambungnya.

Tak hanya itu, Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya akan melakukan pengamanan di sejumlah ruas jalan di kawasan Istana Merdeka.

Total ada 350 personel lalu lintas yang akan disiagakan. Nantinya, mereka akan berjaga sejak pagi dan akan ditempatkan di jalan-jalan yang ditutup guna mengantisipasi penerobosan dari peserta aksi unjuk rasa.

“Ada 350 personel (anggota Ditlantas),” kata Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Sambodo Purnomo Yogo kepada wartawan.

Kemarin, kepolisian mulai memasang barikade kawat berduri di sekitar Istana Negara. Sambodo belum dapat memastikan mengenai jam buka tutup di jalan tersebut dan akan bertindak sesuai situasi di lapangan.

“Penutupan situasional, melihat perkembangan eskalasi di lapangan,” sambungnya.

Lebih lanjut, Sambodo menyebut tidak ada pengalihan arus imbas unjuk rasa itu. Pasalnya, hingga kini di Ibu Kota masih berlangsung aturan PPKM.

“Tidak ada pengalihan arus lainnya. Saat ini penyekatan PPKM level 4 masih berlangsung di Sudirman-Thamrin (Jakarta Pusat),” imbuh Sambodo.

Pantauan Suara.com pukul 10.00 WIB, suasana di kawasan Patung Kuda masih terpantau sepi. Namun, aparat kepolisian telah bersiaga sejak pagi.

Terlihat pula sejumlah kendaraan taktis milik kepolisian telah disiagakan. Arus lalu lintas saat ini juga terpantau masih lengang.

Jokowi End Game

Ajakan aksi unjuk rasa di seluruh wilayah untuk menolak PPKM sebelumnya beredar di media sosial.

Salah satunya aksi bertajuk ‘Seruan Aksi Nasional Jokowi End Game’ yang dijadwalkan berlangsung di Istana Negara, Jakarta Pusat, pada Sabtu (25/7/2021) hari ini.

Sejumlah massa dari komunitas ojek online alias ojol, mahasiswa, pedagang kaki lima, dan aliansi masyarakat lainnya berencana melakukan long march dari Glodok, Jakarta Barat.

Polri telah mengimbau masyarakat tak terhasut dengan adanya ajakan aksi tersebut. Sebab, kekinian masih dalam situasi pandemi.

Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol Argo Yuwono mengatakan pihaknya akan menindak tegas pihak-pihak yang tetap melaksanakan aksi unjuk rasa. Khususnya jika aksi tersebut telah dianggap menganggu ketertiban umum.

“Kalau memang dilakukan, mengganggu ketertiban umum ya kami amankan,” kata Argo kepada wartawan, Jumat (23/7/2021).

Sementara itu, Argo meminta para peserta aksi baiknya menyampaikan pendapat dan aspirasinya secara daring. Misalnya, melalui forum group discussion (FGD).

“Bisa dilakukan dengan audiensi atau dilakukan dalam bentuk FGD online,” katanya.

Redaksi Jurnalismeinvestigatif

Redaksi Jurnalismeinvestigatif

Berita Terkait

Artifintel Soundworks Perkenalkan Code of Ashes, Band Metalcore AI Berkonsep Futuristik

Artifintel Soundworks Perkenalkan Code of Ashes, Band Metalcore AI Berkonsep Futuristik

by Salma Hn
2026/05/13
0

JAKARTA — Industri musik berbasis kecerdasan buatan (AI) di Indonesia kembali diramaikan oleh kehadiran identitas baru yang unik. Code of...

Perkuat Program Kapolri, Kakorlantas Dorong Transformasi Digital di Seluruh Subsektor

Perkuat Program Kapolri, Kakorlantas Dorong Transformasi Digital di Seluruh Subsektor

by Salma Hn
2026/05/13
0

JAKARTA — Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri, Irjen Pol. Drs. Agus Suryonugroho, S.H., M.Hum., memberikan arahan tegas kepada seluruh...

Korlantas Polri Siapkan Strategi Terpadu Capai Zero ODOL 2027

Instruksi Kapolri: Korlantas Polri Rancang Formulasi Penegakan Hukum ODOL 2027

by Salma Hn
2026/05/13
0

JAKARTA — Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri, Irjen Pol. Drs. Agus Suryonugroho, S.H., M.Hum., menegaskan komitmen institusinya dalam mendukung...

Keadilan di Persimpangan Jalan: Menimbang Restorative Justice dalam Perkara Laka Lantas

Kealpaan vs Kesengajaan: Batas Tegas Penerapan Keadilan Restoratif di Jalan Raya

by Salma Hn
2026/05/12
0

Ketika kecelakaan lalu lintas merenggut nyawa atau melukai seseorang, pertanyaan yang paling mendasar bukanlah seberapa keras hukuman yang harus dijatuhkan,...

Next Post
Kapolres Madiun Kota Bersama Forkopimda Salurkan Beras Saat Patroli PPKM Darurat

Sambil Razia PPKM, Polresta Malang Kota Sebar Ribuan Paket Bantuan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kategori

  • Bisnis
  • Gagasan Ahli
  • Gercep Polri
  • Isu Polri
  • Jaga Negeri
  • Kamtibmas
  • Nasional
  • Pendapat Ahli
  • Pendidikan
  • Sains Teknologi
  • Sorotan
  • Sosial Politik
  • Trending no.1 Media Sosial

Berita Terbaru

Artifintel Soundworks Perkenalkan Code of Ashes, Band Metalcore AI Berkonsep Futuristik

Artifintel Soundworks Perkenalkan Code of Ashes, Band Metalcore AI Berkonsep Futuristik

13 Mei 2026
Perkuat Program Kapolri, Kakorlantas Dorong Transformasi Digital di Seluruh Subsektor

Perkuat Program Kapolri, Kakorlantas Dorong Transformasi Digital di Seluruh Subsektor

13 Mei 2026
Korlantas Polri Siapkan Strategi Terpadu Capai Zero ODOL 2027

Instruksi Kapolri: Korlantas Polri Rancang Formulasi Penegakan Hukum ODOL 2027

13 Mei 2026
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Kebijakan Privasi
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

© Copyright Jurnalisme Investigatif Team All Rights Reserved -

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Sorotan
  • Pendapat Ahli
  • Sosial Politik
  • Bisnis
  • Pendidikan
  • Sains dan Teknologi

© Copyright Jurnalisme Investigatif Team All Rights Reserved -