Cikampek – Kepala Korps Lalu Lintas Polri, Irjen Pol Drs. Agus Suryonugroho S.H., M.Hum., memimpin apel Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) pasca pelaksanaan Operasi Lilin 2025 yang digelar di Command Center KM 29, Bekasi, Jawa Barat, Jumat (2/1/2025).
Dalam arahannya, Irjen Agus menyampaikan bahwa selama Operasi Lilin 2025 berlangsung, jumlah kecelakaan lalu lintas dan fatalitas korban meninggal dunia mengalami penurunan signifikan hingga 25 persen.
“Saya sangat bangga karena fatalitas korban meninggal dunia pada Operasi Natal dan Tahun Baru ini turun sebanyak 25%. Tahun lalu ada tiga kejadian menonjol, tahun ini hanya satu. Jumlah peristiwa kecelakaan pun menurun sekitar 7%”, ungkapnya.
Ia juga menyebutkan bahwa jumlah korban meninggal dunia akibat laka turun dari 450 pada tahun sebelumnya menjadi 338 selama operasi kali ini.
Irjen Agus memberikan apresiasi kepada para personel yang bertugas mulai dari posko hingga lapangan, termasuk di jalan tol dan pengawasan wilayah, atas kerja keras mereka yang menjadi indikator keberhasilan operasi tersebut.
“Situasi harkamtibmas terkendali dengan tidak adanya kejadian menonjol hingga saat ini, dan kamseltibcarlantas sesuai Decade of Action juga menunjukkan penurunan signifikan,” ujarnya.
Meski apel KRYD sudah berlangsung, pemantauan arus lalu lintas di jalan tol, arteri, pelabuhan, dan tempat penyeberangan tetap dilakukan hingga Minggu (4/1).
Irjen Agus menginstruksikan agar semua klaster diperiksa, termasuk situasi lalu lintas di tol, jalan nasional, jalan alternatif, serta pelabuhan penyeberangan seperti Bakauheni, Merak, Gilimanuk, dan Ketapang.
Mengenai arus balik, Irjen Agus memperkirakan puncaknya pada tanggal 4 Januari. Namun, ia optimis situasi dapat dikendalikan dengan baik. “Kemungkinan penerapan one-way tidak besar, mungkin hanya contraflow jika diperlukan,” tambahnya.
Selain itu, Irjen Agus juga melaporkan kondisi tempat-tempat wisata yang masih ramai dikunjungi, seperti kawasan Batu dan Malang hingga Puncak Bogor. “Saya cek di Malang Raya, Batu sudah sangat kondusif dan pergerakan pengunjung tidak signifikan. Lalu lintas di Gadog dan Nagreg juga terkendali,” pungkasnya.








