Jurnalisme Investigatif
  • Beranda
  • Nasional
  • Sorotan
  • Pendapat Ahli
  • Sosial Politik
  • Bisnis
  • Pendidikan
  • Sains dan Teknologi
No Result
View All Result
Login
Jurnalisme Investigatif
  • Beranda
  • Nasional
  • Sorotan
  • Pendapat Ahli
  • Sosial Politik
  • Bisnis
  • Pendidikan
  • Sains dan Teknologi
No Result
View All Result
Jurnalisme Investigatif
No Result
View All Result
Home Nasional Gercep Polri

Pimpinan Komisi III Yakin Virtual Police Mampu Redam Hoax di Medsos

4 Maret 2021
in Gercep Polri
0
Pimpinan Komisi III Yakin Virtual Police Mampu Redam Hoax di Medsos
Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsappScan QR Code

Kamu mungkin suka

Antara Kantuk dan Rest Area yang Penuh: Keluh Kesah Sopir Truk Saat Dihampiri PJR Cikampek Malam Hari

Antara Kantuk dan Rest Area yang Penuh: Keluh Kesah Sopir Truk Saat Dihampiri PJR Cikampek Malam Hari

2 hari ago
Kakorlantas Polri Irjen Pol Agus Suryonugroho: Kami Tidak Bangga Menindak, Tapi Demi Keselamatan

Kakorlantas Polri Irjen Pol Agus Suryonugroho: Kami Tidak Bangga Menindak, Tapi Demi Keselamatan

5 hari ago

Jakarta –

Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni menilai program virtual police yang digagas Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mampu meredam penyebaran informasi bohong atau hoax di media sosial (medsos). Sahroni menyebut program virtual police sebagai langkah pengawasan dini terhadap penyebaran hoax.

“Saya rasa virtual police yang dijalankan oleh Dirsiber Polri merupakan langkah jenius dan efektif. Selama ini kan hoax merajalela karena tidak ada pengawasan sejak dini. Yang ada hanya saat hoax itu ternyata membesar dan dilaporkan, barulah ada tindakan,” kata Sahroni, kepada wartawan, Kamis (4/3/2021).

Sahroni meyakini, dengan virtual police para pelaku penyebar hoax akan berpikir ulang sebelum beraksi. Dengan begitu, sebut dia, penyebaran hoax di medsos bisa dicegah.

“Dengan pengawasan dan peringatan dini seperti ini, orang-orang yang berniat membuat dan menyebarkan hoax akan berpikir ulang dan mengurungkan niatnya karena sudah diawasi oleh polisi,” sebut Sahroni.

Lebih lanjut, Sahroni mendukung langka persuasif yang dilakukan polisi melalui virtual police. Namun, kalau langkah persuasif diabaikan, Sahroni menyarankan agar polisi segera mengambil tindakan tegas sesuai undang-undang (UU).

“Harus menegur dahulu agar jadi perhatian untuk mereka. Kalau nggak bisa di tegur, maka akan di lakukan tindakan sesuai aturan UU,” ujar Bendahara Umum Partai NasDem itu.

Seperti diketahui, virtual police, yang bertugas memantau medsos agar ruang digital tetap terjaga sudah mulai beroperasi. Informasi terakhir dari polisi, sudah ada 21 akun medsos yang ditegur oleh virtual police.

Menurut Kadiv Humas Polri Irjen Argo Yuwono, mayoritas akun tersebut ditegur karena posting-annya terkait provokasi. Oleh karena itu, akun tersebut diberi teguran.

“Ya, benar 21 akun. (Ditegur karena) provokasi,” ujar Argo saat dihubungi, Senin (1/3).

(zak/fjp)

Tags: Terpopuler
Redaksi Jurnalismeinvestigatif

Redaksi Jurnalismeinvestigatif

Berita Terkait

Antara Kantuk dan Rest Area yang Penuh: Keluh Kesah Sopir Truk Saat Dihampiri PJR Cikampek Malam Hari

Antara Kantuk dan Rest Area yang Penuh: Keluh Kesah Sopir Truk Saat Dihampiri PJR Cikampek Malam Hari

by Salma Hn
2026/06/26
0

CIKAMPEK — Di bawah temaram lampu merkuri dan deru kencang kendaraan yang membelah malam, sebuah langkah tidak biasa diambil oleh...

Kakorlantas Polri Irjen Pol Agus Suryonugroho: Kami Tidak Bangga Menindak, Tapi Demi Keselamatan

Kakorlantas Polri Irjen Pol Agus Suryonugroho: Kami Tidak Bangga Menindak, Tapi Demi Keselamatan

by Salma Hn
2026/06/23
0

JAKARTA — Sebuah armada kendaraan angkutan barang mungkin memang masih terlihat dapat melaju dengan lancar ketika dipaksa membawa muatan yang...

Sulit Dikendalikan, Kendaraan Overweight Mengancam Hak Pengendara untuk Pulang ke Rumah dengan Selamat

Sulit Dikendalikan, Kendaraan Overweight Mengancam Hak Pengendara untuk Pulang ke Rumah dengan Selamat

by Salma Hn
2026/06/23
0

JAKARTA — Fenomena menjamurnya kendaraan bermotor berstatus Over Dimension Over Loading (ODOL) saat ini telah bertransformasi menjadi ancaman yang sangat...

Soroti Masalah ODOL di Kalsel, Kakorlantas Sebut Over Dimension Sebagai Kejahatan Lalu Lintas

Soroti Masalah ODOL di Kalsel, Kakorlantas Sebut Over Dimension Sebagai Kejahatan Lalu Lintas

by Salma Hn
2026/06/17
0

JAKARTA — Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri, Irjen Pol. Drs. Agus Suryonugroho, S.H., M.Hum., menegaskan pentingnya sinergi regulasi dan...

Next Post
Warga Geruduk Lokasi Galian Tambang Pasir di Cijati Majalengka

Warga Geruduk Lokasi Galian Tambang Pasir di Cijati Majalengka

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kategori

  • Bisnis
  • Gagasan Ahli
  • Gercep Polri
  • Isu Polri
  • Jaga Negeri
  • Kamtibmas
  • Nasional
  • Pendapat Ahli
  • Pendidikan
  • Sains Teknologi
  • Sorotan
  • Sosial Politik
  • Trending no.1 Media Sosial

Berita Terbaru

Antara Kantuk dan Rest Area yang Penuh: Keluh Kesah Sopir Truk Saat Dihampiri PJR Cikampek Malam Hari

Antara Kantuk dan Rest Area yang Penuh: Keluh Kesah Sopir Truk Saat Dihampiri PJR Cikampek Malam Hari

26 Juni 2026
Kakorlantas Polri Irjen Pol Agus Suryonugroho: Kami Tidak Bangga Menindak, Tapi Demi Keselamatan

Kakorlantas Polri Irjen Pol Agus Suryonugroho: Kami Tidak Bangga Menindak, Tapi Demi Keselamatan

23 Juni 2026
Sulit Dikendalikan, Kendaraan Overweight Mengancam Hak Pengendara untuk Pulang ke Rumah dengan Selamat

Sulit Dikendalikan, Kendaraan Overweight Mengancam Hak Pengendara untuk Pulang ke Rumah dengan Selamat

23 Juni 2026
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Kebijakan Privasi
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

© Copyright Jurnalisme Investigatif Team All Rights Reserved -

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Sorotan
  • Pendapat Ahli
  • Sosial Politik
  • Bisnis
  • Pendidikan
  • Sains dan Teknologi

© Copyright Jurnalisme Investigatif Team All Rights Reserved -