Site icon jurnalismeinvestigatif.com

Sambangi Besakih, Kakorlantas Polri Apresiasi Bengkel Mobil Bali yang Beri Servis Gratis

BALI — Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri, Irjen Pol. Drs. Agus Suryonugroho, S.H., M.Hum, mempertegas komitmen kepolisian dalam melayani masyarakat melalui kegiatan “Polantas Menyapa dan Melayani” di Pulau Dewata. Langkah ini menjadi bagian dari penguatan sinergi antara Polri dengan berbagai elemen komunitas lokal guna menjamin keamanan dan kenyamanan berlalu lintas.

Dalam kunjungannya ke kawasan Besakih, Kamis (16/4/2026), Irjen Agus bertemu langsung dengan Perkumpulan Bengkel Mobil Bali (PBMB) serta pengurus Organisasi Amatir Radio Indonesia (ORARI) Daerah Bali. Ia menegaskan bahwa kehadiran Polantas di tengah komunitas merupakan pengejawantahan langsung dari instruksi Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo.

Apresiasi untuk Relawan Bengkel

Satu hal yang menarik perhatian Kakorlantas adalah inisiatif PBMB dalam menyediakan layanan servis kendaraan gratis bagi masyarakat. Irjen Agus memberikan apresiasi tinggi atas peran aktif para mekanik relawan ini yang secara sukarela membantu menjaga kelaikan kendaraan di jalur wisata dan mudik.

“Saya Kakorlantas Polri, saat ini berada di Besakih, Bali. Program Polantas Menyapa ini adalah perintah dari Pak Kapolri untuk mendekatkan layanan kepolisian. Saya sangat senang melihat PBMB sebagai sukarelawan bengkel di Bali. Mereka membantu masyarakat yang kendaraannya bermasalah dengan servis gratis,” ujar Irjen Agus.

Membangun Kedekatan Emosional

Selain aspek teknis otomotif, kehadiran pengurus ORARI Bali dalam kegiatan tersebut juga memperkuat koordinasi komunikasi di lapangan. Kakorlantas berharap, melalui sentuhan personal dan dialog langsung dalam program Polantas Menyapa, hubungan antara kepolisian dan masyarakat dapat terjalin lebih erat dan emosional.

Sinergi dengan komunitas lokal seperti PBMB dan ORARI dipandang sebagai model ideal kolaborasi publik dalam mendukung keselamatan jalan raya. Dengan adanya dukungan relawan di titik-titik krusial, diharapkan tercipta rasa aman bagi warga lokal maupun wisatawan yang tengah menikmati masa libur Lebaran di Bali.

“Harapan kami, masyarakat merasa terlayani dengan baik. Kehadiran negara di tengah komunitas adalah kunci untuk menciptakan ketertiban yang humanis,” pungkasnya.

Exit mobile version