Site icon jurnalismeinvestigatif.com

Di Primetime News MetroTV, Kakorlantas Ungkap Rahasia Sukses Tekan Fatalitas Mudik 30 Persen

Jakarta — Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri, Irjen Pol. Drs. Agus Suryonugroho, S.H., M.Hum., hadir sebagai narasumber dalam program Prime Time News MetroTV, Rabu (8/4/2026). Dalam sesi wawancara tersebut, Kakorlantas membedah dampak nyata dari strategi integrasi teknologi dan kebijakan pemerintah yang berhasil mengawal arus mudik terbesar sepanjang sejarah Indonesia.

Irjen Agus menjelaskan bahwa pergerakan 3,5 juta kendaraan keluar Jakarta dapat dikelola dengan baik berkat kebijakan Work from Anywhere (WFA) dan program mudik gratis. “WFA memungkinkan masyarakat mencicil perjalanan lebih awal, sehingga puncak arus tidak menumpuk di satu waktu,” jelasnya.

Salah satu sorotan utama dalam penjelasan Kakorlantas adalah penerapan Data Driven Management dan Predictive Traffic Policing. Pengambilan keputusan rekayasa lalu lintas, seperti one way nasional dan lokal, tidak lagi bersifat manual melainkan berdasarkan parameter data lapangan yang dipantau secara real-time, termasuk melalui pantauan udara.

Hasilnya sangat signifikan: angka fatalitas korban kecelakaan berhasil ditekan hingga 30 persen dibandingkan tahun lalu. Selain itu, penggunaan jalan tol fungsional mampu menyerap 35 persen beban arus, mencegah penumpukan ekstrem di titik-titik kritis seperti Cikampek.

Keberhasilan ini divalidasi oleh survei hasil kerja sama KedaiKopi yang menunjukkan tingkat kepuasan masyarakat mencapai 88,8 persen. Masyarakat mengapresiasi kemudahan informasi serta pelayanan humanis dari personel di lapangan, termasuk pengaturan rest area yang lebih tertata.

“Operasi Ketupat bukan sekadar pengaturan lalu lintas, melainkan kehadiran negara bersama seluruh stakeholder untuk menjamin keamanan dan kenyamanan momentum spiritual masyarakat. Kami bersyukur tagline ‘Mudik Aman, Keluarga Bahagia’ benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” pungkas Irjen Agus Suryonugroho di akhir sesi MetroTV tersebut.

Exit mobile version