Jurnalisme Investigatif
  • Beranda
  • Nasional
  • Sorotan
  • Pendapat Ahli
  • Sosial Politik
  • Bisnis
  • Pendidikan
  • Sains dan Teknologi
No Result
View All Result
Login
Jurnalisme Investigatif
  • Beranda
  • Nasional
  • Sorotan
  • Pendapat Ahli
  • Sosial Politik
  • Bisnis
  • Pendidikan
  • Sains dan Teknologi
No Result
View All Result
Jurnalisme Investigatif
No Result
View All Result
Home Nasional Gercep Polri

Juventus Keok di Champions hingga Video Penaruh Bom di Capitol

11 Maret 2021
in Gercep Polri
0
Juventus Keok di Champions hingga Video Penaruh Bom di Capitol
Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsappScan QR Code

Kamu mungkin suka

Kepastian Hukum dalam Penegakan Pidana: Menjaga Keseimbangan Antara Kecepatan dan Kekuatan Bukti

Sertifikasi 113 Personel di Sultra: Bukti Nyata Polri Cetak Penyidik Berstandar Tinggi

1 hari ago
Dari Mediasi Buntu hingga Gelar Perkara: Perjalanan Kasus Hukum Ruben Onsu

Dari Mediasi Buntu hingga Gelar Perkara: Perjalanan Kasus Hukum Ruben Onsu

1 hari ago

Jakarta – Juventus tersingkir di babak 16 besar Liga Champions. Meski menang 3-2 di leg kedua, lawannya Porto berhak melaju ke perempat final setelah menang agresivitas gol tandang.

Sementara itu, FBI merilis video CCTV yang merekam aksi seseorang yang diduga memasang bom pipa di markas besar Komite Nasional Republik (RNC) dan Komite Nasional Demokrat (DNC), sebelum kerusuhan terjadi di Gedung Capitol, 5 Januari lalu.

Selain dua berita di atas, ada beberapa berita lainnya yang menjadi perbincangan hangat hari ini. Berikut Top 5 News edisi Rabu (10/3/2021).

1. Juventus Tersingkir dari Liga Champions

Juventus disingkirkan Porto pada ajang Liga Champions. Bek Bianconeri, Matthijs de Ligt, mengakui hasil ini sulit untuk diterima. Ini jadi kedua kalinya secara beruntun Juventus kandas di babak 16 besar. Pada musim lalu, De Ligt merasakannya juga ketika Juventus didepak Lyon.

Juventus tentu sangat patah hati dengan hasil ini karena kembali gagal memenangi trofi yang sudah lama diidamkan. Si Nyonya Tua terakhir kali juara Liga Champions pada musim 1995/1996.

Artikel Selengkapnya: Juventus Didepak Porto

2. FBI Rilis Video Penaruh Bom di Capitol

FBI merilis video CCTV yang merekam aksi seseorang yang diduga memasang bom pipa di markas besar Komite Nasional Republik (RNC) dan Komite Nasional Demokrat (DNC), sebelum kerusuhan terjadi di Gedung Capitol, 5 Januari lalu. FBI sengaja merilis video tersebut agar masyarakat dapat membantu upaya pencarian pelaku.

Terduga pelaku terekam menggunakan kaos abu-abu, dan menutup wajahnya dengan masker dan kacamata. Hampir seluruh pergerakannya terekam CCTV yang ada di sekitar gedung RNC dan DNC. Dari penelusuran FBI, bom pipa diletakkan antara pukul 19.30 dan 20.30 waktu setempat. Namun, bom tersebut tidak sempat meledak karena lebih dulu dijinakkan aparat.

Artikel Selengkapnya: Aksi Penaruh Bom Jelang Rusuh

3. Nadiem Kaget soal Polemik Frasa Agama

Frasa ‘agama’ yang tidak ada dalam draf visi Peta Jalan Pendidikan 2020-2035 menjadi sorotan masyarakat. Mendikbud Nadiem Makarim pun kaget perihal polemik ini.

Nadiem pun mengatakan akan kembali memasukkan frasa agama ke visi Peta Jalan Pendidikan. Sebab, menurutnya, banyak pihak menilai polemik frasa agama menjadi hal yang penting

Artikel Selengkapnya: Polemik Frasa Agama

4. Brigjen Prasetijo Divonis 3,5 Tahun Penjara

Mantan Karo Korwas PPNS Bareskrim Polri, Brigjen Prasetijo Utomo, divonis 3,5 tahun penjara dan denda Rp 100 juta subsider 6 bulan kurungan terkait penghapusan red notice Djoko Tjandra. Polri segera memproses pemecatan Prasetijo.

Kadiv Propam Polri, Irjen Ferdy Sambo, mengatakan proses pemecatan anggota atau pemberhentian dengan tidak hormat (PDTH) bisa dilakukan berdasarkan sejumlah hal. Dia mengatakan aturan itu tertera dalam PP nomor 1 tahun 2003.

Artikel Selengkapnya: Vonis Brigjen Prasetijo

5. Luhut Ungkap Sisi Positif COVID-19

Menko Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan ada berkah di balik pandemi virus Corona. Menurutnya, pandemi membuat reformasi terjadi di berbagai bidang, salah satunya dalam riset teknologi.

Dia mengatakan berbagai riset berhasil dilakukan untuk membentuk barang-barang berteknologi tinggi selama pandemi. Alat screening COVID-19, GeNose misalnya.

Artikel Selengkapnya: Berkah Pandemi bagi RI

[Gambas:Video 20detik]

(ega/ega)

Tags: Terpopuler
Redaksi Jurnalismeinvestigatif

Redaksi Jurnalismeinvestigatif

Berita Terkait

Kepastian Hukum dalam Penegakan Pidana: Menjaga Keseimbangan Antara Kecepatan dan Kekuatan Bukti

Sertifikasi 113 Personel di Sultra: Bukti Nyata Polri Cetak Penyidik Berstandar Tinggi

by Salma Hn
2026/08/24
0

JAKARTA – Modus kejahatan di Indonesia terus bergeser mengikuti perkembangan teknologi. Kejahatan yang dahulu berlangsung secara konvensional kini merambah transaksi elektronik,...

Dari Mediasi Buntu hingga Gelar Perkara: Perjalanan Kasus Hukum Ruben Onsu

Dari Mediasi Buntu hingga Gelar Perkara: Perjalanan Kasus Hukum Ruben Onsu

by Salma Hn
2026/08/24
0

Jakarta - Polres Metro Jakarta Selatan menetapkan Ruben Onsu sebagai tersangka dalam perkara dugaan penipuan dan atau penggelapan investasi senilai...

Libatkan Warga Negara Malaysia, Bareskrim Polri Tangkap 3 Tersangka Peredaran Etomidate di Bengkalis

Libatkan Warga Negara Malaysia, Bareskrim Polri Tangkap 3 Tersangka Peredaran Etomidate di Bengkalis

by Salma Hn
2026/08/21
0

Jakarta - Bareskrim Polri mengungkap dugaan peredaran narkotika jenis etomidate di wilayah Rupat, Kabupaten Bengkalis, Riau. Dalam pengungkapan tersebut, penyidik...

Kepastian Hukum dalam Penegakan Pidana: Menjaga Keseimbangan Antara Kecepatan dan Kekuatan Bukti

Kepastian Hukum dalam Penegakan Pidana: Menjaga Keseimbangan Antara Kecepatan dan Kekuatan Bukti

by Salma Hn
2026/08/20
0

JAKARTA — Sebuah perkara pidana tidak berhenti begitu polisi menetapkan seseorang sebagai tersangka. Justru pada titik itulah proses paling krusial...

Next Post
Komnas HAM Minta CCTV di Ruang Pemeriksaan, Polri: Sudah Pakai Handycam

Komnas HAM Minta CCTV di Ruang Pemeriksaan, Polri: Sudah Pakai Handycam

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kategori

  • Bisnis
  • Gagasan Ahli
  • Gercep Polri
  • Isu Polri
  • Jaga Negeri
  • Kamtibmas
  • Nasional
  • Pendapat Ahli
  • Pendidikan
  • Sains Teknologi
  • Sorotan
  • Sosial Politik
  • Trending no.1 Media Sosial

Berita Terbaru

Kepastian Hukum dalam Penegakan Pidana: Menjaga Keseimbangan Antara Kecepatan dan Kekuatan Bukti

Sertifikasi 113 Personel di Sultra: Bukti Nyata Polri Cetak Penyidik Berstandar Tinggi

24 Agustus 2026
Dari Mediasi Buntu hingga Gelar Perkara: Perjalanan Kasus Hukum Ruben Onsu

Dari Mediasi Buntu hingga Gelar Perkara: Perjalanan Kasus Hukum Ruben Onsu

24 Agustus 2026
Dari Manual ke Digital: Mengawal Akuntabilitas Kasus Hukum Lewat E-MP Bareskrim Polri

Dari Manual ke Digital: Mengawal Akuntabilitas Kasus Hukum Lewat E-MP Bareskrim Polri

21 Agustus 2026
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Kebijakan Privasi
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

© Copyright Jurnalisme Investigatif Team All Rights Reserved -

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Sorotan
  • Pendapat Ahli
  • Sosial Politik
  • Bisnis
  • Pendidikan
  • Sains dan Teknologi

© Copyright Jurnalisme Investigatif Team All Rights Reserved -