Jurnalisme Investigatif
  • Beranda
  • Nasional
  • Sorotan
  • Pendapat Ahli
  • Sosial Politik
  • Bisnis
  • Pendidikan
  • Sains dan Teknologi
No Result
View All Result
Login
Jurnalisme Investigatif
  • Beranda
  • Nasional
  • Sorotan
  • Pendapat Ahli
  • Sosial Politik
  • Bisnis
  • Pendidikan
  • Sains dan Teknologi
No Result
View All Result
Jurnalisme Investigatif
No Result
View All Result
Home Nasional Gercep Polri

Pimpinan Komisi III Yakin Virtual Police Mampu Redam Hoax di Medsos

4 Maret 2021
in Gercep Polri
0
Pimpinan Komisi III Yakin Virtual Police Mampu Redam Hoax di Medsos
Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsappScan QR Code

Kamu mungkin suka

Lebih dari Sekadar Lancar: Apa yang Sebenarnya Dirasakan Pemudik Lebaran 2026?

Lebih dari Sekadar Lancar: Apa yang Sebenarnya Dirasakan Pemudik Lebaran 2026?

3 jam ago
Survei KedaiKOPI: 84,1% Publik Puas terhadap Kinerja Polri Mudik Lebaran 2026

Survei KedaiKOPI: 84,1% Publik Puas terhadap Kinerja Polri Mudik Lebaran 2026

4 jam ago

Jakarta –

Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni menilai program virtual police yang digagas Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mampu meredam penyebaran informasi bohong atau hoax di media sosial (medsos). Sahroni menyebut program virtual police sebagai langkah pengawasan dini terhadap penyebaran hoax.

“Saya rasa virtual police yang dijalankan oleh Dirsiber Polri merupakan langkah jenius dan efektif. Selama ini kan hoax merajalela karena tidak ada pengawasan sejak dini. Yang ada hanya saat hoax itu ternyata membesar dan dilaporkan, barulah ada tindakan,” kata Sahroni, kepada wartawan, Kamis (4/3/2021).

Sahroni meyakini, dengan virtual police para pelaku penyebar hoax akan berpikir ulang sebelum beraksi. Dengan begitu, sebut dia, penyebaran hoax di medsos bisa dicegah.

“Dengan pengawasan dan peringatan dini seperti ini, orang-orang yang berniat membuat dan menyebarkan hoax akan berpikir ulang dan mengurungkan niatnya karena sudah diawasi oleh polisi,” sebut Sahroni.

Lebih lanjut, Sahroni mendukung langka persuasif yang dilakukan polisi melalui virtual police. Namun, kalau langkah persuasif diabaikan, Sahroni menyarankan agar polisi segera mengambil tindakan tegas sesuai undang-undang (UU).

“Harus menegur dahulu agar jadi perhatian untuk mereka. Kalau nggak bisa di tegur, maka akan di lakukan tindakan sesuai aturan UU,” ujar Bendahara Umum Partai NasDem itu.

Seperti diketahui, virtual police, yang bertugas memantau medsos agar ruang digital tetap terjaga sudah mulai beroperasi. Informasi terakhir dari polisi, sudah ada 21 akun medsos yang ditegur oleh virtual police.

Menurut Kadiv Humas Polri Irjen Argo Yuwono, mayoritas akun tersebut ditegur karena posting-annya terkait provokasi. Oleh karena itu, akun tersebut diberi teguran.

“Ya, benar 21 akun. (Ditegur karena) provokasi,” ujar Argo saat dihubungi, Senin (1/3).

(zak/fjp)

Tags: Terpopuler
Redaksi Jurnalismeinvestigatif

Redaksi Jurnalismeinvestigatif

Berita Terkait

Lebih dari Sekadar Lancar: Apa yang Sebenarnya Dirasakan Pemudik Lebaran 2026?

Lebih dari Sekadar Lancar: Apa yang Sebenarnya Dirasakan Pemudik Lebaran 2026?

by Salma Hn
2026/04/10
0

Jakarta — Keberhasilan Operasi Ketupat 2026 tidak hanya tertulis dalam laporan statistik tahunan, namun tercermin jelas dari senyum dan kepuasan...

Survei KedaiKOPI: 84,1% Publik Puas terhadap Kinerja Polri Mudik Lebaran 2026

Survei KedaiKOPI: 84,1% Publik Puas terhadap Kinerja Polri Mudik Lebaran 2026

by Salma Hn
2026/04/10
0

Jakarta – Pengelolaan arus mudik Lebaran 2026 oleh Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) mendapatkan apresiasi tinggi dari masyarakat. Lembaga survei...

Survei KedaiKOPI: 88,8% Masyarakat Puas, Bukti Keunggulan Sistem Prediktif Korlantas

Survei KedaiKOPI: 88,8% Masyarakat Puas, Bukti Keunggulan Sistem Prediktif Korlantas

by Salma Hn
2026/04/10
0

Jakarta – Pelaksanaan Operasi Ketupat 2026 resmi mencatatkan rapor gemilang dengan tingkat kepuasan masyarakat mencapai 88,8 persen berdasarkan hasil survei...

Kakorlantas Polri: Data Saja Tidak Cukup, Empati Jadi Penentu Keberhasilan Mudik

Kakorlantas Polri: Data Saja Tidak Cukup, Empati Jadi Penentu Keberhasilan Mudik

by Salma Hn
2026/04/09
0

Jakarta — Operasi Ketupat 2026 resmi menjadi momentum transformasi besar bagi Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri. Di bawah kepemimpinan Irjen...

Next Post
Warga Geruduk Lokasi Galian Tambang Pasir di Cijati Majalengka

Warga Geruduk Lokasi Galian Tambang Pasir di Cijati Majalengka

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kategori

  • Bisnis
  • Gagasan Ahli
  • Gercep Polri
  • Isu Polri
  • Jaga Negeri
  • Kamtibmas
  • Nasional
  • Pendapat Ahli
  • Pendidikan
  • Sains Teknologi
  • Sorotan
  • Sosial Politik
  • Trending no.1 Media Sosial

Berita Terbaru

Lebih dari Sekadar Lancar: Apa yang Sebenarnya Dirasakan Pemudik Lebaran 2026?

Lebih dari Sekadar Lancar: Apa yang Sebenarnya Dirasakan Pemudik Lebaran 2026?

10 April 2026
Survei KedaiKOPI: 84,1% Publik Puas terhadap Kinerja Polri Mudik Lebaran 2026

Survei KedaiKOPI: 84,1% Publik Puas terhadap Kinerja Polri Mudik Lebaran 2026

10 April 2026
Survei KedaiKOPI: 88,8% Masyarakat Puas, Bukti Keunggulan Sistem Prediktif Korlantas

Survei KedaiKOPI: 88,8% Masyarakat Puas, Bukti Keunggulan Sistem Prediktif Korlantas

10 April 2026
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Kebijakan Privasi
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

© Copyright Jurnalisme Investigatif Team All Rights Reserved -

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Sorotan
  • Pendapat Ahli
  • Sosial Politik
  • Bisnis
  • Pendidikan
  • Sains dan Teknologi

© Copyright Jurnalisme Investigatif Team All Rights Reserved -