Site icon jurnalismeinvestigatif.com

Kakorlantas Polri Irjen Agus Suryonugroho Sebut Teknologi Bantu Petugas

Kakorlantas Polri Irjen Agus Suryonugroho

Kakorlantas Polri Irjen Agus Suryonugroho

JAKARTA – Rekayasa lalu lintas nasional kini tidak lagi berdasarkan insting semata. Setiap keputusan di jalan tol maupun arteri bermula dari pengolahan data. Kakorlantas Polri Irjen Agus Suryonugroho memimpin transformasi besar ini. Beliau menegaskan bahwa data adalah alat bantu yang sangat krusial. Teknologi mempercepat keputusan petugas agar lebih presisi di lapangan. Negara kini hadir lebih awal sebelum kemacetan kendaraan terjadi. Polantas bekerja dengan dukungan analisis data yang sangat mendalam.

Command Center KM 29 Korlantas Polri menjadi pusat kendali utamanya. Tempat ini mengintegrasikan CCTV, sensor, dan data lapangan secara real-time. Irjen Agus Suryonugroho menyebut fasilitas ini sebagai simbol transformasi digital. Data dari ribuan kamera diproses menjadi rekomendasi tindakan yang akurat. Namun, beliau menekankan bahwa keputusan akhir tetap di tangan manusia. Petugas Polantas menggunakan data untuk memastikan kelancaran arus kendaraan nasional.

“Teknologi membantu petugas di lapangan mengambil keputusan lebih cepat dan tepat,” tegas Irjen Agus.

Keberhasilan Operasi Berbasis Data Dan Analisis Ilmiah

Pendekatan berbasis data terbukti memberikan hasil yang sangat nyata. Pada Operasi Keselamatan 2026, angka kecelakaan turun sebesar 34,96 persen. Selain itu, angka fatalitas korban meninggal dunia turun hingga 51,06 persen. Data kecelakaan dianalisis untuk memetakan titik dan waktu yang paling rawan. Polantas kemudian menempatkan personel secara lebih efektif di lokasi tersebut. Bagi Kakorlantas Polri, setiap angka kecelakaan mewakili nyawa manusia yang berharga.

Implementasi rekayasa lalu lintas juga didasarkan pada perhitungan yang matang. Contohnya adalah penerapan sistem one way dan contraflow pada tahun 2025. Meskipun volume kendaraan meningkat, angka kecelakaan justru turun 34,31 persen. Irjen Agus menjelaskan bahwa rekayasa arus harus memiliki dasar ilmiah. Pemetaan yang matang mencegah kemacetan berpindah ke titik lain di jalan. Teknologi digital memastikan distribusi kendaraan tetap seimbang dan aman.

“Setiap angka kecelakaan adalah nyawa. Karena itu, setiap keputusan harus berbasis data yang akurat,” ujarnya.

ETLE Drone Dan Peran Utama Petugas Di Lapangan

Instrumen penting lainnya adalah ETLE Drone Patrol Presisi yang canggih. Teknologi ini memungkinkan pemantauan udara secara langsung dan terintegrasi. Irjen Agus menyebut hal ini sebagai lompatan besar dalam penegakan hukum. Teknologi drone membantu memastikan transparansi dan keadilan bagi seluruh masyarakat. Namun, beliau secara konsisten mengingatkan satu hal yang paling mendasar. Teknologi hanyalah pendukung, bukan pengganti peran petugas Polantas di lapangan.

“Teknologi adalah pendukung, bukan pengganti petugas,” tegas Kakorlantas Polri.

Petugas tetap menjadi aktor utama dalam pengambilan keputusan di jalan. Mereka memahami konteks sosial dan kondisi nyata yang ada di lapangan. Data Polri menunjukkan penurunan total kasus kecelakaan nasional secara sistemik. Dari 150 ribu kasus pada 2024, turun menjadi 141 ribu pada 2025. Tren positif ini menunjukkan bahwa pendekatan ilmiah sangat efektif. Polantas kini lebih siap menghadapi tantangan mobilitas masyarakat yang dinamis.

Menyongsong Operasi Ketupat 2026 Dengan Simulasi Cerdas

Menjelang Operasi Ketupat 2026, tantangan besar telah menanti di depan mata. Potensi pergerakan masyarakat diperkirakan mencapai lebih dari 140 juta orang. Command Center KM 29 kini menjadi pusat simulasi skenario pengamanan. Polantas melakukan integrasi data dengan Jasa Marga dan Kementerian Perhubungan. Semua inovasi ini harus benar-benar dirasakan langsung manfaatnya oleh warga. Kakorlantas Polri berkomitmen memberikan pelayanan mudik yang terbaik.

Irjen Agus Suryonugroho memastikan setiap inovasi berdampak pada keselamatan publik. Teknologi digital harus memudahkan masyarakat dalam melakukan perjalanan jauh. Negara melalui Korlantas Polri bekerja tanpa henti demi keselamatan bersama. Persiapan matang dilakukan agar arus mudik berjalan lancar dan aman. Mari kita dukung budaya tertib lalu lintas demi kebaikan kita semua. Semoga perjalanan mudik tahun 2026 menjadi momen yang bahagia.

Exit mobile version