Jurnalisme Investigatif
  • Beranda
  • Nasional
  • Sorotan
  • Pendapat Ahli
  • Sosial Politik
  • Bisnis
  • Pendidikan
  • Sains dan Teknologi
No Result
View All Result
Login
Jurnalisme Investigatif
  • Beranda
  • Nasional
  • Sorotan
  • Pendapat Ahli
  • Sosial Politik
  • Bisnis
  • Pendidikan
  • Sains dan Teknologi
No Result
View All Result
Jurnalisme Investigatif
No Result
View All Result
Home Nasional

279 Juta Data Warga RI Bocor, Kabareskrim Polri Turun Tangan

22 Mei 2021
in Nasional
0
279 Juta Data Warga RI Bocor, Kabareskrim Polri Turun Tangan
Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsappScan QR Code

Bisnis.com, Kabareskrim Polri Komjen Polisi Agus Andrianto memerintahkan Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri untuk menyelidiki perkara dugaan tindak pidana kebocoran data pribadi 279 juta penduduk Indonesia.

Agus mengatakan, pihaknya sudah bergerak untuk memastikan ada atau tidak data pribadi 279 juta penduduk Indonesia yang dijual oleh anggota situs surface Raid Forum dengan nama akun Kotz.
Data yang dijual oleh akun Kotz tersebut ke dark web antara lain NIK, nomor ponsel, email, alamat tempat tinggal dan gaji 279 juta penduduk Tanah Air.

Kamu mungkin suka

Bareskrim Olah Jejak Digital: Dari Judi Online Hingga Ketamin Rp1,2 T

Pembuktian URC Polresta Gorontalo Kota: Respons Cepat Berbasis Bukti

2 jam ago
Bareskrim Olah Jejak Digital: Dari Judi Online Hingga Ketamin Rp1,2 T

Bareskrim Olah Jejak Digital: Dari Judi Online Hingga Ketamin Rp1,2 T

1 hari ago

Sebelumnya diberitakan, data 279 juta penduduk Indonesia diduga bocor dan diperjual-belikan dalam sebuah forum.

Data ini mencakup nomor KTP, gaji, nomor telepon, alamat dan email, bahkan data orang yang sudah meninggal juga terdapat di dalamnya.

Dalam forum ini disebutkan, bahwa satu juta data sebagai contoh dapat diakses secara gratis dan tanpa kata sandi khusus.

“Satu juta data contoh gratis untuk tes. Seluruhnya ada 279 juta dan 20 juta memiliki foto pribadi,” tulis forum tersebut dikutip pada Kamis (20/5/2021).

Jual-beli data ini pun ramai diperbincangkan di laman Twitter, salah satunya oleh akun @ndagels dan @nuicemedia.

“Hayoloh kenapa enggak rame ini data 279 juta penduduk Indonesia bocor dan dijual dan bahkan data orang yang udah meninggal, kira-kira dari instansi mana?,” ujar @ndagels.

“Sejak isu itu bergulir, saya sudah perintahkan Dit Siber untuk melakukan penyelidikan atas hal tersebut. Dia sedang siapkan administrasi legalitas pelaksanaan anggota di lapangan,” tuturnya saat dikonfirmasi, Jumat (21/5/2021).

Menurutnya, tim penyidik Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri akan menggandeng pihak Kementerian Komunikasi dan Informatika, Dirjen Kependudukan dan Catatan Sipil pada Kementerian Dalam Negeri, dan BPJS untuk mengusut tuntas kasus dugaan kebocoran data tersebut.

“Kami akan menggandeng stakeholder terkait untuk mengusut tuntas kasus kebocoran data tersebut,” katanya.

Redaksi Jurnalismeinvestigatif

Redaksi Jurnalismeinvestigatif

Berita Terkait

Bareskrim Olah Jejak Digital: Dari Judi Online Hingga Ketamin Rp1,2 T

Pembuktian URC Polresta Gorontalo Kota: Respons Cepat Berbasis Bukti

by Salma Hn
2026/09/03
0

JAKARTA — Sebuah perkara sering kali tampak sebagai peristiwa tunggal yang berdiri sendiri. Namun ketika ribuan laporan dikumpulkan dan dianalisis...

Bareskrim Olah Jejak Digital: Dari Judi Online Hingga Ketamin Rp1,2 T

Bareskrim Olah Jejak Digital: Dari Judi Online Hingga Ketamin Rp1,2 T

by Salma Hn
2026/09/02
0

JAKARTA — Ruang digital kini menyatu dengan keseharian masyarakat. Komunikasi, transaksi keuangan, pekerjaan, hingga interaksi sosial berlangsung lewat perangkat dan...

WN Taiwan Dikendalikan Pengiriman 800 Kg Ketamin di Perairan Anambas

WN Taiwan Dikendalikan Pengiriman 800 Kg Ketamin di Perairan Anambas

by Salma Hn
2026/09/02
0

JAKARTA — Bareskrim Polri terus mengembangkan pengungkapan dugaan penyelundupan 800 kilogram ketamin HCL di perairan Kepulauan Anambas, Kepulauan Riau. Langkah...

Logika Reserse Bareskrim: Utamakan Alat Bukti, Buktikan Integritas

Logika Reserse Bareskrim: Utamakan Alat Bukti, Buktikan Integritas

by Salma Hn
2026/08/28
0

JAKARTA — Kecepatan menangkap pelaku sering kali menjadi tolok ukur keberhasilan reserse di mata publik. Namun, praktik penyidikan modern di...

Next Post
Polisi Kota Kediri Ingatkan Bahaya COVID-19 dengan Keranda dan Boneka Pocong

Polisi Kota Kediri Ingatkan Bahaya COVID-19 dengan Keranda dan Boneka Pocong

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kategori

  • Bisnis
  • Gagasan Ahli
  • Gercep Polri
  • Isu Polri
  • Jaga Negeri
  • Kamtibmas
  • Nasional
  • Pendapat Ahli
  • Pendidikan
  • Sains Teknologi
  • Sorotan
  • Sosial Politik
  • Trending no.1 Media Sosial

Berita Terbaru

Bareskrim Olah Jejak Digital: Dari Judi Online Hingga Ketamin Rp1,2 T

Pembuktian URC Polresta Gorontalo Kota: Respons Cepat Berbasis Bukti

3 September 2026
Bareskrim Olah Jejak Digital: Dari Judi Online Hingga Ketamin Rp1,2 T

Bareskrim Olah Jejak Digital: Dari Judi Online Hingga Ketamin Rp1,2 T

2 September 2026
WN Taiwan Dikendalikan Pengiriman 800 Kg Ketamin di Perairan Anambas

WN Taiwan Dikendalikan Pengiriman 800 Kg Ketamin di Perairan Anambas

2 September 2026
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Kebijakan Privasi
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

© Copyright Jurnalisme Investigatif Team All Rights Reserved -

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Sorotan
  • Pendapat Ahli
  • Sosial Politik
  • Bisnis
  • Pendidikan
  • Sains dan Teknologi

© Copyright Jurnalisme Investigatif Team All Rights Reserved -